Home Bisnis Mengulik Cara Menghitung Biaya Produksi Sebelum Menentukan Harga Jual Barang

Mengulik Cara Menghitung Biaya Produksi Sebelum Menentukan Harga Jual Barang

by Mas Abadi
biaya produksi

Bagi para pelaku usaha, menghitung biaya produksi adalah salah satu hal yang penting ketika memulai bisnis. Pasalnya, biaya satu ini berkaitan langsung dengan segala proses selama produksi dan nantinya menjadi penentu harga jual barang. Dengan perhitungan yang tepat, maka bisnis anda pun dapat mendapat profit.

Mengenal Harga Pokok Produksi

Harga pokok produksi atau biaya produksi adalah seluruh biaya atau akumulasi dari semua biaya, yang telah dikeluarkan selama proses produksi suatu barang atau produk. Dimana biaya ini mencakup biaya bahan baku, operasional pabrik atau barang, biaya tenaga kerja, serta pengeluaran umum lainnya.

Secara garis besar, biaya atau harga pokok produksi ini dibagi menjadi dua yaitu langsung dan tidak langsung. Biaya langsung umumnya berupa hal hal yang secara spontan dapat dilihat, seperti bahan baku yang perlu anda beli sampai gaji para pekerja yang wajib untuk dibayarkan. Sementara biaya tidak langsung merupakan biaya yang tidak terduga, seperti ongkos pengadaan.

Keseluruhan harga pokok produksi ini penting untuk dihitung dengan cermat dan diketahui angka pastinya. Dengan begitu, maka harga jual untuk produk bisa dipastikan dengan baik. Dan keuntungan yang diperoleh dalam bisnis juga bisa diukur dengan pasti. Namun pebisnis pemula biasanya sering lupa terkait dengan hal satu ini.

Manfaat Mengetahui Harga Pokok Produksi

1. Menentukan Harga Jual Suatu Produk

Salah satu manfaat dari pengetahuan terkait dengan harga pokok produksi yaitu anda dapat menentukan harga jual suatu produk. Pasalnya sebuah perusahaan umumnya memproduksi produk secara massal untuk memenuhi persediaan gudang. Sehingga untuk menghitung harga jual per unitnya, maka diperlukan terlebih dahulu harga pokok produksi secara keseluruhan.

2. Mengendalikan Biaya dengan Baik

Biaya yang dikeluarkan untuk proses produksi harus dikendalikan dengan baik dan tepat, agar perusahaan tidak mengalami rugi atau sampai gulung tikar. Maka dari itu dalam hal ini manfaat biaya produksi adalah mengendalikan biaya yang dikeluarkan tersebut dengan baik. Pasalnya manajemen akan lebih mudah untuk mengawasi jika harga pokok produksi dicatat dengan tepat.

3. Menghitung Laba Rugi

Penghitungan harga pokok produksi juga sangat berguna untuk menghitung laba rugi bisnis pada periode tertentu. Manajemen membutuhkan penghitungan terkait dengan keseluruhan biaya yang telah dikeluarkan tersebut, kemudian membandingkannya dengan keuntungan yang didapat untuk mengetahui apakah perusahaan mengalami untung atau rugi.

Baca Artikel Selanjutnya : Mengenal Apa Itu Wirausaha dan Contohnya

Komponen Harga Pokok Produksi

biaya produksi

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, harga pokok produksi meliputi bahan baku dan gaji karyawan serta beberapa biaya lainnya. Komponen komponen ini akan dilibatkan guna menghitung harga pokok keseluruhan, yang nantinya dapat membantu menentukan harga jual barang. Berikut penjelasan terkait dengan beberapa komponen ini.

1. Biaya Bahan Baku

Untuk menghadirkan bahan baku guna memproduksi barang, maka anda butuh mengeluarkan sejumlah biaya. Ini lah yang disebut dengan biaya bahan baku. Namun biaya ini tidak hanya seputar harga dari bahan baku itu saja, namun juga terkait dengan biaya yang anda keluarkan untuk mendapatkannya seperti harga bahan tambahan dan biaya distribusi.

2. Biaya Tenaga Kerja

Dalam proses produksi tentu dibutuhkan tenaga kerja guna menghasilkan suatu produk. Di sini, perusahaan akan mengeluarkan biaya untuk memberi upah pada para tenaga kerja. Biaya tenaga kerja ini juga meliputi tunjangan karyawan serta berbagai fasilitas lainnya, yang dihadirkan untuk keperluan para tenaga kerja.

3. Biaya Overhead

Biaya overhead ini adalah segala biaya yang dikeluarkan untuk kegiatan produksi bahan baku menjadi barang jadi. Seperti ongkos tenaga kerja tidak langsung, perawatan serta servis alat alat produksi, dan biaya penyusutan peralatan industri. Intinya semua biaya yang dikeluarkan selama proses produksi barang.

Cara Menghitung Harga Pokok Produksi

Cara menghitung harga pokok produksi bisa dilakukan dengan mudah dan tepat, setelah anda mengetahui komponen komponen di dalamnya seperti yang telah disebutkan sebelumnya. Anda hanya perlu menjumlahkan semua biaya tersebut, kemudian ditambahkan dengan saldo awal persediaan barang atau modal bisnis dan dikurangi saldo akhir.

Sementara harga pokok penjualan bisa ditemukan dengan cara menjumlahkan harga pokok produksi tersebut dengan persediaan barang awal, lalu dikurangi dengan persediaan akhir. Untuk cara lebih mudahnya anda dapat menjumlahkan semua biaya untuk produksi, kemudian dibagi dengan unit yang ada. Sehingga jumlah tersebut bisa menjadi dasar penghitungan harga jual.

Sebagai contoh untuk memproduksi sejumlah 10.000 produk camilan, suatu perusahaan membutuhkan Rp. 50.000.000 untuk bahan baku, Rp. 20.000.000 untuk gaji pegawai, Rp. 10.000.000 untuk packaging, dan Rp. 5.000.000 untuk distribusi. Maka total Rp. 85.000.000 dibagi dengan 10.000 unit, maka biaya untuk satu produknya adalah Rp. 8.500.

Penghitungan biaya produksi mungkin terlihat sederhana, namun dalam praktiknya penghitungan ini bisa cukup rumit. Karena banyak orang yang hanya berpatok dengan biaya terlihat saja, padahal biaya tidak langsung yang tak terlihat juga penting untuk diperhitungkan. Dan tentunya diperlukan ketelitian agar penghitungan tepat, dan menghasilkan harga jual relevan.

You may also like