Home Perencanaan Tujuan Perusahaan dalam Manajemen Keuangan

Tujuan Perusahaan dalam Manajemen Keuangan

by Mas Abadi
tujuan perusahaan dalam manajemen keuangan

Manajemen keuangan bukan hanya berlaku di dunia usaha saja, melainkan juga pada kehidupan semua orang, entah itu kehidupan rumah tangga sampai dunia kerja. Istilah kata manajemen keuangan dirasa masih sangat tabuh untuk dipahami oleh sebagian masyarakat. Padahal,sistem dari manajemen keuangan merupakan salah satu hal terpenting di dalam menjalani roda kehidupan.

Maka dari itu, manajemen keuangan sangat penting dipahami dan dipelajari oleh semua orang yang ingin menggunakan uang mereka agar lebih efektif dan efisien, terlebih untuk orang yang ingin menjalankan sebuah bisnis. Secara garis besar, manajemen keuangan merupakan salah satu hal yang berfokus terhadap penggunaan modal, dana pinjaman, serta dana bisnis lain secara efektif dan efisien serta proses mengambil keputusan yang akurat untuk mengoptimalkan keuntungan serta penambahan nilai sebuah entitas.

Agar mengetahui lebih rinci terkait manajemen keuangan, manfaat sampai pengertiannya. Dibawah ini akan dijelaskan secara gamblang terkait hal-hal yang ada didalamnya.

Pengertian Manajemen Keuangan

Pengertian dari manajemen keuangan yaitu sebuah kegiatan pengelolaan, perencanaan, penyimpanan dan pengendalian uang serta aset yang dimiliki sebuah perusahaan tertentu. Pengelolaan finansial harus direncanakan sematang mungkin supaya tidak menimbulkan masalah di masa depan.

Keuangan berpatokan pada perencanaan strategis, pengarahan, pengorganisasian serta pengendalian  bisnis keuangan dalam sebuah lembaga atau organisasi. Hal ini turut mencangkup soal penerapan prinsip manajemen di aset keuangan sebuah organisasi, sedangkan juga menjalankan peran penting pada manajemen fiskal.

Sebuah manajemen yang baik dari finansial organisasi menyediakan layanan rutin dan berkualitas untuk memastikan fungsi dapat efisien atau tidak. Apabila keuangan tersebut tidak ditangani dengan sangat baik, organisasi tentu akan menghadapi berbagai hambatan yang bisa saja berdampak kepada pertumbuhan serta perkembangannya.

Biasanya organisasi mempunyai departemen khusus yang memang untuk menangani berbagai masalah finansial perusahaan. Manajer keuangan didapuk untuk bisa menangani keuangan serta mengelola sumber daya yang di dalam sebuah perusahaan tertentu.

Seluruh keputusan mengenai keuntungan diambil di posisi tersebut. Tergantung dari profil perusahaan terkait. Departemen keuangan bisa mempunyai beberapa sebutan agar dapat dapat memenuhi berbagai macam kebutuhan sebuah perusahaan.

Tujuan Perusahaan di Dalam Manajemen  Keuangan

Di dalam manajemen keuangan suatu perusahaan, terdapat beberapa tujuan dari manajemen keuangan bagi sebuah perusahaan yang perlu dicapai, antara lain:

1.       Mengoptimalkan Keuntungan

Tujuan dari manajemen keuangan salah satunya yaitu mengoptimalkan keuntungan yang didapat. Mengoptimalkan keuntungan itu berarti seluruh tindakan serta keputusan finansial yang dilakukan akan meningkatkan perolehan keuntungan dan turut membantu mengurangi pengeluaran tidak begitu diperlukan atau tidak diinginkan.

Di dalam sebuah perusahaan, tentunya peran tersebut dipegang serta menjadi poin utama yang diberikan manajer keuangan serta pengawas keuangan. Dimana mereka wajib memilih aset yang bagus, proyek yang bisa dikerjakan dengan mulus, dan memastikan seluruh aktivitas usaha yang dilakukan oleh perusahaan bisa menghasilkan keuntungan.

2.       Mengoptimalkan Nilai Shareholder

Untuk tujuan dari manajemen keuangan berikut ini dianggap jauh lebih superior daripada hanya mengoptimalkan keuntungan dari perusahaan saja. Mengoptimalkan nilai shareholder serupa dengan menaikkan nilai perusahaan Anda. Sama dengan tujuan pertama, upaya ini juga menjadi amanah yang diberikan oleh manajer keuangan serta pengawasan keuangan.  

Pemilik utang mempunyai klaim tetap terhadap perusahaan, apabila nilai dari perusahaan dapat dimaksimalkan, tentu nilai pasar ekuitas bisa turut meningkat. Maka dari itu, mengoptimalkan nilai perusahaan bisa konsisten bila berhasil mengoptimalkan kekayaan shareholder atau mengoptimalkan harga saham.

3.       Menjaga Keluar Masuk  dan kelancaran Arus Kas

Upaya dalam menjaga kelancaran uang kas juga termasuk tujuan dari manajemen keuangan berikutnya. Suatu perusahaan harus mempunyai arus kas stabil untuk dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari, misalnya berbelanja bahan baku, membayar sewa, membayar gaji para karyawan, membayar tagihan listrik dan sebagainya.

Lewat arus kas yang baik, maka perusahaan bisa bertahan lama serta dapat menghadapi kondisi seperti krisis. Dengan begitu, kesempatan sebuah perusahaan dalam meraih kesuksesan juga akan lebih besar.

4.       Kemampuan Perusahaan dalam Bertahan

Membuat perusahaan dapat bertahan juga bagian dari tujuan manajemen keuangan. Bisnis merupakan dunia yang begitu dinamis serta kompetitif, maka dari itu sebuah perusahaan wajib mampu untuk tetap bertahan dalam kondisi apapun.

Khususnya dalam situasi yang tidak stabil, misalnya krisis yang terjadi secara global maupun regional yang dapat mengganggu kestabilan dari sistem ekonomi. Untuk itu, manajer keuangan perlu lebih teliti lagi serta berhati-hati ketika akan mengambil keputusan finansial.

5.       Mengumpulkan Dana Cadangan

Kestabilan keuangan dapat dikatakan baik jika mereka mempunyai dana cadangan. Inilah alasan mengapa dengan mengumpulkan dana cadangan perusahaan termasuk tujuan manajemen keuangan.

Sebuah perusahaan tidak perlu membagikan seluruh keuntungan yang didapat ke pemegang saham sampai habis, akan tetapi juga harus menyisihkan sebagian dari keuntungan yang ada sebagai cadangan. Suatu saat nanti dana cadangan dapat digunakan sebagai modal dalam mengembangkan usaha serta melakukan ekspansi perusahaan.

 

You may also like