Home Tabungan Penting Ketahui Pengertian Giro untuk Transaksi Lebih Mudah dan Menguntungkan

Penting Ketahui Pengertian Giro untuk Transaksi Lebih Mudah dan Menguntungkan

by Greg Pascal
pengertian giro

Dalam dunia perbankan, ada banyak produk yang dikeluarkan. Mulai dari tabungan, cek, hingga giro. Mungkin, untuk tabungan dan cek sudah tidak asing lagi di telinga. Namun, bagaimana dengan pengertian giro?

Sebetulnya, ketiga produk tersebut memiliki beberapa persamaan. Akan tetapi, ada juga beberapa perbedaan yang mendasar di antara ketiganya. Nah, khusus untuk giro, akan dibahas secara lebih terperinci pada ulasan di bawah ini!

Sekilas Tentang Pengertian Giro

Pengertian giro merupakan istilah dalam dunia perbankan untuk menyebutkan cara pembayaran dengan memindahbukukan uang dari rekening pada rekening lain yang ditunjuk pada surat tersebut. Jadi, bisa dibilang bahwa giro merupakan kebalikan dari sistem cek.

Giro diberikan pihak pembayar atau payer pada bank. Kemudian, ditransfer pada bank penerima langsung pada akun mereka. Giro juga bisa disebut sebagai pemindah bukuan dana dari rekening nasabah pada rekening yang lain yang disebut dalam bilyet giro itu.

Pada giro, terdapat rekening tersendiri dimana dananya dapat ditambah ataupun diambil sesuai dengan keinginan nasabah. Rekening giro biasanya mempunyai tanggal terbit, tanggal efektif, serta jatuh tempo.

Tanggal ketika giro diterbitkan disebut dengan tanggal terbit. Pada saat tersebut, giro belum dapat dimanfaatkan. Saat tanggal efektif giro muncul, baru dapat dipakai. Sebelum tanggal jatuh tempo, Anda harus sudah menggunakan dana tersebut.

Umumnya, setoran awal giro perorangan sekitar Rp 250 ribu saja. Sedangkan bagi perusahaan, setoran awalnya adalah Rp 500 ribu. Pembuatan giro akan dikenakan biaya administrasi 1 sampai 2% dari saldo terendahnya.

Nasabah pengguna giro disebut dengan giran. Penggunaan bilyet giro tidak hanya untuk menarik uang saja. Melainkan juga bisa digunakan untuk membayar sesuatu. 

Terdapat dua jenis giro, yakni meliputi :

1. Rekening giro perorangan

Merupakan rekening giro atas nama perorangan atau pribadi. Pun, bisa dari usaha perorangan seperti restoran, bengkel, dan juga toko.

2. Rekening giro Badan Usaha

Selanjutnya ada rekening giro badan usaha. Misalnya rekening giro untuk perusahaan, yayasan, koperasi, CV, firma, dan lain-lain.

Manfaat Giro

pengertian giro

Baca Artikel Selanjutnya :

Dari pengertian giro di atas, tentu Anda sudah memiliki gambaran terkait salah satu produk perbankan yang satu ini. Sekarang, tinggal mencari tahu terkait dengan manfaatnya. Adapun beberapa fungsi giro adalah :

  1. Giro memungkinkan Anda untuk menarik dana setiap saat. Jadi, ketika Anda butuh uang segera, maka giro bisa langsung dicairkan. Tentu ini berbeda dengan deposito berjangka yang hanya bisa ditarik sesuai dengan jangka waktu yang sudah ditentukan.
  2. Administrasi giro dapat dilakukan secara lebih mudah. Sebab, setiap bulan, nasabah akan memperoleh rekening koran.
  3. Pembayaran transaksi jual beli bisa dilakukan dengan mudah memakai cek serta bilyet giro.
  4. Aman dari berbagai macam tindak kejahatan.
  5. Nasabah tidak perlu lagi membawa uang dengan jumlah yang besar, pembayaran bisa dilakukan dengan cek dan bilyet giro saja.
  6. Tidak terdapat limit transaksi selama jumlah uang giro masih cukup.
  7. Rekening giro juga dapat meminimalisir kebingungan ketika Anda butuh uang dengan jumlah yang kecil atau besar sekalipun. Sebab, bank akan mengatur proses penarikan uang maupun pembayaran yang dilakukan seseorang yang sudah memegang surat perintah khusus.

Dari pemaparan diatas, mungkin, Anda masih bingung dengan istilah bilyet giro. Nah, pengertian dari bilyet giro sendiri adalah surat perintah nasabah pada bank pengelola rekening untuk memindahbukukan sejumlah uang dari rekening nasabah pada penerima.

Contoh Giro

Ada beberapa persyaratan formal yang perlu Anda penuhi dalam membuat contoh giro, diantaranya :

  • Terdapat nama “Bilyet Giro” serta nomornya. Selain itu, ditambahkan pula nama tertarik.
  • Ada perintah secara jelas serta tanpa syarat untuk memindahbukukan dana dari beban rekening penarik.
  • Setelah itu, ada juga nama dan nomor rekening pemegang.
  • Juga, nama bank penerima disertai dengan jumlah dana yang dipindahkan dalam huruf atau angka yang lengkap.
  • Terakhir, ada tempat dan tanggal penarikan. Diakhiri dengan tanda tangan, nama jelas, serta cap atau stempel dan persyaratan pembukaan rekening.

Berikut contoh giro yang bisa Anda jadikan acuan.

PT Bank Monas Indonesia Tbk Bilyet giro no. BA 000123
Diminta kepada saudara pada tanggal 21 Maret 2021 memindahkan sejumlah dana atau beban
Rekening kami sejumlah Rp 15.000.000,- (lima belas juta rupiah)
Untuk rekening nomor 92731675615  atas nama Syarif Hidayat

Pada Bank Rakyat Indonesia

PT. AJJ

Jl. Gadjah Mada

Jakarta Selatan

Tanda tangan dan cap perusahaan

Demikian pembahasan mengenai pengertian giro, manfaat, dan contohnya. Semoga bisa dijadikan rujukan bagi Anda untuk membuka rekening giro. Dengan semua manfaat yang dimilikinya, tertarikkah Anda untuk mulai menggunakan jenis produk perbankan yang satu ini?

Jika iya, perhatikan beberapa ketentuannya supaya penggunaan giro menjadi lebih optimal. Semoga bermanfaat!

You may also like