Home Perencanaan Pajak Motor Berapa Tahun Sekali

Pajak Motor Berapa Tahun Sekali

by Mas Abadi

Jika Anda bertanya mengenai membayar pajak motor berapa tahun sekali. Tentu ini sebuah tanda tanya yang sering hinggap di kepala para pemilik motor baru. Sebagai seorang warga negara yang taat pajak, tentunya Anda wajib membayar pajak untuk kendaraan bermotor. Dimana pembayaran pajak untuk kendaraan bermotor sudah diatur oleh pemerintah di dalam undang-undang.

Setiap orang atau perusahaan yang mempunyai kendaraan bermotor akan dikenakan pajak dari kepemilikannya atau kepemilikan kendaraan bermotor berdasarkan aturan Perda No.2 Tahun 2015 terkait Pajak Kendaraan Bermotor. Yang dimaksud kendaraan bermotor disini yaitu kendaraan dengan roda beserta gandengannya yang dipakai di seluruh jenis jalur darat serta digerakkan oleh tenaga motor atau tenaga mesin.

Pajak sendiri akan dikenakan ke perorangan, perusahaan atau lembaga yang mempunyai kendaraan bermotor. Lantas membayar pajak motor itu sendiri berapa tahun sekali? Nah, dibawah ini jawaban lebih lengkapnya.

Jenis Pajak Kendaraan Bermotor

Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) terdiri dari 2 jenis, yaitu pajak kendaraan lima tahunan dan pajak kendaraan tahunan. Lantas apa yang membedakan keduanya? Berikut ini pembahasan secara rinci mengenai hal tersebut.

  1.       Pajak Kendaraan Bermotor Lima Tahunan

Untuk jenis pajak kendaraan yang dibayarkan setiap lima tahun sekali ini merupakan pajak rutin yang wajib dilunasi oleh para pemilik kendaraan dalam kurun waktu 5 tahun sekali. Selain itu, pajak satu ini akan ditandai dengan pergantian nomor polisi atau plat kendaraan dan Surat Tanda Nomor Kendaraan atau STNK

  1.       Pajak Kendaraan Bermotor Tahunan

Selanjutnya ada pajak kendaraan bermotor yang dibayar setiap setahun sekali yakni PKB tahunan. Untuk paja satu ini seperti halnya pajak penghasilan atau PPH yang dibayarkan oleh para pegawai atau pekerja di negara Indonesia.

Cara Cek Pajak Kendaraan Bermotor

Untuk mengecek pajak kendaran yang wajib Anda setorkan bisa dilakukan lewat beberapa fitur komunikasi. Dimana pengecekan bisa dilakukan lewat berbagai media seperti situs milik SAMSAT daerah dari masing-masing pemilik motor tinggal, melalui aplikasi e-samsat sesuai kawasan masing-masin dan lewat SMS. Sekedar informasi, untuk layanan situs web serta aplikasi baru tersedia di beberapa kawasan saja, seperti Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat dan Jawa TImur.

Anda juga bisa melakukan pengecekan PKB langsung ke kantor Samsat di daerah Anda. Bila ingin mengecek langsung ke kantor Samsat, tentu Anda tidak boleh lupa untuk menyiapkan beberapa syarat seperti berikut ini, antara lain:

  •         Menyiapkan Kartu Tanda Penduduk atau KTP asli
  •         Menyiapkan Surat Tanda Nomor Kendaraan
  •         Menyiapkan Fotokopi STNK serta fotokopi Kartu Tanda Penduduk
  •         Buku yang menyatakan kepemilikan kendaraan bermotor, difotokopi dan yang aslinya
  •         Bukti pembayaran PKB (Pajak Kendaraan Bermotor)

Kemudian para pemiliknya nantinya menerima sebuah bukti pembayaran sementara yang didapat dari kantor samsat terkait. Bukti ini berisikan biaya pajak yang wajib dibayar. Pastikan juga data yang tertera sudah sesuai. Bila ditemukan kekurangan atau ketidaksesuaian, Anda dapat menyampaikan langsung ke para petugas Samsat.

Setiap Tahunnya para pengguna kendaraan bermotor, entah itu roda empat, roda dua semuanya wajib membayar pajak. Peraturan ini sudah tercantum pada Surat Tanda Nomor Kendaraan atau STNK. Umumnya, pada pajak tahunan masyarakat sering menyebutnya dengan istilah pajak kendaraan bermotor, sementara untuk pajak lima tahunan sering dikenal dengan istilah perpanjangan STNK.

Jika mengalami keterlambatan pembayaran pajak tentu akan diberikan beban penalti. Denda yang dikenakan akan dijumlahkan saat Anda sudah akan membayar pajak. Terdapat beberapa syarat bagi pemilik dari kendaraan tersebut untuk melakukan pembayaran atau pelunasan pajak tahunan. 

Syarat Pembayaran PKB

Nah, berikut beberapa berkas yang dipersiapkan sebagai syarat membayar pajak kendaraan Anda, yaitu :

  •         Menyiapkan fotokopi STNK dan aslinya
  •         Menyiapkan fotokopi BPKB dan aslinya
  •         KTP asli serta fotokopi KTP pemilik berdasarkan data identitas kendaraan
  •         Menyiapkan fotokopi domisili perusahaan, SIUP perusahaan, NPWP perusahaan, TDP perusahaan bila kendaraan tersebut atas nama dari perusahaan
  •         Menyiapkan surat kuasa, jika memberikan kuasa ke pihak lain yang diutus untuk mengurus semuanya. Bagi kendaraan yang mengatasnamakan perusahaan. Maka surat kuasanya diatas kop dari surat perusahaan, melampirkan tanda tangan pihak pemberi kuasa serta stempel dari perusahaan beserta materai.

Prosedur Pembayaran PKB Lima Tahunan

Selanjutnya prosedur perpanjangan pajak lima tahunan, antara lain:

  •         Mengisi formulir untuk perpanjangan STNK yang biasa tersedia di loket pembayaran
  •         Memasukkan formulir dan persyaratan STNK ke loket yang mengurus pendaftaran. BIla sudah memasukan berkas tersebut, Anda harus menunggu beberapa saat. Jika tidak ditemukan masalah mengenai kelengkapan berkas, segera mungkin para petugas akan langsung memanggil dan menyerahkan lembaran jumlah pajak yang wajib dibayar.
  •         Berikutnya membayar sejumlah uang ke loket pembayaran. Bila sudah melakukan pembayaran, ANda diminta untuk menunggu lagi dan akan segera dipanggil agar lanjut ke proses penerbitan STNK serta SKPB baru.

·         Terakhir, menerima STNK dan SKPD baru untuk kendaraan Anda

You may also like