Home Investasi Reksadana: Pengertian, Jenis, dan Cara Investasinya

Reksadana: Pengertian, Jenis, dan Cara Investasinya

by Mas Abadi
ilustrasi perdagangan reksadana

Kalau berbicara tentang investasi maka tidak bisa lepas dari Reksadana. Jenis investasi yang satu ini sangatlah populer dikalangan masyarakat. Tapi sebenarnya apa pengertian dari investasi ini, lal apa saja jenisnya serta bagaimana cara menginvestasikannya. Berikut ini akan dijelaskan lebih dalam, mengenai investasi ini yang memang dapat menjadi salah satu tabungan masa depan. 

Pengertian Reksadana 

Untuk lebih mengenal investasi yang satu ini maka Anda harus mengetahui pengertiannya. Di mana reksa dana adalah suatu tempat pengelolaan modal atau uang dari investor yang tersedia dalam pasar. Pembeliannya sendiri dalam bentuk satu unit. 

Sedangkan menurut undang undang di pasar modal, pengertiannya sendiri adalah tempat terkumpulnya modal atau uang yang diinvestasikan masyarakat. Di mana nantinya dana yang sudah terkumpul akan diinvestasikan kembali oleh para manajer investasi atau biasanya dikenal MI. 

Dalam prakteknya sendiri, pengertian dari investasi ini dibagi menjadi dua jenis. Berikut ini adalah pembagiannya: 

  1. Reksadana terbuka 

Untuk pengertian dari jenis ini adalah investasi yang dapat dijual kembali di bursa efek tanpa perlu menggunakan metode apapun kepada MI. Di mana jenis yang satu ini sendiri adalah yang paling umum dipilih oleh masyarakat karena harga jualnya sama dengan aktiva. 

  1. Reksadana tertutup 

Untuk pengertian dari jenis ini adalah investasi yang tidak bisa dijual kembali kepada MI atau manajer investasi. Penjualannya pun hanya bisa dilakukan di bursa efek dan harganya biasanya berada di bawah aktiva. 

Maka dari pengertiannya tersebut sendiri jelas bahwa investasi yang satu ini dapat dilakukan dalam jangka waktu yang panjang. Tapi dengan adanya keterbatasan investor, aset atau jumlah dananya sendiri tidak terlalu besar. 

Jenis Reksadana 

ilustrasi pertumbuhan reksadana

Setelah mengetahui pengertian secara umum dari investasi ini, maka selanjutnya Anda harus mengenal apa saja jenis-jenisnya selain yang sudah disebutkan tadi. Berikut ini adalah jenis investasi ini berdasarkan portofolionya:  

  • Saham

Seperti namanya, jenis yang satu ini sendiri 80% investasinya akan dikelola dalam bentuk saham. Di mana keuntungannya terbilang dan memiliki bentuk capital gain yang dipengaruhi oleh pertumbuhan saham yang terjadi didalamnya serta dari dividen. Jenis yang satu ini bisa dikatakan memiliki peluang yang besar untuk mendapatkan keuntungan berlipat, namun resiko yang dimiliki juga terbilang tinggi. 

  • Campuran

Sedangkan untuk yang satu ini sendiri adalah jenis reksa dana yang memiliki peluang kerugian di bawah dari jenis reksa dana saham. Jenis yang satu ini juga akan memiliki efek investasi yang bisa terjadi bersamaan yaitu efek hutang dan efek ekuitas. Di mana dalam perbandingan dari dua efek tersebut tidak akan berpengaruh pada reksa dana saham dan pendapatan tetap. 

  • Pendapatan Tetap

Apabila Anda memilih reksa dana yang satu ini, maka minimal 80% dari dana yang ada akan dikelola di bursa efek dan memiliki sifat hutang. Jenis yang satu ini memiliki peluang pendapatan yang sangat besar, tapi resiko untuk kerugiannya sendiri juga cukup besar. Namun, dapat dipastikan bahwa keuntungan yang didapatkan lebih besar dari yang saham ataupun campuran. 

  • Pasar Uang 

Apabila Anda ingin melakukan investasi di reksa dana yang satu ini lebih baik berhati-hati. Karena keuntungannya terbilang rendah, namun perlu dijadikan catatan bahwa nilai return nya juga terbilang rendah. Sebanyak 80% dana yang terkumpul akan dikelola di dalam bursa efek uang dengan bersifat hutang selama 1 tahun. 

  • Index 

Untuk jenis index ini sendiri adalah jenis yang keuntungan serta kerugiannya akan sama dengan nilai index yang ada. Sehingga jenis ini memiliki sifat pasif atau tidak akan dilakukan jual beli terkecuali pada situasi subscription dan redemption. 

Cara Berinvestasi di Reksadana 

Lalu bagaimana agar bisa berinvestasi di reksa dana? Adapun beberapa langkah yang perlu untuk Anda perhatikan agar investasi dapat berjalan dengan lancar. Berikut ini adalah caranya: 

  • Pilih platform 

Pertama-tama adalah Anda harus bisa memilih platform yang sudah terpercaya dan masuk dalam daftar di OJK. Beberapa contohnya sendiri adalah seperti Bukalapak, Tokopedia ataupun Bibit yang memang sudah dipercaya oleh masyarakat.

  • Pelajari informasinya 

Setelah itu, Anda perlu mempelajari informasi yang diberikan oleh penyedia platform investasi tersebut. Pastikan bahwa Anda benar-benar mengerti alur yang dijalankan serta jenis reksa dana apa yang sekiranya ingin Anda jalani. 

  • Memilih jangka waktu 

Setiap jenis reksa dana sendiri memiliki perbedaan dalam masalah jangka waktu. Di mana Anda harus bisa memilih dengan tepat. Biasanya reksa dana sendiri memberikan waktu sekitar di bawah 1 tahun hingga 5 tahun.

  • Pilih berdasarkan kebutuhan 

Cara selanjutnya adalah dengan memastikan bahwa Anda sudah memilih reksa dana yang sesuai dengan kebutuhan. Hal ini sendiri sangatlah penting karena ketika Anda berinvestasi sesuai dengan kebutuhan maka akan mendapatkan ekspektasi yang sesuai juga. 

Itulah beberapa penjelasan singkat dari pengertian reksadana beserta dengan jenis dan caranya. Di mana perlu ditekankan ketika Anda ingin memulai investasi yang satu ini harus bisa memilih jenis yang tepat dengan kebutuhan yang sekiranya diperlukan.

You may also like