Home Investasi Pengertian Opsi Saham, Jenis dan Istilahnya

Pengertian Opsi Saham, Jenis dan Istilahnya

by Mas Abadi

Walau Anda bekerja sebagai seorang karyawan pada perusahaan, ternyata hanya dapat mengandalkan penghasilan saja tidak akan cukup. Apalagi semakin hari tentunya kebutuhan hidup semakin berat dan harus dipenuhi.

Sehingga selain untuk menjalankan sebuah bisnis dirumah, banyak karyawan yang memang mengandalkan untuk berinvestasi guna mendapatkan tambahan penghasilan. Tetapi apakah Anda tahu bila ada perusahaan tertentu yang memberikan kompensasi atau benefit untuk karyawannya berupa investasi, yakni opsi saham.

Pengertian Dari Opsi Saham

Menurut OJK opsi merupakan kebebasan untuk seseorang atau satu pihak guna melakukan pilihan supaya menjadi hak dari pihak atau orang yang bersangkutan agar membeli, menjual, memiliki atau menyewakan jasa/ barang berdasarkan persyaratan yang ditetapkan.

Sementara itu pada saham, mempunyai definisi opsi saham merupakan sebuah perjanjian atau kontrak antara kedua pihak dan berisikan mengenai hak untuk investor ketika membeli maupun menjual aset atau saham yang didasari dengan perjanjian.

Kontrak ini dapat dilakukan pada harga dan waktu yang sudah disepakati sejak awal yang disebut sebagai exchange traded atau kontrak standar yang memang diperdagangkan serta dijamin lembaga kliring.

Jenis Dari Opsi Saham

  • Saham insentif atau karyawan

Opsi saham akan diberikan oleh pihak perusahaan untuk karyawan sebagai salah satu cara memberikan insentif. Opsi jenis ini tidak akan dapat ditransfer dan dijual, namun karyawan yang memperoleh opsi ini mempunyai hak untuk membeli aset di perusahaan.

  • ETO

ETO dijamin dengan clearing house, contohnya seperti option clearing corporation menjembatani antara penjual dan pembeli guna memastikan bila transaksi tersebut dapat diselesaikan dengan baik dan benar.

  • OTC

Jenis opsi saham ini dipersiapkan guna memenuhi kebutuhan dari seorang investor institusional dimana menginginkan ketentuan dari perjanjian non-standar. Opsi saham OTC, tidak dapat dikliring dan memungkinkan resiko kebangkrutan.

Jenis Opsi

Opsi Saham dibagi menjadi dua jenis, yaitu :

  • Opsi jual atau put

Hak investor untuk menjual aset atau saham dengan harga dan jangka waktu sesuai dengan kesepakatan. Opsi ini masih dibagi menjadi dua, yakni long put dan short put.

  • Opsi beli atau callĀ 

hak investor untuk membeli aset atau saham dengan harga dan jangka waktu sesuai dengan kesepakatan. Opsi ini masih dibagi menjadi dua, yakni long call dan short call.

Karakteristik Dari Opsi Saham

Pastinya opsi saham juga mempunyai karakteristik tersendiri, yaitu :

  • Jenis kontrak atau perjanjian yang berisi call dan put.
  • Harga dari opsi sudah tertera.
  • Aset dasar, contohnya komoditas, EFT, mata uang hingga saham.
  • Premi opsi.
  • Item underlying.
  • Waktu dari jatuh tempo.

Tipe Dari Opsi Saham

Opsi Saham sendiri memiliki beberapa tipe dan Anda wajib mengetahuinya, yaitu :

  • Tipe Amerika, merupakan kontrak yang dapat dilakukan setiap saat, selama kontrak masih ada dan berlaku.
  • Tipe Eropa, merupakan kontrak yang baru dapat dilakukan pada hari terakhir ketika tanggal kadaluarsa yang berlaku telah tiba.
  • Tipe Bermuda, merupakan gabungan antara tipe Amerika dan Eropa, yaitu opsi bisa dilakukan baik di hari terakhir ketika jatuh tempo atau sebelumnya.
  • Tipe Bersyarat atau Barrier option, bisa dilakukan bila syarat sudah terpenuhi, yaitu ketika sudah tercapainya pada harga tertentu.

Istilah Dari Opsi Saham dan Sering Digunakan

Untuk Anda yang bekerja pada perusahaan dan mempunyai insentif di opsi saham, pahami dan kenali beragam istilah-istilah dari opsi saham dikontrak, seperti :

  • Call Option adalah hak investor untuk membeli aset atau saham dengan harga dan jangka waktu sesuai dengan kesepakatan.
  • Put Option adalah hak investor untuk menjual aset atau saham dengan harga dan jangka waktu sesuai dengan kesepakatan.
  • Strike Price adalah harga pelaksanaan atau masa depan.
  • Tanggal Kadaluarsa adalah tanggal berakhirnya opsi.
  • Peluruh Waktu adalah masa atau waktu yang mendekati tanggal berakhirnya opsi.
  • Exercise adalah pembeli yang menggunakan posisi atau kondisi mereka ketika akan menerima put atau call.
  • Cost of Carry adalah biaya yang berkaitan dengan sebuah posisi.
  • Vesting adalah periode holding.
  • Receiving Stock adalah saham yang dikirim kepada karyawan.
  • Option Reload adalah perusahaan yang memberikan kepada karyawan opsi terbaru ketika menggunakannya.

Opsi Saham Tetap Ada Resiko

Sebagai seorang investor pemula, Anda jangan hanya memikirkan tentang keuntungan saja. Walaupun jumlah yang dapat diperoleh terbilang besar. Anda juga harus memperdulikan satu hal, yaitu bila investasi apapun pastinya memiliki resiko beragam, dari yang tinggi hingga rendah.

Hal itu juga berlaku untuk Opsi Saham, jenis investasi ini termasuk yang mempunyai resiko tinggi dan sudah pasti tidak akan cocok dengan semua investor dan juga pada strategi option akan menjadi rumit. Karenanya Anda harus benar-benar memahami mengenai jenis investasi opsi saham ini dengan baik.

You may also like