Home Tabungan Pengertian, Jenis, dan Fungsi Wesel

Pengertian, Jenis, dan Fungsi Wesel

by Mas Abadi
fungsi wesel

Mungkin dari Anda sudah tidak asing dengan alat pembayaran utang piutang yaitu wesel. Istilah satu ini memang sudah sangat lama dikenal oleh masyarakat, karena istilah wesel sendiri sudah dikenal dari sejak Pendidikan Sekolah Dasar (SD). Dalam penjelasannya sendiri, wesel sendiri untuk memudahkan orang lain dalam mengirim uang melalui pos. 

Melihat dari beberapa pemahaman yang diberikan tersebut, apakah wesel hanya untuk memudahkan dalam mengirim uang saja? Sebenarnya wesel sendiri ada beberapa fungsi dan kebutuhan lainnya yang membuat banyak orang tertarik melakukannya. Nah, untuk Anda yang belum terlalu memahaminya, simak penjelasan lengkapnya dibawah ini. 

Apa Itu Wesel? 

Wesel merupakan salah satu alat pembayaran untuk piutang yang prosesnya biasa digunakan dalam berbagai aktivitas, salah satunya untuk kebutuhan dalam berbisnis. Beberapa kebutuhan lainnya juga, wesel semacam surat perintah yang dikeluarkan atau diterbitkan oleh seseorang untuk memberikan kredit yang ditujukan pada pihak lainnya. 

Dengan demikian, tujuannya sendiri agar pihak debitur yang ada akan langsung melakukan proses pembayaran yang sesuai dengan jumlah dan tanggal dari beberapa kebutuhan yang Anda akan sebutkan, sehingga wesel sebagai bagian dari syarat dan alat tukar. Oleh karena itu, wesel memberikan banyak kemudahan untuk memenuhi berbagai tindakan tersebut. 

Berdasarkan dari pengertian KUHD atau Kitab Undang-Undang Hukum Dagang menjelaskan apabila wesel adalah surat yang sesuai dengan tempat dan tanggal yang akan dikeluarkan sesuai perintah tanpa adanya syarat yang ada dari pihak yang tersangkut. Prosesnya akan sesuai dengan uang yang dikirimkan dan diberikan pada tanggal atau waktu ditentukan. 

Jika mengacu dari pengertian Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) menjelaskan wesel adalah surat pos yang dibutuhkan untuk kirim uang atau surat mengenai pembayaran yang nantinya bisa digunakan secara langsung ke pihak bank untuk mendapatkan uang cash. 

Landasan Hukum Wesel 

Sebenarnya wesel sendiri mempunyai badan hukum yang sah dan diatur dalam undang-undang. Hal ini tercantum dalam Hukum Wesel Pasal 100 hingga pasal 173 KUHD yang menjelaskan mengenai pembuatan wesel tersebut. Namun, mengenai penjelasan terkait pengertian dan pembahasannya sendiri dalam pasal 100, hanya menjelaskan beberapa persyaratannya formal saja. 

Jenis-Jenis Wesel 

Berikut ini kami akan menjelaskan mengenai beberapa jenis wesel, mari kita bahas selengkapnya dibawah ini. 

1. Penerbit Sendiri 

Berdasarkan aturan pasal 102 ayat 1 menjelaskan apabila wesel hanya diterbitkan dan dijadikan sebagai pihak yang bersangkutan. Pada tahap ini, pihak tersangkut yang adalah orang yang sama dengan penerbit itu sendiri. Oleh karena itu, pada bagian satu ini Anda harus benar-benar mampu mempertimbangkan dan memahaminya. 

2. Perhitungan Pihak Orang Ketiga 

Dalam tahap ini wesel merupakan sebagai bentuk yang diterbitkan dari prosesnya akan melalui dari pihak orang yang ketiga yang prosesnya akan disesuaikan pada semua pembebanan pembayaran akan rekening dari pihak ketiga tersebut. Melalui ketentuan yang ada, pihak penerbit dari wesel tersebut berdasarkan pada perhitungannya ke pihak ketiga dari bank. 

3. Pengganti Penerbit 

Pada aturan dari pasal 102 ayat 1 yang weselnya sendiri berdasarkan pada pihak penerbit dengan prosesnya menunjuk diri sendiri sebagai pihak pertama dengan pemegang wesel. Melalui aturan yang satu ini, pihak yang memegang wesel penerbitnya sendiri adalah diri sendiri yang sama. 

4. Inkaso

Wesel inkaso merupakan jenis wesel yang prosesnya diterbitkan dengan tujuannya fokus untuk memberikan kuasa kepada pemegang pertama untuk menagih dana yang tersangkut. Wesel inkaso tersebut tidak ada ditujukan untuk perjualbelikan dan dipindahkan. Sifatnya ini hanya untuk khusus memberikan kuasa pada pihak tertentu saja. 

5. Wesel Berdomisili 

Melalui wesel berdomisili ini untuk menentukan tempat proses pembayaran yang disesuaikan dengan tempat tinggal atau lokasi yang telah ditentukan oleh pihak ketiga. Tujuannya sendiri agar semua prosesnya akan lebih mudah. 

Fungsi Wesel 

1. Alat Pembayaran Kredit 

Salah satu fungsi dari wesel adalah sebagai alat pembayaran yang dikhususkan untuk proses kredit yang Anda lakukan. Dalam tahap ini Anda akan disesuaikan pada tanggal pembayaran dan disesuaikan pada jenis wesel tersebut. Oleh karena itu, fungsi wesel sendiri juga bisa digunakan sebagai alat pembayaran untuk kredit. 

2. Alat Mengirim Uang 

Selanjutnya sendiri yang bisa Anda lakukan adalah wesel sendiri bisa digunakan sebagai alat untuk memenuhi proses pengiriman uang. Untuk prosesnya sendiri, wesel umum bisa dikeluarkan oleh Pos Indonesia dan dapat digunakan oleh masyarakat untuk kirim uang ke luar daerah, provinis, bahkan bisa langsung ke luar negeri. 

Oleh karena itu, wesel sendiri dapat Anda lakukan dengan proses mata uang atau valuta asing dengan alat pengiriman uang. 

 

Demikianlah penjelasan lengkap mengenai pengerti, jenis, dan fungsi dari wesel itu sendiri. Mungkin sekarang kebutuhannya sudah agak jarang digunakan, karena sudah ada teknologi yang ada. 

You may also like