Home Tips Syarat Membuat NPWP Pribadi Maupun Badan

Syarat Membuat NPWP Pribadi Maupun Badan

by Mas Abadi
syarat pembuatan NPWP

Sebagai bagian dari masyarakat Indonesia, maka membayar pajak adalah hal wajib baik bagi individu maupun badan atau perusahaan. Namun, untuk membayar pajak tentu saja Anda harus mendaftar terlebih dahulu di Dirjen Pajak. Bagi Anda yang baru saja ingin mendaftar, maka perlu tahu syarat pembuatan NPWP beserta caranya. Dalam artikel ini akan dibahas apa saja syarat yang dibutuhkan serta caranya.

Syarat Pembuatan NPWP Pribadi

NPWP adalah Nomor Pokok Wajib Pajak dan merupakan identitas untuk masyarakat yang masuk kategori Wajib Pajak. Bisa dikatakan NPWP ini seperti KTP dan harus digunakan seterusnya ketika ingin melaporkan pajak. Untuk itu, penting bagi Anda untuk membuat NPWP ini. Berikut ini adalah syarat untuk membuat NPWP pribadi untuk Anda:

  1. Syarat bagi Wajib Pajak yang tidak bekerja atau bekerja sebagai pekerja lepas
  • Bagi WNI harus membawa KTP atau Kartu Tanda Penduduk dalam bentuk asli dan fotocopy.
  • Bagi WNA harus membawa fotocopy dan asli dari paspor beserta KITAP atau KITAS. KITAP adalah Kartu Identitas Tingga Tetap dan Kartu Identitas Tinggal Sementara.
  1. Syarat bagi Wajib Pajak yang mempunyai atau menjalankan usaha dan pekerja lepas
  • Bagi WNI membawa fotocopy Kartu Tanda Penduduk dan aslinya.
  • Bagi WNA harus membawa fotocopy dan asli dari paspor beserta KITAP atau KITAS.
  • Bagi yang mempunyai usaha, surat izin usaha baik asli atau fotocopy yang diterbitkan instansi terkait. Sedangan bagi pekerja lepas atau pekerja bebas membawa surat keterangan yang diterbitkan oleh pemerintah daerah, bisa lurah ataupun kepala desa. Bawa juga bukti pembayaran tagihan listrik.
  • Menyiapan surat keterangan yang dibubuhkan materai, di mana dalam surat ini menyatakan bahwa Anda benar-benar mempunyai usaha atau merupakan pekerja lepas atau bebas.
  1. Syarat bagi Wajib Pajak yang merupakan seorang istri dan ingin hak serta kewajiban pajak dipisah dari suaminya.
  • Bagi WNI membawa fotocopy Kartu Tanda Penduduk dan aslinya.
  • Bagi WNA harus membawa fotocopy dan asli dari paspor beserta KITAP atau KITAS.
  • Membawa fotocopy KTP milik suami.
  • Membawa fotocopy kartu keluarga atau KK yang masih aktif.
  • Apabila suami dari si Wajib Pajak adalah Warga Negara Asing, maka wajib membawa fotocopy dari dokumen pajak luar negeri.
  • Membawa surat pernyataan di atas materai bahwa istri ingin memisahkan hak dan kewajiban dalam urusan pajak atau membawa surat pernyataan pemisahan harta dan pendapatan.

