Home Investasi Pengertian dan Cara Menghitung Deviden

Pengertian dan Cara Menghitung Deviden

by Mas Abadi
cara menghitung deviden

Pernahkah Anda mendengar tentang deviden? Kata yang satu ini sendiri berhubungan erat dengan investasi saham. Pada dasarnya deviden adalah pembagian keuntungan atau laba pada pemegang saham. Di mana pembagian ini akan berlangsung dalam kurun waktu yang sudah disepakati dan berdasarkan jumlah dari saham yang dimiliki. Tapi untuk lebih mengetahui lebih jauh, maka Anda perlu tahu pengertian serta cara menghitung deviden.

Pengertian Deviden

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya bahwa deviden adalah pembagian untung bagi para pemegang saham. Meski pengertian secara garis besar sudah paham, tapi untuk bisa paham lebih jauh lagi Anda bisa melihat pengertian deviden menurut para ahli. Berikut ini adalah pengertiannya:

  • Jefferson P. Jones Etal

Deviden adalah pembagian dari laba bersih yang sudah dihitung atau diakumulasikan. Sehingga deviden bisa dikatakan jumlah yang akan diberikan ke pemegang saham secara rutin atau berkala dan dilakukan oleh sebuah perusahaan sebagai sebuah pengembalian akan modal investasi.

  • Rudianto

Menurut Rudianto, deviden adalah sebagian laba yang didapatkan oleh perusahaan kemudian diberikan ke pemegang saham, sebagai imbalan karena telah menanamkan sebagian hartanya kepada perusahaan.

  • Baridwan

Sedangkan untuk ahli yang satu ini, deviden adalah bagian dari keuntungan atau laba yang akan diberikan ke pemegang saham dalam jumlah yang sebanding dengan jumlah sahamnya. Deviden yang sudah diberikan bisa jadi berubah atau tetap dari pembagian laba pada periode sebelumnya.

  • Parington

Menurut ahli ini, deviden merupakan keuntungan dari sebuah perusahaan yang telah diperdagangkan atau pun sebuah investasi lain yang diberikan ke pemegang saham, berbentuk tunai dengan dasar presentase kepemilikin  sebuah paham dari pemegangnya.

  • Zaki Baridwan

Bagi Zaki Baridwan, deviden merupakan bagian laba atau keuntungan diberikan ke pemegang saham, di mana besarannya sudah disesuaikan dengan jumlah lembar saham yang telah dimiliki. Jumlah deviden yang diperoleh bisa mengalami sebuah perubahan dari pembagian sebelumnya, sesuai dengan besaran laba.

Pengertian Deviden Berdasarkan Jenisnya

Selain pengertian yang sudah diungkapkan oleh para ahli, ada juga pengertian deviden sesuai dengan jenisnya. Berikut ini pengertian deviden berdasarkan jenis-jenisnya:

  • Deviden Tunai

Jenis pertama adalah deviden tunai adalah metode pembagian deviden yang paling banyak digunakan atau dipilih oleh perusahaan. Bentuk dari deviden yang didapatkan adalah tunai, cek ataupun transfer, di mana nantinya akan dikenakan pajak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

  • Deviden Saham

Untuk deviden saham adalah pembagian yang bentuknya dalam penambahan jumlah saham. Dalam artian, ketika saham mendapatkan untung maka Anda labanya tersebut akan diberikan dalam lembar saham sesuai dengan laba yang didapatkan.

  • Deviden Property

Sedangan untuk deviden property merupakan metode pembagian keuntungan perusahaan dan menggunakan aktiva kas, seperti aset perusahaan. Pembagian haruslah dalam bentuk barang yang bisa dibagi kepada pemegang saham dan tidak menganggu kelanjutan perusahaan.

  • Deviden Likuiditas

Sedangkan untuk deviden yang satu ini merupakan deviden yang nantinya akan dibagikan karena ada pengurangan pada modal perusahaan. Sehingga pembagian ini dalam bentuk pengembalian modal di mana sesuai dengan besaran saham yang telah dimiliki yang akan dilakukan menggunakan uang tunai atau pun kas.

  • Deviden Interim

Untuk deviden interim ini terbilang berbeda dari jenis deviden lainnya. Di mana pada deviden lain dibagikan setelah membuat pembukuan keuntungan dalam setahun. Sedangkan deviden interim akan diberikan sebelum pembukuan dilakukan. Hal ini karena perusahaan telah memperoleh keuntungan yang sudah cukup atau bahkan melebih dari target, sehingga perusahaan pun berani deviden.

Cara Menghitung Deviden

belajar saham

Setelah memahami tentang pengertian deviden, maka bagi Anda yang ingin melakukan investasi harus mengetahui cara menghitungnya. Ada beberapa cara yang bisa Anda gunakan untuk menghitung deviden ini, berikut ini adalah penjelasnnya:

  • Cara Payout Ratio

Untuk rumus dari cara ini adalah Total Deviden/Laba bersih. Agar lebih paham, berikut ini adalah contohnya:

Semisalnya sebuah perusahaan membagikan deviden total sebesar 25 juta rupiah pada tahun 2019 dan periode tersebut telah mendapatkan laba atau untung bersih sebesar 100 juta rupiah. Maka perhitungan devidennya adalah:

25.000.000 / 100.000.000 = 0.25

Sehingga besar deviden dari payout ration ini adalah 25%.

  • Cara Deviden per Share atau DPS dengan Earning per Share atau EPRS

Rumus untuk menghitungnya adalah DPS/EPS, agar lebih jelas berikut ini adalah contohnya:

Sebuah perusahaan mempunyai lembar saham 12.345.600 lembar. Deviden yang akan dibagian di tahun 2019 adalah sebesar 100 juta rupiah serta laba atau untung bersih adalah 200 juta rupiah, lalu berapa besaran nilai DPR dari perusahaan tersebut?

Cari DPS = 100.000.000 / 12.345.600 = 8.10

Cari EPS = 200.000.000 / 12.345.600 = 16.20

Lalu deviden payout rationya adalah 8.10 / 16.20 = 0,5 atau 50%.

Demikianlah pengertian serta cara menghitung deviden bagi Anda yang ingin berinvestasi. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk Anda.

You may also like