Home Perencanaan Tak Lagi Mahal, Intip Biaya Nikah Di Kua Paling Baru

Tak Lagi Mahal, Intip Biaya Nikah Di Kua Paling Baru

by Mas Abadi
Biaya Nikah di KUA

Jika anda ingin melangsungkan pernikahan, saat ini tak perlu bingung biaya yang mahal. Hal ini dikarenakan biaya nikah di KUA yang cukup terjangkau dapat menjadi salah satu alternatif yang bisa anda lakukan. Untuk anda yang ingin tahu informasi selengkapnya, simak cara dan syaratnya berikut ini.

Berapa Biaya Pernikahan di KUA?

Ketika ingin melangsungkan pernikahan, terkadang anda akan terhalang akan biaya yang dikeluarkan. Banyak orang berpendapat bahwa menikah akan membutuhkan biaya yang banyak dan tentu saja mahal. Namun, tahukah anda jika melangsungkan pernikahan di KUA cenderung memiliki biaya yang lebih murah?

Hal ini pun telah ditetapkan pada Peraturan Pemerintah no 48 Tahun 2014 yang berisi tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah nomor 47 tahun 2004. Dimana peraturan tersebut berisi tentang tarif atas jenis penerimaan negara bukan pajak yang berlaku pada Departemen Agama atau DEPAG.

Jika anda nikah di KUA, biaya yang anda keluarkan sebenarnya adalah gratis. Disini, anda tidak akan dipungut biaya sama sekali. Namun, tentu saja terdapat beberapa persyaratan yang harus anda penuhi apabila ingin melangsungkan pernikahan secara gratis di KUA tersebut.

Ketika anda melangsungkan prosesi pernikahan di KUA dan pada saat jam kerja operasional, yakni hari Senin hingga hari Jumat, maka anda pun tidak akan dikenakan biaya sama sekali alias gratis. Akan tetapi, apabila anda melangsungkan proses pernikahan di luar jam kerja, maka anda pun harus membayar sejumlah biaya.

Biaya yang ditetapkan oleh negara yakni sekitar 600 ribu rupiah. Untuk biaya tersebut nantinya akan masuk ke dalam kas negara. Biaya ini dapat menjadi salah satu Pendapatan Negara Bukan Pajak atau PNBP milik Kementerian Agama. Sehingga, bagi anda yang ingin melangsungkan pernikahan secara gratis, maka lakukan di jam kerja dan di kantor KUA.

Selain itu, bagi anda yang berencana ingin menikah di KUA, sebaiknya anda mendaftarkan pernikahan tersebut paling tidak 10 hari sebelum tanggal pernikahan. Namun, ketika anda mendaftarkannya kurang dari 10 hari kerja, pihak KUA nantinya akan meminta anda sebagai calon mempelai untuk menyertakan surat dispensasi dari kantor kecamatan.

Baca Artikel Selanjutnya : Lebih Intim dan Sederhana, Berikut Rincian dan Biaya Dekor Pernikahan di Rumah

Syarat Dokumen Nikah

Biaya Nikah di KUA

1. Calon Mempelai Wanita

Selain biaya nikah, ketika anda ingin melangsungkan pernikahan di KUA beberapa syarat pun sebaiknya anda penuhi. Untuk calon mempelai wanita sendiri, ada baiknya anda mempersiapkan antara lain seperti surat keterangan untuk nikah ( Model N1) dan juga surat keterangan asal usul ( model N2).

Anda juga perlu untuk menyiapkan surat persetujuan mempelai ( model N3), surat keterangan tentang orang tua ( model N4), surat kematian suami ( N6) bagi janda yang suaminya telah meninggal dunia. Kemudian, anda juga perlu untuk menyiapkan surat pemberitahuan kehendak nikah (model N7).

Surat keterangan ini menjadi salah satu persyaratan ketika calon pengantin wanita berhalangan untuk datang. Sehingga, surat pemberitahuan nikah tersebut dapat dilakukan oleh wali maupun wakilnya. Selanjutnya, anda juga perlu untuk membawa surat tes kesehatan dari Puskesmas setempat dan bukti imunisasi.

Ada pula fotocopy KTP, fotocopy akta kelahiran, fotocopy kartu keluarga, pas foto ukuran 2×3 sebanyak 5 lembar, akta cerai dari Pengadilan Agama apabila anda telah cerai, Dispensasi Pengadilan Agama apabila anda ingin menikah dengan usia dibawah 19 tahun. Anda juga perlu membawa dispensasi Camat apabila kurang dari 10 hari dan surat izin atasan bagi anggota TNI/Polri.

2. Calon Mempelai Pria

Ketika anda memutuskan untuk nikah di KUA, persyaratan yang harus dipenuhi calon pengantin pria sebenarnya sama dengan calon pengantin wanita. Hanya saja yang membedakan adalah pas foto ukuran 3×2 sebanyak 5 lembar apabila calon istri berasal dari daerah yang berbeda yakni dengan latar belakang biru.

Kemudian, apabila calon istri berasal dari daerah yang sama maka anda hanya membutuhkan 3 lembar pas foto ukuran 3×2 saja. anda juga membutuhkan surat keterangan KUA sesuai dengan KTP apabila lokasi akad nikah nantinya di tempat istri dan berbeda kecamatan.

Selanjutnya, jika anda ingin melangsungkan pernikahan lebih dari satu kali, maka pihak calon pengantin pria harus membawa surat izin Pengadilan bagi suami yang hendak beristri lebih dari satu orang atau poligami. Anda juga perlu membawa surat rekomendasi dari Kua yang sesuai dengan KTP apabila calon istri berada di alamat yang berbeda dengan domisili.

Biaya nikah di KUA dan persyaratan yang dibutuhkan sebenarnya cukup mudah. Untuk itu, tak ada alasan lagi untuk menunda pernikahan. Hal ini dikarenakan apabila hal yang menjadi penghalang adalah masalah biaya, anda pun bisa melangsungkannya di kantor KUA dengan biaya yang minim dan terjangkau. Apabila anda telah melengkapi persyaratannya tersebut, maka anda pun bisa melangsungkan pernikahan di kantor KUA.

 

You may also like