Home Investasi Pengertian Dan Fungsi Pajak Bagi Negara

Pengertian Dan Fungsi Pajak Bagi Negara

by Mas Abadi
fungsi pajak

Pajak adalah angsuran dari rakyat sebagai sumber pendapatan negara yang didapat dari rakyat guna membiayai belanja negara maupun daerah demi kesejahteraan penduduk. Namun, apa sajakah fungsi pajak tersebut? Uang yang dihasilkan oleh pajak dipergunakan untuk kepentingan umum. Ada istilah pajak yang berbunyi “Dari rakyat, untuk rakyat.” maka seperti itulah seharusnya prinsip pajak di setiap negara bukan untuk kepentingan pribadi semata. 

Dana pajak dipergunakan pemerintah untuk membiayai fasilitas daerah seperti pendidikan, fasilitas kesehatan serta fasilitas yang menunjang perekonomian daerah seperti membangun jalan raya agar mudah dilewati kendaraan besar serta jalan tol demi memudahkan mobilitas ekspor impor barang dari wilayah satu ke wilayah lainnya. Pajak ini bersifat memaksa bagi siapapun yang memiliki aset serta kekayaan yang sudah ditentukan oleh undang-undang. Selain untuk masyarakat, pajak juga berfungsi bagi kelangsungan ekonomi suatu negara. 

Fungsi pajak bagi negara

fungsi pajak

Selain untuk masyarakat, pajak juga sangat berfungsi bagi suatu negara. Pajak bisa menjadi tolak ukur negara itu sendiri. berikut adalah fungsi dari pajak bagi negara :

  • Fungsi Anggaran ( Budgeter )

Fungsi dari pajak yang pertama adalah fungsi budgeter atau fungsi anggaran.  Pajak yang merupakan salah satu pemasukan keuangan bagi negara dengan cara memungut dari penghasilan wajib rakyat yang masuk ke dalam kas negara sejatinya digunakan untuk pembangunan negara itu sendiri contohnya fasilitas rumah sakit, sekolah, pelayanan publik serta infrastruktur. 

Dengan begitu, fungsi dari pajak adalah sumber pendapatan negara yang memiliki tujuan untuk menstabilkan pemasukan dan pengeluaran negara. Di Indonesia sendiri, pajak adalah penyumbang pendapatan terbesar bagi negara. APBN tahun 2017 mencatat bahwa pajak berkontribusi sebanyak 83% dari total pendapatan yang didapat Indonesia.

  • Fungsi Regulasi ( Mengatur )

Fungsi regulasi di sini berarti pajak juga dipergunakan sebagai alat pengatur dan melaksanakan kebijakan negara dalam sektor sosial serta ekonomi. Yang dimaksud dengan fungsi regulasi atau mengatur meliputi :

  1. Sebagai penghambat laju inflasi
  2. Sebagai pendorong kegiatan ekspor contohnya ekspor barang
  3. Sebagai perlindungan terhadap barang yang dihasilkan atau diproduksi dalam negeri. Sebut saja Pajak Pertambahan Nilai atau yang biasa kita sebut PPN
  4. Selain tiga fungsi di atas, pajak juga bisa digunakan untuk mengatur serta menarik investasi modal hingga dapat membantu perekonomian negara agar lebih produktif.
  • Fungsi pemerataan ( Distribusi Pajak )

Fungsi pemerataan yang dimaksud di sini adalah pajak sebagai alat untuk meratakan pendapatan serta tingkat kebahagiaan serta kesejahteraan penduduk suatu negara. Pajak dapat dimanfaatkan untuk membuka lapangan pekerjaan oleh pemerintah sehingga dapat menyaring tenaga kerja yang mengakibatkan pendapatan penduduk merata. Dalam hal ini, akan terciptanya kesenjangan dan taraf hidup yang baik untuk masyarakat di negara tersebut. Selain hal itu, pemerintah bisa menaikkan tarif pajak untuk barang mewah sehingga tidak hanya mempersempit gaya hidup konsumtif pajak dapat difungsikan sebagai redistribusi pendapatan.

  • Fungsi Stabilisasi

Pajak bisa digunakan sebagai alat untuk menyeimbangkan perekonomian suatu negara contohnya apabila terjadi inflasi, pemerintah diharuskan untuk mematok tarif pajak yang tinggi sehingga jumlah yang tersebar dapat dikurangi. Kalau terjadi deflasi, maka pemerintah mewajibkan untuk menurunkan nilai pajak sehingga uang yang tersebar dapat ditambahkan sehingga deflasi atau kelesuan ekonomi dapat diatasi.

  • Usaha yang lebih Profesional

Saat seorang pengusaha diwajibkan untuk menjadi objek pajak yang patuh, maka pengusaha tersebut akan terlihat lebih profesional di mata orang lain baik konsumen maupun distributor. Hal ini dikaitkan saat seorang pengusaha dalam berbagai bidang melibatkan NPWP sebagai hal yang wajib saat membuat sebuah kerja sama.

  • Menunjukkan kesehatan Keuangan Perusahaan

Selain usaha terlihat profesional dengan membayar pajak secara rutin, hal ini juga bisa menunjukkan jika usaha tersebut sehat dan terbebas dari masalah keuangan. Hal ini bisa meminimalkan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan baik oleh perusahaan bahkan negara.

  • Membuat perekonomian semakin produktif

Disaat suatu negara memiliki kesenjangan tentang keseimbangan dalam pemasukan atau pengeluaran anggaran negara, bahkan ketika pemasukan lebih besar, maka hal ini dapat meningkatkan produktivitas negara itu sendiri. Pembangunan besar-besaran di suatu negara baik sarana maupun prasarana bisa menjadi acuan produktif atau tidaknya negara tersebut dalam hal pembayaran pajak rutinnya.

Demikianlah uraian singkat tentang fungsi pajak bagi negara. Ingatlah untuk anda selalu tepat membayar pajak agar membantu perekonomian bangsa sendiri. Didukung dengan teknologi yang sudah maju, sekarang anda tidak perlu repot-repot pergi ke kantor pajak untuk membayar pajak anda. 

Anda tinggal login ke laman djponline.pajak.go.id lalu masukkan nomor pokok wajib pajak anda beserta password kemudian ikuti langkah selanjutnya untuk mendapatkan form setoran elektronik kemudian anda isi sesuai dengan pajak yang anda bayar hingga mendapatkan kode billing yang bisa anda cetak kemudian anda bayar melalui Bank, kantor pos, atau bisa juga melalui ATM serta internet banking jika anda menggunakan fasilitas tersebut.

You may also like