Home Bisnis Tips Menjalankan Bisnis Ternak Ikan Arwana

Tips Menjalankan Bisnis Ternak Ikan Arwana

by Mas Abadi

Ikan arwana adalah salah satu ikan hias yang paling banyak diminati oleh sebagian orang. Keunikan ikan ini terletak pada sirip dan ekornya yang panjang juga keelokan sirip yang warna-warni dan beragam. Permintaan ikan arwana di pasaran saat ini kian meningkat, sehingga banyak orang yang ingin memanfaatkan momentum tersebut untuk membudidayakan ikan arwana sebagai usaha ikan hias. 

Cara budi daya dan ternak ikan arwana ini tidaklah susah, namun tidak juga mudah. Sebenarnya dalam ternak dan budidaya ikan arwana ini, kamu bisa melakukannya pada aquarium rumahan, namun kesulitannya adalah kamu harus fokus dan teliti dalam membesarkan dan merawat ikan arwana.

Ikan arwana termasuk salah satu ikan yang mahal, harga ikan arwana ini selalu naik di pasaran dan biasanya diserbu oleh konsumen dengan strata ekonomi menengah keatas. Hal inilah yang membuat pengusaha ikan arwana tergiur untuk membuka usaha ternak ikan arwana, karena sasaran customernya orang-orang dengan status menengah ke atas. Nah, bagi kamu yang akan menjalankan bisnis ternak ikan arwana, inilah beberapa tips agar bisnismu bisa berjalan lancar, simak penjelasan berikut ini. 

Cara Budidaya Ternak Ikan Arwana di Akuarium

Terdapat beberapa cara dan langkah yang dapat kamu ikuti untuk mengetahui cara budidaya ikan arwana dengan benar. Pengetahuan dan langkah-langkah ini harus dilakukan secara runtut agar hasil yang diharapkan dapat sesuai dengan keinginan. Nah berikut ini langkah dan cara budidaya ikan arwana. 

  1. Persiapkan Wadah Ikan Arwana 

cara pertama sudah pasti adalah dengan memastikan bahwa wadah ikan arwana mirip dengan habitat aslinya yaitu penuh bebatuan. Sehingga sangat penting sekali untuk kamu memastikan bahwa tempat tinggal dari ikan arwana ini mirip tempat di mana mereka tingga. Pastikan juga suhu dari air tempat ikan arwana hidup adalah antara 26oC – 30oC dengan air memiliki keasaman sekitar 6 PH – 7 PH. Ikan arwana juga menyukai kebersihan, maka usahakan kamu mengatur kejernihan air ikan arwana dan pastikan juga tidak keruh. Karena habitat atau wadah ikan arwana yang baik akan berpengaruh terhadap proses pengembangbiakan ikan hias yang satu ini. Jadi, pastikan kamu selalu memperhatikan suhu dan PH air agar ikan arwana bisa dikembangbiakan dengan mudah.  

  1. Pemilihan Indukan Arwana

Selanjutnya yang juga sangat penting dalam budidaya dari ikan hias yang satu ini adalah memilih indukan arwana dengan benar, sehat dan prima. Indukan yang paling berkualitas dan banyak diburu adalah Red Arwana yang memang dikenal memiliki keindahan yang berbeda dari jenis arwana lainnya. Sebenarnya, bibit ikan arwana merah ini tidak mahal dan cukup murah. Untuk mengetahui antara arwana betina atau jantan, kamu bisa memperhatikan dengan seksama bentuk tubuh ikan tersebut. Terdapat perbedaan yang signifikan antara ikan arwana betina dan jantan. Ikan arwana jantan memiliki tubuh yang besar dibandingkan dengan betina. Selain itu, kamu juga bisa menghitung umur ikan arwana indukan yang sudah siap diternak pada usia 48 bulan atau lebih. 

  1. Perkawinan Ikan Arwana 

Perkawinan ikan arwana ini dapat dilakukan setiap saat, namun biasanya terjadi pada musim perkawinan yang berkisar di pertengahan dan akhir tahun, pada waktu itulah saat yang bagus untuk melakukan perkawinan ikan arwana. Caranya yaitu cukup menyatukan ikan betina dan jantan pada satu wadah bersamaan, kemudian ikan arwana akan melakukan perkawinan yang ditandai dengan kedekatan diantara keduanya. jika jantan dan betina selalu berdekatan, maka proses perkawinan dinyatakan berhasil. 

  1. Penetasan Telur 

Ketika proses kawin indukan arwana sudah selesai, arwana betina akan menghasilkan telur dan mengeluarkan telur-telurnya. Kamu juga bisa melihat telur-telur ikan arwana di wadah aquarium setelah proses perkawinan berhasil. Lalu langkah selanjutnya yaitu memisahkan ikan jantan dan betina. Namun biarkanlah ikan jantan bersama dengan telur-telur ikan. Karena pihak jantan akan menjaga telur-telur hingga akhirnya menetas.

  1. Memisahkan wadah untuk proses perkembangbiakan

Setelah anakan pada ikan jantan keluar, biarkan anakan itu terus berada pada aquarium khusus untuk pembiakan dalam beberapa hari. Biasanya ukuran dari anakan arwana mencapai 1 centimeter. Untuk membuat perkembangbiakan lebih optimal, berilah pakan yang baik seperti cacing. Bila ukuran dari anak arwana sudah mencapai 12 cm maka harus dipisahkan segera ke aquarium lain. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi kanibalisme pada ikan arwana ketika sudah beranjak besar. 

  1. Pemberian Pakan

Jenis ikan hias yang satu ini adalah karnivora atau hanya memakan daging dan serangga, oleh karena itu ikan arwana hanya akan memakan hewan yang ukurannya kecil. Sedangkan pakan arwana yang sudah dewasa biasanya diberikan seperti udang kecil, jangkrik, ikan kecil dan lain sebagainya. 

  1. Perawatan dan Pemeliharaan

Diketahui bahwa ikan arwana sangat menyukai lampu atau cahaya, misalnya adalah dengan memasang lampu pada akuarium menjadi sangat penting bagi ikan arwana. Namun, kamu juga perlu untuk memberikan cahaya secara alami pada siang hari agar warna pada sisik dari ikan arwana menjadi tampak jelas. 

Nah, itulah beberapa tips dan langkah – langkah yang bisa kamu lakukan untuk membudidayakan ikan arwana dengan baik dan benar. Selamat mencoba, semoga bermanfaat.

 

You may also like