Home Pinjaman Mengenal Utang Wesel, Keuntungan dan Kekurangannya

Mengenal Utang Wesel, Keuntungan dan Kekurangannya

by Mas Abadi
utang wesel

Dalam keseharian memang kita sudah tidak asing dengan namanya utang, pengertian utang sendiri adalah uang pinjaman dari orang lain. Bentuk pinjaman utang sendiri tidak hanya terbatas pada perorangan saja, tetapi juga terjadi pada perusahaan dan dunia perbankan. Jenis utang tersebut dikenal sebagai utang wesel. 

Untuk beberapa orang memang utang wesel sendiri belum banyak yang mengetahuinya, tetapi beberapa perusahaan dan instansi memang sudah tidak asing dan akrab akan istilah tersebut. Dalam kebutuhannya, utang wesel sendiri termasuk yang difavoritkan dan memiliki daya tarik tersendiri, karena mempunyai nilai dan bisa diperdagangkan. 

Apa Itu Utang Wesel?

Utang wesel yaitu bentuk pinjaman yang dilakukan oleh seseorang yang hanya menggunakan bukti tertulis saja. Dalam bukti tertulis tersebut tidak ada bentuk jaminan atau syarat khusus untuk dijadikan sebagai jaminan. Karena pada dasarnya utang wesel bagian dari utang jangka pendek yang akan akan dilunasi dalam kurun waktu yang kurang dari satu tahun. 

Mengenai mekanismenya sendiri memang tidak begitu jauh dengan beberapa utang yang ada, namun perbedaannya terletak pada perjanjian yang mengikat dan bisa diperjualbelikan pada beberapa pihak lainnya. Sebelum lebih jauh membahas mengenai utang wesel, maka lebih utama untuk mengenal dan mengetahui piutang wesel terlebih dahulu. 

Apa itu piutang wesel? Pihak yang berkewajiban mengeluarkan wesel, pihak yang membuat wesel tersebut adalah pihak yang memiliki hutang pada instansi, baik itu pinjaman uang atau pinjaman barang atau jasa. Biasanya antara pemberi hutang dan orang yang diutangkan memiliki kesepakatan untuk membayar jumlah yang ada beserta bunga yang ditentukan. 

Untuk waktu pelunasannya sendiri memang kurang dari satu tahun, tapi paling cepat dalam waktu 60 hari saja. 

Utang Wesel dan Utang Usaha

Dalam perusahaan atau instansi itu terdapat dua jenis piutang yang ada, mulai dari piutang usaha dan piutang wesel. Keduanya terdapat beberapa ciri dan kekhasan masing-masing yang berbeda-beda antara satu sama lainnya. Jika ingin memahaminya, terlebih dahulu untuk mengenal utang usaha dan jenis yang lainnya. 

Utang Usaha 

Bentuk piutang yang memiliki jumlah tertentu dan ditagihkan langsung kepada pelanggan yang didapatkan dari hasil penjualan terhadap barang atau jasa yang dilakukan secara kredit. Dalam tahap ini piutang usaha tersebut mempunyai kurun waktu tertentu untuk bisa melunasinya, biasanya dalam kurun waktu yang pendek, antara 30 sampai 60 hari. 

Utang Lainnya 

Bentuk dari piutang lainnya diberikan dan diklasifikasikan pada proses yang bentuk pelaporannya terpisah dari beberapa neraca yang ada. Ada beberapa contoh dari pitung lainnya itu, mulai dari utang bunga, utang deviden, utang pajak, dan utang kepada karyawan yang bisa Anda lihat dan lakukan secara menyeluruh. 

Proses untuk penagihan disesuaikan dengan waktu antara satu tahun dan disesuaikan dengan siklus normal operasional. Biasanya dalam akuntansi, bentuk piutang lainnya dimasukkan dan dikelompokkan ke dalam aktiva tidak lancar. 

Perbedaan Utang Wesel, Utang Usaha, dan Utang Lainnya

1. Waktu Pelunasan 

Beberapa utang memiliki pola waktu yang berbeda-beda antara satu sama lainnya, termasuk dalam tahap ini utang wesel mempunyai waktu yang lebih panjang. Berbeda dengan utang usaha yang proses waktunya tidak lebih dari satu tahun. Dalam proses ini semuanya memiliki perbedaan yang jelas. 

2. Utang Usaha Aset Perusahaan 

Berbeda dengan utang wesel yang bisa dijadikan sebagai proses jual beli, tetapi pada utang usaha prosesnya sebagai bagian dari aset perusahaan. Sehingga tidak heran jenis utang ini dimasukkan pada pembukuan aset. 

3. Proses Penagihan 

Jika Anda mengambil utang wesel, maka tidak ada namanya proses penagihan. Karena jenis utang ini telah memberikan beberapa barang atau ketentuan lainnya sebelum kesepakatan. Apabila dari salah satu pihak tidak dapat menepati dan tidak mampu membayar hutang yang telah ditentukan, maka barang tersebut akan dimiliki pihak yang beri utang piutang tersebut. 

Kelebihan Utang Wesel

Pada jenis utang wesel untuk melakukan pelunasan hanya dilakukan dalam kurun waktu yang tidak begitu panjang atau pendek. Sehingga, prosesnya tidak membutuhkan waktu yang tidak lama, tentunya ini menjadi keuntungan tersendiri. Tidak mengherankan, jenis utang wesel banyak dicari dan digunakan oleh banyak pihak. 

Ditambah lagi proses pengajuan dan persyaratan yang ada sangat jelas, dengan begitu perjanjian yang ada akan terpenuhi dan terjadinya kesepakatan bersama. 

Kekurangan Utang Wesel 

Bukan berarti jenis utang wesel tidak mempunyai kekurang, karena apabila kondisi perusahaan Anda dalam kondisi yang baik-baik saja akan sangat menarik dan menguntungkan. Tetapi. Apabila kondisi keuangannya sedang buruk dan banyak hutang lainnya, tentunya bentuk ini akan sangat memberatkan kedepannya. 

 

Nah, itulah beberapa penjelasan lengkap mengenai utang wesel tersebut. Pastikan Anda mampu memahami dan mengatasinya secara menyeluruh terkait proses tersebut.

You may also like