Home Bisnis Serba Serbi Kompensasi Perusahaan, Beserta Jenis dan Perhitungannya

Serba Serbi Kompensasi Perusahaan, Beserta Jenis dan Perhitungannya

by Mas Abadi
Kompensasi Perusahaan

Apa saja bidang pekerjaan dan tempat bekerjanya, Anda tentunya sudah sering mendengar kata kompensasi perusahaan. Namun, apa Anda tahu arti dari kompensasi dan mengapa Anda berhak untuk mendapatkannya? 

Kompensasi yang diberikan dari perusahaan ini memiliki tujuan khusus. Salah satunya yaitu menambah motivasi saat Anda bekerja agar kerja menjadi sangat produktif. Jika bentuk dan perumpamaannya, apakah selalu gaji atau uang? Tidak. Banyak sekali jenis-jenis kompensasi yang bisa diberikan oleh perusahaan kepada para karyawannya. Yuk, intip ulasan mengenai kompensasi berikut ini. 

Apa itu kompensasi di dunia kerja?

Kompensasi merupakan pemberian yang bentuknya bermacam-macam yang diberikan oleh entitas bisnis, organisasi, maupun perusahaan ke karyawan baik berbentuk non fisik atau fisik. Sehingga dapat diartikan jika kompensasi merupakan komisi yang diterima oleh karyawan setelah mereka menyelesaikan sebuah pekerjaan. 

Apa bentuk dari komisi ini? Biasanya kompensasi ini berbentuk barang, uang sampai sesuatu yang tak berbentuk, misalnya cuti tambahan atau paket. Kompensasi ini pun dapat menjadi bukti jika karyawan tersebut sudah ikut bekerja keras dan berkontribusi untuk memajukan perusahaan. Sehingga, karyawan dapat termotivasi untuk meningkatkan kinerjanya, loyal kepada perusahaan dan mengembangkan karir. 

Sebuah perusahaan dapat dibilang adil bila bisa memberikan kompensasi khususnya untuk karyawan yang telah bekerja keras dan memberikan performa yang bagus jadi mereka merasa dihargai. 

Jenis kompensasi yang diberikan perusahaan 

Setelah Anda memahami pengertian dari kompensasi, selanjutnya yang harus Anda ketahui yaitu jenis-jenis kompensasi yang diberikan oleh perusahaan. Kompensasi terdiri dari non finansial dan finansial. Semuanya sama-sama memberikan keuntungan untuk para karyawannya. Berikut ini penjelasannya!  

Kompensasi finansial 

Definisi kompensasi finansial merupakan kompensasi yang berbentuk uang yang diberikan ke karyawannya secara rutin sebagai bentuk yang wajib dibayar oleh perusahaan atas kinerja dari karyawan. 

Kompensasi finansial terdapat dua jenis yakni finansial tidak langsung dan langsung. 

  • Kompensasi langsung 

Seperti namanya, pembayaran langsung merupakan segala jenis pembayaran yang dibayarkan secara nominal dan langsung ke para karyawan untuk jasanya bekerja untuk perusahaan. 

Contoh kompensasi langsung di perusahaan yaitu uang seperti upah atau gaji, THR, tunjangan, insentif, bonus, komisi,  pembayaran kinerja, bagi hasil, dan opsi saham. Anda juga perlu tahu bahwa semua jenis penghasilan yang ditambahkan ke penghasilan bruto tahunan karyawan dikenakan Pajak Penghasilan Pasal 21 (PPh Pasal 21).

  • Kompensasi tidak langsung 

Jenis kompensasi ini biasanya dalam bentuk uang, namun tak langsung dibayarkan ke karyawan, tapi melewati pihak ketiga. Apabila kompensasi berupa asuransi, otomatis pihak perusahaan yang harus membayar preminya. Beberapa jenis asuransi yang diberikan perusahaan untuk para karyawan umumnya yaitu asuransi kesehatan, asuransi ketenagakerjaan dan asuransi jiwa. 

Sehingga, karyawan memiliki hak memakai asuransi yang telah diberikan perusahaan. Fasilitas lainnya yang dapat karyawan manfaatkan sebagai sebuah kompensasi yaitu akses internet, mobil dinas, keanggotaan klub dan voucher. 

Kompensasi non finansial

Kompensasi non finansial ini berbentuk bukan dalam jumlah uang. Jenis kompensasi yang satu ini tak mempunyai bentuk fisik tetapi dapat dirasakan manfaatnya oleh para karyawan secara langsung.

Kira-kira apa saja contoh hal yang tidak berbentuk namun dapat dirasakan karyawan secara langsung? Apabila anda merupakan karyawan perusahaan yang memiliki sistem kerja fleksibel atau kerja shift, maka hal tersebutlah wujud dari kompensasi non finansial yang bisa Anda terima. 

Kriteria pemberian kompensasi 

Perusahaan tidak boleh sembarangan saat menentukan dan memberikan kompensasi ke karyawannya. Terdapat dua hal yang harus menjadi pertimbangan yaitu: 

  • Sistem kompensasi 

Ada baiknya perusahaan membuat sistem kompensasi secara detail dengan mempertimbangkan sehingga menjadi dasar sebab bisa memotivasi karyawannya jadi mereka meningkatkan kinerjanya. Sistem waktu pun dapat dipakai menjadi dasar pemberian kompensasi, maksudnya yaitu karyawan berhak menerima bonus jika mereka bekerja lebih dari jam seharusnya, seperti uang lembur. 

Sedang Tren, Ayo Cari Tahu Tentang Perusahaan Startup Lebih Dekat

  • Harga dan nilai dari pekerjaan 

Tujuan adanya program kompensasi ini yaitu menilai harga pekerjaan yang telah diselesaikan oleh karyawan untuk memastikan uang yang diberikan sesuai dengan kinerja yang telah mereka lakukan. Bagaimana caranya? 

Perusahaan bisa melihat keahlian dan tingkat kerumitan yang dibutuhkan karyawan untuk menyelesaikan sebuah pekerjaan. Selain itu, perusahaan pun dapat membandingkan kompensasi dari perusahaan lain untuk pekerjaan yang sama. 

Perhitungan kompensasi 

Yang memiliki hak untuk mendapatkan kompensasi yaitu buruh atau pekerja yang sudah bekerja minimal 1 bulan secara terus menerus. Aturan ini tak berlaku untuk tenaga kerja asing yang memiliki status PKWT (Perjanjian Kerja Waktu Tertentu). 

Imbalan menjadi dasar perhitungan untuk memberikan kompensasi terdiri dari tunjangan tetap bila ada dan upah pokok. Cara menghitungnya yaitu:

(Masa kerja selama 12 bulan x upah satu bulan)

Khusus bagi UMKM, kompensasi diberikan tergantung pada kesepakatan dari pengusaha dan pekerjanya. 

Nah, itu tadi ulasan lengkap mengenai kompensasi perusahaan, jenis dan juga perhitungannya yang harus Anda ketahui. 

You may also like