Syarat Pembuatan NPWP Badan

Tidak hanya individu saja yang harus membuat NPWP, tapi sebuah badan juga harus mempunyainya. Badan yang dimaksud adalah CV, yayasan, PT dan lain sebagainya, di mana dalam pendiriannya atau pelaksanaannya sendiri ditujukan untuk mendapatkan laba atau untung. Berikut ini adalah syarat yang diperlukan untuk membuat NPWP badan:

  • Membawa fotocopy dari dokumen akta pendirian badan atau perusahaan Anda.
  • Membawa surat keterangan terhadap penunjukan yang dikeluarkan oleh kantor pusat.
  • Membawa fotocopy Kartu Tanda Penduduk dari pemilik badan atau perusahaan. Boleh juga membawa KTP dari orang yang ditunjuk untuk mengurus NPWP.
  • Membawa Nomor Pokok Wajib Pajak dari si pemilik perusahaan. Boleh juga menggunakan NPWP pengurus yang ditunjuk perusahaan.
  • Membawa surat keterangan izin usaha yang dikeluarkan oleh instansi terkait.
  • Membawa juga surat keterangan akan kegiatan usaha dari pemerintah setempat seperti lurah atau kepala desa.
  • Membawa rekening atau pembayaran listrik.
  • Membawa surat kuasa dengan materai jika yang mengurus NPWP perusahaan bukanlah si pemilik usaha.

Cara Pembuatan NPWP Pribadi dan Badan

Jika Anda sudah melengkapi seluruh syarat yang diperlukan dalam pembuatan NPWP ini, maka selanjutnya Anda bisa membuat NPWP. Ada dua cara yang bisa Anda lakukan untuk membuat NPWP, cara pertama adalah dengan datang langsung ke kantor DJP terdekat dan yang kedua adalah melalui online.

syarat pembuatan NPWP

Untuk cara pertama, Anda hanya perlu membawa seluruh berkas dan langsung meminta bantuan kepada petugas untuk diarahkan. Sedangkan bagi Anda yang ingin membuat NPWP pribadi atau badan dengan cara online dapat mengikut tahapnya sebagai berikut:

  1. Buka situs dari Dirjen Pajak pada alamat www.pajak.go.id kemudian pilih menu e-registration.
  2. Apabila sudah, nanti Anda akan diminta untuk registrasi dengan memasukan nama lengkap, alamat email aktif serta password.
  3. Jika pendaftaran berhasil, maka Anda harus melakukan aktivasi terlebih dahulu. Caranya adalah dengan membuka email yang tadi sudah didaftarkan. Carilah email yang dikirimkan oleh Dirjen Pajak. Bila sudah ketemu, maka buka email dan klik tautan yang terlampir di dalamnya.
  4. Setelah aktivasi selesai, maka Anda dapat login ke akun yang sudah didaftarkan sebelum di situs Dirjen Pajak. Kemudian isilah formulir pendaftaran dengan mengisi seluruh data yang diminta. Sebelum menekan tombol Submit, pastikan bahwa data yang diisi sudah benar dan sesuai. Lalu, Anda akan mendapatkan surat atau kartu pendaftaran sementara.
  5. Selanjutnya Anda hanya perlu mengirimkan dokumen saja. Apabila Anda ingin mengirim dokumen secara fisik, seluruh data harus diprint terlebih dahulu termasuk formulir dan kartu pendaftaran sementara. Lalu kirim ke alamat kantor pajak terdekat. Bila ingin mengirimkan dokumen secara online, maka seluruh data harus dalam bentuk softfile. Anda harus memberikan tanda tangan pada formulir sebelum di upload pada sistem.
  6. Apabila seluruh tahapan pengiriman dokumen selesai, maka Anda hanya tinggal menunggu saja. Nanti pihak Dirjen Pajak akan memberikan keterangan apakah pengajuan NPWP ditolak atau diterima. Jika ditolak, kemungkinan ada dokumen yang salah atau tidak lengkap. Lebih baik Anda cek terlebih dahulu. Sedangkan jika diterima, maka akan mendapatkan NPWP elektronik atau meminta kantor pajak mengirimkan NPWP ke alamat rumah Anda.

Demikianlah penjelasan syarat pembuatan NPWP baik untuk pribadi dan badan. NPWP sangatlah penting sekali untuk Anda, di mana nomor ini akan digunakan untuk berbagai keperluan termasuk ketika ingin mengajukan kredit.

You may also like