Home Investasi Mengulik Pengertian IDX30 dan Daftar Sahamnya

Mengulik Pengertian IDX30 dan Daftar Sahamnya

by Mas Abadi

Investasi menjadi salah satu kegiatan yang mulai banyak dilakukan oleh masyarakat, sebagai bentuk tabungan di masa depan dan upaya untuk terbebas secara finansial. Pada praktiknya, instrumen investasi ini memiliki banyak jenis yang mana salah satunya yaitu saham. Dimana indeks IDX30 menjadi salah satu incaran bagi banyak investor.

Pengertian

Sebelum mengenal lebih jauh apa itu indeks saham IDX30, sebaiknya anda mengetahui pengertian dari indeks saham itu sendiri. Dimana indeks saham merupakan ukuran statistik yang menunjukkan perubahan gerak harga saham, dari kumpulan yang dipilih atas dasar kriteria tertentu sebagai sarana tujuan investasi.

Di BEI (Bursa Efek Indonesia), terdapat setidaknya 37 indeks yang salah satunya yaitu indeks saham ini. IDX30 adalah indeks yang mengukur atau menunjukkan kinerja harga dari 30 saham dengan likuiditas tinggi, serta kapitalisasi pasar yang besar dan didukung fundamental baik dari perusahaan.

Disebutkan bahwa indeks saham satu ini berisikan saham blue chip, yang banyak direkomendasikan oleh para pakar. Saham yang masuk kategori blue chip merupakan saham unggulan pada BEI. Istilah ini mengacu untuk saham perusahaan dengan kapitalisasi tinggi, yang mana pendapatannya terbilang stabil serta liabilitasnya kecil.

Indeks yang berisi kumpulan 30 saham ini diambil dari indeks LQ45, yang berisikan 45 saham dengan likuiditas serta kapabilitas besar. Agar 30 saham dari kumpulan 45 saham tersebut dapat masuk ke indeks ini, maka harus memenuhi kriteria. BEI sendiri memang menetapkan kriteria pada masing masing indeks yang ada, yaitu kriteria kualitatif dan kriteria kuantitatif.

Untuk kriteria kualitatif, meliputi prospek pertumbuhan, kondisi keuangan, dan faktor lain yang berkaitan dengan kelangsungan usaha. Sementara kriteria kuantitatif mencakup jumlah hasil transaksi, frekuensi transaksi, nilai transaksi, dan kapitalisasi pasar. Seluruh kriteria ini biasanya dievaluasi setiap bulan Februari dan Agustus oleh BEI.

Keuntungan Membeli Saham pada Indeks Ini

Terdapat keunggulan dari indeks satu ini yang akan memberi anda keuntungan saat membeli saham di sana. Secara umum, indeks sendiri memang bisa berguna sebagai parameter performa pasar. Jadi jika performa pasar bagus, tentunya indeks juga akan naik. Berikut keuntungannya.

Baca Artikel Selanjutnya :

1. Berisi Saham Unggulan

idx30

Apabila langsung menuju ke indeks ini, maka anda akan menemukan saham saham unggulan di dalamnya. Jadi anda tidak perlu lagi menyeleksi maupun mengkategorisasi saham unggulan dari banyaknya 722 saham yang ada di BEI. Meski jumlahnya hanya sekitar 30 saham, namun bobot nilai yang ada di sini melebihi 64 persen dari nilai saham BEI itu sendiri.

Parameter ini bisa anda manfaatkan, baik sebagai investor, manajer investasi, emiten, maupun pelaku pasar modal. Pasalnya beberapa investor biasanya memerlukan indeks untuk membandingkan hasil investasi dengan performa pasar. Jika portofolio mempunyai persentase yang lebih tinggi dari performa pasar, maka bisa dikatakan bahwa investasi yang dilakukan cukup berhasil.

2. Adanya Likuiditas Tinggi

Salah satu keuntungan lain yang bisa anda peroleh ketika membeli saham di indeks ini, yaitu adanya likuiditas yang tinggi. Hal ini akan sangat berguna saat anda hendak menjual kembali saham yang dimiliki. Dimana saham tersebut akan lebih cepat laku terjual, sebab banyak investor lain tertarik untuk mengoleksinya.

3. Memiliki Kapitalisasi Besar

Saham yang masuk ke dalam indeks ini berarti perusahaan terkait mempunyai kapitalisasi besar, dengan artian yaitu perusahaan tersebut mempunyai modal serta jangkauan pembeli yang besar pula. Sehingga potensi bangkrut pun juga akan kecil, yang alhasil akan memberi rasa aman yang lebih besar pada investor yang membeli saham di sana.

4. Memiliki Fundamental yang Baik

Seperti yang telah disebutkan, perusahaan yang sahamnya bisa masuk ke dalam indeks ini umumnya mempunyai fundamental baik. Ini tentunya dapat menggambarkan bahwa perusahaan tersebut mampu memperoleh laba yang bertumbuh, serta mempunyai prospek masa depan bisnis yang baik. Jadi investor juga akan mendapat keuntungan lebih besar dan risiko kerugian minim.

Daftar Saham

Ada 30 daftar saham IDX30, yang mana untuk periode Februari hingga Juli 2021 berisikan ADRO (Adaro Energy Tbk.), ANTM (Aneka Tambang Tbk.), ASII (Astra International Tbk.), BBCA (Bank Central Asia Tbk.), BBNI (Bank Negara Indonesia Tbk.), BBRI (Bank Rakyat Indonesia Tbk.), BBTN (Bank Tabungan Negara Tbk.), BMRI (Bank Mandiri Tbk.), BTPS (Bank BTPN Syariah Tbk.).

Lalu CPIN (Charoen Pokphand Indonesia Tbk.), EXCL (XL Axiata Tbk.), GGRM (Gudang Garam Tbk.), HMSP (H.M. Sampoerna Tbk.), ICBP (Indofood CBP Sukses Makmur Tbk.), INDF (Indofood Sukses Makmur Tbk.), INKP (Indah Kiat Pulp & Paper Tbk.), INTP (Indocement Tunggal Prakarsa Tbk.), KLBF (Kalbe Farma Tbk.), MDKA (Merdeka Copper Gold Tbk.), dan lain sebagainya.

Dari daftar saham yang telah disebutkan, diketahui bahwa komposisi sektor dalam indeks IDX30 yaitu 45 persen sektor keuangan, 15 persen infrastruktur, 12 persen industri barang konsumsi, 11 persen basic industry, 8 persen aneka industri, dan 7 persen untuk sektor lainnya. Meski mempunyai banyak keuntungan, anda tetap harus berhati hati dalam berinvestasi.

You may also like