Home Tips Trading dan Investasi Bodong: Bagaimana Menghindarinya?

Trading dan Investasi Bodong: Bagaimana Menghindarinya?

by Mas Abadi

Begitu banyak kasus atau kejadian yang mungkin saja Anda lihat atau dengar sebuah berita mengenai investasi bodong. Karena sejatinya praktik investasi atau trading bodong merupakan bentuk investasi tanpa adanya izin resmi dan skema yang jelas. Jika Anda berniat untuk investasi, Anda harus harus lebih hati-hati serta cermat supaya tidak menjadi salah satu korban penipuan investasi bodong.

Investasi yang benar yakni sebuah instrumen investasi jelas dan ditempat yang juga jelas. Untuk Anda yang mau berinvestasi, Anda tidak perlu khawatir, karena terdapat banyak sekali cara agar terhindar dari trading atau investasi bodong. Nah, dibawah ini sudah dirangkum beberapa cara dan tips untuk Anda yang ingin melakukan investasi, dan ingin terhindar dari investasi bodong.

Tips Terhindar dari Investasi Bodong

1.       Memeriksa Perizinannya

Dalam upaya penghimpunan dana masyarakat apalagi dalam skala yang begitu besar, tentu perusahaan investasi wajib memiliki izin dari pemerintah pusat. Jika perusahaan investasi terkait tidak terdaftar secara resmi atau tidak mempunyai izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dihimbau untuk seluruh masyarakat agar menghindari aktivitas berinvestasi di perusahaan tersebut.

Jika perusahaan terkait menawarkan produk investasi berjangka maka sebaiknya Anda memeriksa izin di BAPPEBTI. Bila perusahaan investasi terkait tidak mempunyai izin dan tidak terdaftar. Disarankan untuk tidak melakukan investasi ke perusahaan seperti ini.

2.       Memastikan Return Investasi yang Wajar

Dalam dunia investasi, semakin tingginya return yang tersedia, maka risiko pada investasi Anda pun juga akan semakin tinggi. Jika perusahaan investasi memberikan return yang begitu tinggi, alangkah baiknya untuk waspada terlebih dahulu terhadap perusahaan investasi ini.

Terdapat 2 jenis skema penawaran di investasi bodong pada umumnya, antara lain:

Skema piramida, yang mana investor pertama harus menyetorkan sejumlah dana ke orang yang merekrut yang menjadi anggota baru serta investor kedua pun harus mencari dan merekrut anggota lagi yang mana anggota baru ini juga akan menyetor uang ke investor pertama hingga seterusnya.

Skema ponzi, yang mana calon investor ini dijanjikan mendapatkan keuntungan yang besar. Metode pembagian uangnya yakni sebagian dana yang disetor oleh investor akan dipakai untuk membayar keuntungan investasi sesuai yang dijanjikan ke investor lain.

3.       Mengecek Rekam Jejak Perusahaan

Anda tentu harus melihat dan mengetahui rekam jejak dari perusahaan investasi terkait agar dapat terhindar dari kerugian. Lewat kecanggihan internet, kita telah dimudahkan untuk melakukan berbagai macam aktivitas, salah satunya mengecek dan mencari informasi terkait rekam jejak dari sebuah perusahaan investasi. Anda bisa menelusuri lebih dalam melalui mesin pencarian Google hingga benar-benar mendapatkan data dan informasi yang valid.

4.       Mempelajari Pengelolaan Dana Investasi Perusahaan

Jika Anda ingin memulai berinvestasi, setidaknya Anda perlu mempelajari terlebih dahulu soal bagaimana sebuah perusahaan investasi dalam mengelola himpunan dana dari masyarakat tersebut. Jika perusahaan terkait menutupi sistem mereka dalam mengelola dana investasi, Anda patut untuk curiga terhadap perusahaan investasi ini.

5.       Menyelidiki Informasi Perusahaan Melalui Banyak Sumber

Anda bisa melakukan penyelidikan mengenai perusahaan investasi yang akan Anda tuju, Lakukanlah penyelidikan  ke situs yang memberi informasi seputar investasi, atau forum-forum yang membahas investasi serta media sosial yang mengulas tentang investasi. Upaya seperti ini sangatlah penting, dimana sebuah informasi terkait investasi bisa menambah wawasan Anda sehingga mampu menilai apakah perusahaan investasi tersebut baik atau tidak.

6.       Pastikan Memiliki Rencana Investasi Jelas

Supaya terhindar dari yang namanya investasi bodong, seseorang wajib mempunyai rencana investasinya yang jelas. Rencana investasi dengan tujuan jelas merupakan upaya investasi yang mempunyai rencana keuangan yang jelas, selain itu instrumen investasinya pun juga harus sesuai dengan profil risiko. Jika Anda sudah mempunyai rencana investasi jelas, Anda akan tidak mudah tergiur oleh tawaran investasi bodong atau sejenisnya.

Pada kenyataannya, sebuah investasi bukan suatu cara agar bisa kaya secara mendadak atau instan, melainkan untuk dapat menyisihkan sebagian pendapatan Anda yang dimasukkan ke tabungan lewat berbagai instrumen investasi supaya nilai dari aset Anda tetap terjaga atau bahkan bisa meningkat berkali-kali lipat. Tapi, pernyataan tersebut dimanfaatkan oleh para oknum untuk menjalankan tindak penipuan dengan menjebak masyarakat dalam produk investasi dengan kedok menjanjikan keuntungan yang besar.

7.       Jangan FOMO

Fear Of Missing Out atau FOMO adalah istilah untuk seorang investor yang takut melewatkan serta takut kehilangan momen mendapatkan keuntungan yang mana belum jelas kepastiannya. Sebaiknya, jangan sampai terbawa oleh arus yang selalu mendengarkan apa yang diucapkan oleh orang lain. Jika Anda ingin melakukan investasi, sebaiknya Anda mempelajari semua hal yang berkaitan dengan produk investasi yang dipilih, hal ini agar Anda tidak terjebak di lingkaran tren produk instrumen investasi yang ada disekitar Anda.

You may also like