Home Tips Tips Menghadapi Ekonomi yang Naik Turun

Tips Menghadapi Ekonomi yang Naik Turun

by Mas Abadi

Naik turunnya perekonomian membuat dampak yang cukup besar bagi keberlangsungan hidup dan ekonomi suatu negara dan tentunya masyarakat pun akan ikut merasakan dampak dari adanya naik dan turun suatu ekonomi.

Tentu saja seperti yang sudah terjadi di lapangan, faktanya akan banyak orang yang berusaha melakukan segala cara demi bertahan pada saat keadaan perekonomian sedang naik turun tidak menentu. Sebagai contoh pasar saham yang sedang menurun, kemudian suku bunga sedang melesat dan adanya suatu inflasi yang masih di posisi yang tinggi.

Hal tersebut yang saat bergabung dan terus seperti itu yang membuat adanya resesi. Anda bisa melakukan berbagai hal, sebagai contohnya yang pertama tetap bertahan dengan pekerjaan yang sedang dijalani atau pekerjaan yang baru. Maka akan banyak pengangguran yang semakin sedikit dan akan timbul lowongan pekerjaan yang banjir, tentunya hal itu merupakan peluang.

Beberapa hal itu akan berpotensi menyebabkan resesi. Dengan begitu Anda harus waspada dan menyiapkan amunisi pertahanan mumpung masih mampu dan sanggup menyiapkannya.

Kemudian, yang kedua Anda dapat mencari peluang yang menguntungkan dengan properti. Apabila kemarin Anda tidak bisa menjual sebuah rumah, saatnya untuk masa seperti sekarang ini atau saat ekonomi sedang tidak stabil yakni cara yang tepat menjual rumah. 

Harga dari rumah bisa juga naik di setiap tahunnya hingga 15% pada April serta memiliki harga sewanya bisa naik hingga mencapai hampir di 17%. Sedangkan untuk bunga bisa naik sampai 2% lebih jika dibandingkan dengan setahun yang lalu. Hal tersebut menyebabkan proses membeli rumah jadi lebih tinggi dan juga bisa mengurangi permintaannya.

Selanjutnya, yang ketiga, Anda bisa memenuhi adanya kepentingan pokok berupa uang tunai dengan jangka waktu yang singkat. Mempunyai aset yang mudah dicarikan dan bia menjadikan itu sebagai perlindungan bagi Anda terutama saat situasi sedang darurat atau kondisi ekonomi sedang turun drastis. 

Tentu saja hal tersebut sangatlah penting, sebab ketika Anda sedang dalam situasi yang tidak bisa Anda hindari dan tidak bisa Anda kontrol maka Anda hanya akan kena PHK.

Beberapa tahun belakang ini, dunia sempat mengalami penurunan kondisi ekonomi yang cukup drastic. Menyebabkan beberapa perusahaan terpaksa harus jatuh dan bahkan gulung tikar karena pandemic Covid-19 yang membuat seluruh masyarakat dunia harus tetap berada di rumah. Hal itu memberi dampak yang cukup besar terhadap laju pertumbuhan ekonomi di negara dan laju pertumbuhan ekonomi di dunia.

Kondisi dunia yang cukup heboh dengan Covid-19 tersebut juga menghambat segala proses laju ekonomi dunia yang menyebabkan naik turun serta berdampak pada harga minyak menjadi turun. Apabila mempunyai tip-tip hemat uang maka akan bisa menjadikannya penyelamat hidup dalam situasi darurat. 

Maka, saat yang terburuk bisa jadi yang terburuk, Anda jadi lebih tahu apa yang harus Anda lakukan untuk mempertahankan diri dari adanya suatu resesi.

Namun, resesi merupakan suatu hal yang ada pada luar kontrol kita semua. Kendati demikian yang bisa kita dan Anda kontrol yakni bagaimana caranya supaya Anda dan kita semua dapat memberikan tanggapan dan menyiapkan diri untuk resesi finansial.

Dengan lebih cepat tanggap dengan cara melakukan pencegahan yang bertujuan untuk melindungi kondisi finansial di berbagai masa, Anda bisa menciptakan adanya hal yang berbeda yang cukup besar. Bisa dikatakan, sebelum adanya kondisi keuangan yang menurun yang akan menyebabkan bencana bagi keberlangsungan keuangan maka, Anda harus lebih cermat dalam memastikan pengambilan langkah yang tepat.

Cara Melewati Resesi

Berikut ini beberapa hal yang bisa Anda ikuti ketika di masa yang akan datang Anda sedang menghadapi resesi finansial dan bertahan pada jangka waktu yang cukup panjang. Simak yuk!

Meningkatkan Tabungan Darurat

Sebaiknya Anda harus meningkatkan tabungan untuk dana darurat. Keuntungan dan manfaat menabung dana darurat akan sangat membantu Anda saat situasi ekonomi sedang tidak stabil. Minimal, Anda dapat memenuhi segala kebutuhan sehari-hari dengan menggunakan uang atau dana darurat.

Meskipun Anda dalam kondisi dimana Anda harus membayar utang pun, Anda juga jangan sampai melewatkan menabung untuk dana darurat. Jika semua hutang sudah selesai Anda melunasi maka selanjutnya Anda bisa lebih fokus menabung untuk dana darurat untuk beberapa bulan ke depan.

Gaya Hidup Harus Sesuai dengan Kemampuan

Akan lebih baik apabila Anda memakai 30% dari uang penghasilan yang Anda miliki untuk beberapa produk yang Anda inginkan. Ide tersebut tidaklah buruk, khususnya Anda yang memang menciptakan anggaran setiap bulan untuk memberikan kepastian dan bisa menjalani gaya hidup yang sesuai dengan kemampuan finansial Anda. Tentu dengan begitu Anda tidak akan menghamburkan uang begitu saja.

Melakukan Diversifikasi Penghasilan atau Diversifikasi Investasi

Hidup hanya dengan bergantung pada satu pekerjaan itu saja juga memiliki risiko yang tidak akan terduga di masa depan. Sebab, jika Anda terpaksa harus menghadapi keadaan ekonomi yang sedang tidak stabil dan bisa menyebabkan Anda kena PHK, satu-satunya sumber penghasilan hanya akan melayang dan Anda tidak akan mempunyai sumber penghasilan untuk menghadapi ekonomi yang sedang naik turun tidak menentu.

Anda bisa menggunakan waktu luang Anda untuk bekerja paruh waktu atau pekerja lepas. Bisa sesuaikan dengan waktu dan kemampuan yang Anda miliki. 

Selain pada penghasilan, Anda juga bisa diversifikasi investasi yang Anda miliki. Saat harus menghadapi keadaan ekonomi yang merosot, Anda tidak bisa hanya bergantung pada satu jenis investasi saja.

Anda bisa menggunakan instrumen investasi lain yang nilainya tidak akan turun. Misalnya lakukan investasi pada membeli rumah, tanah, dan bisa juga investasi emas yang walaupun kondisi ekonomi sedang turun, maka nilai emas tidak akan mengalami penurunan drastis.

Selain itu, Anda juga bisa berinvestasi internasional, sebab diversifikasi pada luar negeri bisa mengurangi adanya risiko terhadap turunnya perekonomian.

You may also like