Home Bisnis Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Cara Mengelola Rasio Keuangan Perusahaan

Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Cara Mengelola Rasio Keuangan Perusahaan

by Mas Abadi
Rasio keuangan

Rasio keuangan umumnya digunakan oleh perusahaan untuk menentukan dan memutuskan kebijakan, khususnya pada bidang keuangan. Kebutuhannya dilakukan untuk memperhatikan beberapa perhitungan yang diputuskan tidak salah langkah. Karena pengaruhnya memberikan dampak yang luas dan tidak boleh sembarangan. 

Melalui rasio keuangan tersebut dapat memberikan peranan dalam keputusan yang lebih bijak. Karena, pihak manajemen dalam mengukurnya melalui perkembangan perusahaan yang akan terjadi pada masa mendatang. Sehingga beberapa langkah yang ada akan membuat perusahaan dapat bertahan dan terhindar dari resiko kebangkrutan. 

Pengertian Rasio Keuangan 

Rasio Keuangan adalah bagian dari metode terkait analisa keuangan yang akan digunakan pada indikator penilaian terhadap perkembangan perusahaan. Prosesnya bisa dilihat melalui laporan keuangan melalui periode akuntansi. Dengan begitu, pihak manajemen dapat melihat dan memantau terkait kinerja maksimal terkait keuangan perusahaan tersebut. 

Biasanya dalam organisasi atau perusahaan, rasio memang seringkali digunakan untuk memutuskan berbagai kebijakan yang akan diberlakukan oleh pihak organisasi. Kebutuhannya untuk memperhatikan kinerja perusahaan dalam kurun waktu yang lama dan bagian dari penyelamatan terkait aset yang ada pada organisasi. 

Sehingga, dalam memberikan keputusan tidak sembarangan dan dapat menentukan langkah yang tepat untuk mendapatkan hasil yang maksimal. 

Fungsi Rasio Keuangan 

Pada dasarnya rasio keuangan memberikan fungsi yang sangat krusial dan vital, sehingga sangat penting untuk dipelajari dan diterapkan. Apalagi melihat aspek laporan keuangan dalam perusahaan tersebut, karena kebutuhannya sangat penting. Nah, apa saja sih fungsinya? Simak yuk ulasannya.

1. Melihat Sejauh Mana Optimalisasi Keuangan 

Melalui rasio keuangan pihak perusahaan dapat melihat mengenai optimalisasi keuangan yang ada, sehingga penggunaannya dapat diketahui jelas atau tidak. Dengan demikian, tindakan terkait kecurangan terhadap laporan keuangan dan penggunaan yang tidak efisien dapat diketahui. 

2. Memantau Efektivitas Manajemen Operasional 

Dalam perusahaan untuk operasional akan diatur dan dikelola oleh manajemen operasional, melalui rasio tersebut perusahaan dapat memantau terkait penggunaan biaya dan efektifitas dari operasional yang dilakukan. Hasilnya dapat dilakukan evaluasi dan efektivitas manajemen operasional dapat dimaksimalkan secara menyeluruh. 

3. Mengetahui Kesehatan Keuangan Organisasi

Jika perusahaan selalu mengalami minus dalam setiap laporan keuangannya, maka ada yang salah dan tidak sesuai dengan target yang diharapkan. Karena, kesehatan keuangan dapat diukur melalui laba yang didapatkan dari berbagai aktivitas bisnis. Melalui rasio keuangan tersebut, maka kesehatan keuangan dapat diketahui secara jelas dan lengkap. 

Dengan demikian, prediksi terkait usia perusahaan mampu bertahan dan berkembang sudah bisa dianalisis. 

4. Optimalisasi Aktiva

Sebuah perusahaan memang harus mengevaluasi dari penggunaan aktiva, hal ini mengacu dari besaran aktiva yang dimiliki dan memberikan pertimbangan terkait kebijakan yang akan diputuskan nantinya. Sehingga melalui rasio tersebut semua penggunaan aktiva dapat diukur dan dipahami penggunaannya. 

5. Memahami Kemampuan Organisasi Berkembang 

Kebutuhan untuk perkembangan bisnis dalam perusahaan memang menjadi fokus dan sering terjadi, kebutuhannya agar perusahaan dapat terus bertahan menghadapi perubahan yang ada. Ada banyak bentuk pengembangan yang dilakukan, mulai dari tersedianya kantor cabang, memperluas wilayah pemasaran, dan launching produk baru.

Semuanya harus dilihat dan ditentukan berdasarkan dari analisis keuangan agar keputusan yang dilakukan tidak akan mengalami permasalahan dan kesalahan. 

Jenis-Jenis Rasio Keuangan

prospek kerja jurusan manajemen 

Ada beberapa jenis rasio keuangan yang bisa Anda ketahui yang memudahkan Anda dalam proses penggunaan yang lebih tepat sasaran. Dalam tahap ini ada beberapa jenis-jenis yang bisa Anda lihat, simak penjelasan lengkapnya. 

1. Rasio Laba

Dalam tahap ini melalui rasio keuangan Anda bisa melihat sejauh mana perusahaan dalam mendapatkan atau menghasilkan laba dari kegiatan bisnisnya. 

2. Rasio Hutang Jangka Pendek

Melalui teknik analisis rasio keuangan memberikan kapasitas terhadap perusahaan untuk mampu melunasi hutang yang dilakukan pada jangka pendek. Apabila perusahaan banyak melakukan hutang, bisa mencerminkan statusnya yang tidak sehat. Bahkan, dampak yang terjadi apabila terus melakukan hutang akan mengalami kebangkrutan. 

3. Rasio Hutang 

Sebuah metode yang memudahkan dalam proses analisis terkait kemampuan perusahaan dalam melunasi hutang jangka panjang dan pendek. Dalam organisasi atau perusahaan kemampuan tersebut sangat penting, karena akan mempengaruhi investor untuk menanamkan modal bisnisnya pada perusahaan tersebut. 

4. Rasio Aktivitas

Perusahaan tentunya memiliki aktiva untuk digunakan sebagai bagian dari proses produksi, sehingga adanya analisis aktivitas tersebut akan memberikan kemampuan terhadap organisasi dalam memaksimalkan aktiva yang dimiliki untuk mendapatkan laba. Secara sederhananya, perusahaan dapat melihat dan mengetahui efektivitas dari aktiva yang digunakan. 

Cara Mengelola Rasio Keuangan 

Untuk proses pengelolaan sendiri terkait rasio keuangan dapat dilakukan melalui beberapa proses yang harus dilakukan. Mulai dari identifikasi risiko, melakukan penilaian indikator dari setiap risiko yang muncul, membuat tanggapan risiko keuangan, membuat tabel manajemen risiko, dan melakukan proses implementasi atau pelaksanaan secara konsisten. 

Terakhir yang harus Anda lakukan dengan memantau, evaluasi, dan melihat hasil review yang muncul dari tindakan tersebut. 

Demikianlah penjelasan lengkap mengenai rasio keuangan, pastikan perusahaan yang Anda kelola sudah mengoptimalkannya. 

You may also like