Home Perencanaan Tips Finansial Buat Mahasiswa, Strategi Supaya Tidak Kere

Tips Finansial Buat Mahasiswa, Strategi Supaya Tidak Kere

by Mas Abadi

Melek finansial di usia muda, terutama saat jadi mahasiswa bukan perkara mudah. Banyak dari mereka yang belum bisa mengatur uang bulananannya dengan baik. Karena gaya hidup anak muda zaman sekarang cenderung lebih konsumtif. Mereka ingin mengaktualisasikan diri di hadapan orang lain dengan membelanjakan uang untuk sesuatu yang tidak terlalu penting, misalnya nongkrong di kafe atau membeli barang-barang branded.

Padahal, kebiasaan tersebut justru bisa membuat uang bulanan habis sebelum waktunya. Dan pada akhirnya kamu bakal kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari di akhir bulan. 

Oleh karena itu, tak ada salahnya jika kamu mulai belajar mengelola keuangan dengan baik. Beberapa tips di bawah ini mungkin bisa jadi inspirasi agar kantong tetap aman sampai akhir bulan.

Ini Dia 5 Tips Finansial Buat Mahasiswa

Belajar mengelola keuangan ketika kamu menjadi seorang mahasiswa adalah waktu yang tepat, apalagi jika kamu jauh dari keluarga. Dengan membuat strategi keuangan, kamu akan lebih bijak dalam menggunakan uang dan sekaligus bisa mempersiapkan masa depan. Dan berikut kalimat tips finansial yang bisa kamu lakukan :

1. Buat Skala Prioritas Sesuai Tingkat Kepentingan

Salah satu kesalahan yang biasanya dilakukan oleh para mahasiswa yaitu tidak punya prioritas. Padahal dengan adanya prioritas, kamu bisa terbantu untuk mengatur uang bulanan supaya tidak berantakan. Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah membuat prioritas dalam urutan ranking. Sesuaikan dengan tingkat kepentingan atau kebutuhanmu setiap bulannya.

Buatlah daftar kebutuhan yang harus diprioritaskan terlebih dahulu, mulai dari kebutuhan primer, sekunder hingga tersier. Kebutuhan primer contohnya biaya makan sehari-hari, sewa kos, transportasi dan bayar uang kuliah. Jika sudah bisa tercukupi, maka kamu bisa menggunakan uangmu untuk hal-hal lainnya seperti hiburan nonton di bioskop, berlibur atau beli baju.

2. Atur Budget dengan Metode 50/30/20

Metode ini sudah banyak digunakan oleh masyarakat untuk mengatur keuangan. Dan metode 50/30/20 ini sangat direkomendasikan untuk kamu yang merasa keuanganmu semakin kacau. Sederhananya, kamu akan mengalokasikan uangmu ke dalam 3 kategori yaitu :

  • Sebesar 50% untuk memenuhi kebutuhan primer.
  • Sebesar 30% untuk keperluan pribadi yang sifatnya tidak begitu penting.
  • Sebesar 20% untuk membayar kewajiban seperti utang. Dan sisanya disisihkan untuk tabungan maupun investasi.

Dengan menggunakan metode tersebut, kamu akan lebih terbiasa dalam membuat perencanaan keuangan. Dan tentunya cara ini efektif untuk mencegah keuangan bocor saat memasuki minggu kedua atau bahkan di awal bulan. 

3. Disiplin Menggunakan Uang Sesuai Alokasi

Setelah membuat skala prioritas dan membaginya ke dalam pos-pos pengeluaran, kamu harus disiplin untuk menggunakan uang sesuai alokasinya. Pastikan pengeluaranmu tidak melenceng jauh dari yang sudah direncanakan sebelumnya. 

Untuk menyiasatinya, kamu bisa membuat dua rekening atau lebih agar lebih mudah memisahkan anggaran pengeluaran. Atau cara sederhananya, kamu bisa membagi uangmu ke dalam amplop maupun dompet kecil. Cara ini jauh lebih mudah dan kamu pun tidak dibebankan biaya administrasi bulanan seperti halnya menyimpan uang di bank. Hal yang paling penting adalah kamu tidak mudah tergiur untuk membelanjakan uang yang belum dianggarkan.

4. Lakukan Pencatatan Pengeluaran Secara Rutin

Ada baiknya kamu mulai mencatat setiap pengeluaran secara rutin. Apapun jenis pengeluaran itu, jangan terlewatkan untuk dicatat. Bahkan untuk hal-hal kecil seperti beli jajanan, makan di kantin kampus, hingga biaya fotokopi pun harus kamu masukkan ke dalam catatan. 

Hal tersebut akan membantu untuk menganalisa keuangan setiap bulannya. Jika ada pengeluaran yang membengkak dan tidak sesuai dengan perencanaan, maka kamu bisa kurangi nominalnya atau hilangkan pengeluaran itu pada bulan depan. Gunakan aplikasi pengatur keuangan yang bisa memudahkanmu mencatat semua pengeluaran serta menganalisisnya.  

5. Carilah Penghasilan Tambahan

Selain mengatur keuangan dengan baik, kamu bisa lakukan tips ini supaya dompet aman dan belajar untuk tidak bergantung dengan kiriman orang tua. Manfaatkan waktu luangmu untuk mencari sumber pendapatan tambahan. Apalagi usia muda adalah masa yang masih produktif, sehingga tidak sulit buatmu untuk menemukan pekerjaan sampingan.

Kamu bisa mencari pekerjaan yang sifatnya part-time, misalnya menjadi waiters, kasir, pramuniaga toko, dan lain-lain. Manfaatkan juga keahlian yang kamu miliki untuk mendapatkan pekerjaan freelance seperti fotografer, penulis lepas, atau membuka jasa desain grafis. Masih banyak lagi cara yang bisa kamu lakukan untuk mendapatkan penghasilan tambahan, namun usahakan itu tidak akan mengganggu waktumu kuliah. 

Nah, itulah kelima tips finansial buat kamu yang saat ini sudah menjadi seorang mahasiswa. Punya strategi keuangan yang teratur sejak dini merupakan langkah tepat agar terbiasa berhemat. Dengan begitu, kebiasaan buruk seperti menghamburkan uang atau boros bisa kamu hindari. Semoga artikel ini bisa bermanfaat buat kamu !  

You may also like