Home Perencanaan Perkiraan Biaya Nikah dan hal-hal yang Perlu Dipersiapkan

Perkiraan Biaya Nikah dan hal-hal yang Perlu Dipersiapkan

by Mas Abadi
biaya nikah

Menikah selalu dianggap sebagai goals dari sebuah perkenalan antara pria dan wanita yang saling jatuh cinta. Tapi tahukah anda kalau menikah bukanlah akhir dari muara sebuah hubungan? Banyak hal baru dan tantangan baru yang harus anda hadapi setelah melakukan pernikahan. Menikah juga bukanlah tentang penyatuan anda dan pasangan, namun dua keluarga anda masing-masing. Dalam pernikahan tentu saja banyak hal yang perlu dipersiapkan. Selain persiapan dari batin kita sendiri, kita juga harus memiliki kesiapan lahir termasuk biaya nikah tidak sedikit. Namun, sebelum kita masuk ke pembahasan biaya nikah, mari simak apa-apa saja dulu yang perlu kita persiapkan sebelum pernikahan.

Hal yang perlu dipersiapkan sebelum menikah

Sebelum anda mantap melangkah ke jenjang yang lebih serius dalam hubungan, coba perhatikan beberapa aspek yang perlu anda persiapkan sebelum menikah sebagai berikut.

  • Kesiapan Usia

Kematangan usia memegan faktor yang penting untuk faktor psikis, sosial serta fisik anda. Dijelaskan oleh Wyatt Fischer jika usia ideal orang untuk menikah ketika telah lewat dari usia 20 tahun. Ada pula pendapat Kelsey Torgerson yang mengatakan bahwa usia yang cocok untuk menikah adalah 25 tahun. Dalam usia tersebut, pasangan telah siap menghadapi berbagai hal sebab pemikiran mereka telah dianggap berkembang secara ‘sempurna’. Jadi kesimpulannya, usia yang ideal untuk menikah adalah saat umur 21-25 tahun.

  • Kesiapan Finansial

Ada yang pernah mendengar pernyataan jika uang bukanlah segala-galanya sebelum menikah? Tapi nyatanya, kita perlu mempersiapkan segala hal sebelum menikah termasuk finansial sebab setelah menikah kita juga harus memikirkan kebutuhan rumah tangga, pendidikan dan perawatan anak ataupun biaya sehari-hari yang harus kita keluarkan. Jadi pastikan anda memiliki finansial yang cukup dan memiliki pendapatan tetap agar kehidupan rumah tangga anda stabil.

  • Kesiapan Fisik

Kesiapan fisik juga merupakan faktor terpenting untuk mencari nafkah, melakukan pekerjaan rumah tangga serta kegiatan seksual. Maka dari itu ada beberapa pasangan yang melakukan pemeriksaan dan pengobatan sebelum menikah.

  • Kesiapan Mental

Selain fisik, kesiapan mental juga menjadi faktor yang tidak kalah penting sebelum menikah. Dilansir dari Dynamics of Married And Family, kesiapan mental seseorang dapat menetukan bagaimana ia bersikap, menerima orang baru dalam hidupnya, memikul tanggung jawab yang lebih besar daripada sebelum menikah serta menyikapi kehidupan setelah pernikahan seperti melayani pasangan, hamil hingga melahirkan ataupun sampai mertua.

biaya nikah

  • Kesiapan Moral

Kesiapan moral juga sangat penting untuk pernikahan yang berguna untuk mengontrol perilaku dalam berkeluarga.

  • Kesiapan Interpersonal

Kesiapan Interpersonal ditekankan pada hal komunikasi. Tentang bagaimana anda menjadi pendengar dan berinteraksi dengan baik pada pasangan anda contohnya ketika anda sedang berdiskusi mengambil kepusan.

  • Kesiapan Sosial dan Emosi

Manusia adalah manusia sosial yang hidup dengan saling membutuhkan satu sama lain. Bersosialisasi adalah hal yang penting agar lebih mempererat hubungan tidak hanya dengan pasangan anda, tapi juga dengan keluarga besar dan lingkungan sekitar. Hal ini juga perlu didukung dengan kesiapan emosi. Terkadang ada faktor dari luar yang bisa memicu emosi anda menjadi meluap-luap, namun bila anda bisa mengontrol emosi anda, maka hal-hal yang tadinya membuat anda bersitegang, bisa diselesaikan dengan kepala dingin.

  • Kesiapan Intelektual.

Cari tahu tentang informasi aktivitas kehidupan keluarga mulai dari kesehatan reproduksi, pola mengasuh anak, gaya hidup sehat dan lain-lain, maka anda bisa disebut sudah siap untuk menikah.

Perkiraan Biaya pernikahan

Setelah anda mantap dengan persiapan pernikahan diatas, yuk simak berapa biaya yang harus anda keluarkan untuk mengikat janji suci dengan pasangan anda. Pada umumnya, biaya pernikahan di setiap daerah berbeda-beda, ada yang sangat mahal hingga ratusan juta, ada pula yang hanya mencapai puluhan juta saja. Berikut adalah contoh gambaran pernikahan sederhana dengan budget kurang lebih 30 Juta Rupiah.

  1. Untuk Undangan Hard Cover untuk 100 tamu memakan biaya sekitar Rp.1,75 Juta.
  2. MUA atau penata rias serta termasuk dengan dekorasi kurang lebih Rp.11 Juta sudah termasuk baju pengantin, 2 penerima tamu dan 2 pager ayu.
  3. Catering untuk 150 porsi kurang lebih Rp.3 Juta.
  4. Kebutuhan dapur karena untuk hantaran selametan serta mengantisipasi bila makanan catering kurang sekitar Rp.5 Juta.
  5. Mahar serta seserahan Rp.8 juta.
  6. Penghulu dan saksi sekitar Rp. 1,5 Juta.
  7. Biaya lain-lain termasuk Sound System, hiburan, MC sekitar Rp. 3 Juta.

Biaya-biaya di atas belum termasuk dengan ongkos transport dan biaya lainnya termasuk pemeriksaan kesehatan. Bila anda adalah tipe orang yang tidak  ingin ribet, anda bisa menyewa wedding organizer yang dapat membantu anda mempersiapkan pernikahan. Hanya saja, biaya nikah yang anda keluarkan bisa jadi lebih besar. Tapi anda tenang saja, biasanya WO telah menyiapkan paket-paket yang menarik yang bisa anda pilih untuk rencana pernikahan anda. Jadi, sudah siapkah anda untuk menikah?

You may also like