Home Investasi Mengenal Mata Uang Laos, Kip dan Sejarah Penggunaannya

Mengenal Mata Uang Laos, Kip dan Sejarah Penggunaannya

by Mas Abadi
mata uang KIP

Laos adalah sebuah nama yang ada di Asia Tenggara. Selain vietnam, Laos juga menjadi negara yang menganut sistem komunisme. Vietnam memiliki mata uang yaitu Dong Vietnam yang juga merupakan mata uang kedua terendah di dunia. Lalu, bagaimanakah sejarah dari mata uang negara Laos ini? Yuk, simak ulasannya berikut ini. 

Sejarah mata uang laos 

Sejarah ini dimulai di tahun 1946 saat uang kertas 10, 20, 50, dan 10 kip pertama dirilis. Tetapi, pemakaian mata uang ini berubah Perancis mengambil alih Laos di abad ke -19. Uang di rubah yang awalnya Kip menjadi Piester Indocina Perancis saat setelah pendudukan ini. 

Lalu, di tahun 1952, Undang-undang Kip ini diperkenalkan kembali sebagai pengganti dari Piastre yang dipakai saat masa kependudukan Perancis di Laos. Kip biasa disebut dengan Royal Kip. Mata uang ini mempunyai sub unit 1 per 100 kip (satuan att, 1 kip = 100 att). Mata uang ini dirilis dengan bentuk koin aluminium yang mempunyai lubang ditengahnya. Royal kip ini diperkenalkan dengan pecahan 10, 20, dan 50 sen. 

Di tahun 1953, Institut d’Emission des Etats du Cambodge, du Laos et du Vietnam mulai mempublikasi uang kertas dengan pecahan baru yakni  1, 5, dan 100 Kip dan Piastres. Lalu, sebelum tahun 1976, diperkenalkan juga mata uang Pathet Lao Kip. Mata uang ini hanya dapat dipakai untuk wilayah yang dikuasai oleh Pathet Lao, yang merupakan salah satu gerakan komunis yang diketuai langsung oleh Souphanouvong. 

Selanjutnya, gerilya dilakukan oleh gerakan Pathet Lao ini untuk menongkah pemerintahan Perancis serta memiliki tujuan lain yaitu supaya bisa menguasai kembali pemerintahan Laos. Setelah pemerintahan Perancis di tahun 2976 berhasil diambil alih oleh Pathet Lao, akhirnya sejak peristiwa itu Royal kip resmi digantikan oleh Pathet Lao Kip. 

Dan mulai tahun 1979, mata uang Pathet Lao yang dahulu digantikan dengan yang baru yaitu Kip Laos yang sampai sekarang masih digunakan. Saat mata uang ini diterbitkan memiliki dua jenis yakni koin dan kertas. 

Pecahan Mata Uang Kip Laos

Kip Laos mempunyai pecahan yang bisa dikatakan lumayan banyak yaitu 14 nominal untuk uang kertas dan 3 pecahan untuk uang koin. 

  • Uang kertas 

Uang Kip kertas secara resmi dipublikasi pada tahun 1979 di Laos. Mata uang kertas ini dipublikasi dengan beberapa pecahan yang berbeda-beda seperti di bawah ini: 

  • ₭1
  • ₭5
  • ₭10
  • ₭20
  • ₭50
  • ₭100
  • ₭500
  • ₭100
  • ₭2.000
  • ₭5.000
  • ₭10.000
  • ₭20000
  • ₭50.000
  • ₭100.000

Terdapat catatan jika adanya penambahan 500 Kip pada tahun 1988. Lalu, di tahun 1992 ditambah 1000 Kip. 5000 Kip selanjutnya ditambahkan pada tahun 1997. Tahun 2002 10.000 Kip dan 20.000 Kip. Serta yang terakhir pada 2006 yaitu 50.000 Kip. 

Setelah adanya inflasi yang cukup panjangan dan mempengaruhi keadaan finansial dari Laos, akhirnya uang kertas dengan pecahan Rp 100.000 Kip dipublikasi dan juga sebagai salah satu peringatan berdirinya Republik Laos yang ke 35 tahun. 

Lalu, saat devaluasi pada Kip, akhirnya Laos mengadopsi Bath Thailand dan dolar AS. Meskipun demikian, Bank of Laos menyebarkan 100.000 Kip untuk mendorong orang memakai uang nasional. Seluruh catatan Kip Laos mempunyai gambar dari Kaysone Phomvihane pada bagian depannya. 

  • Uang koin 

Pada tahun 1980 uang koin diperkenalkan di Laos atau 28 setelah tidak adanya sirkulasi uang koin di Laos. Awalnya, uang koin dirilis dengan 3 pecahan yakni 10, 20, dan 50 sen. Semua koin ini dibikin dari alumunium dan di pada bagian depannya mempunyai simbol lambah negara dan gambar yang memiliki tema pertanian pada bagian belakangnya. 

Setelah bubarnya Uni Soviet tahun 1991 lalu terjadinya inflasi sehingga berdampak pada keadaan finansial dari Laos, uang koin ini tidak lagi beredar. Tetapi, sampai sekarang tercatat masih ada tiga koin pecahan yakni 10, 20, dan 50. 

Faktanya juga masih terdapat uang koin Laos dengan pecahan di bawah 1 Kip. Tetapi, saat ini uang koin tersebut sangat sulit sekali ditemukan sebab nilainya yang terlalu rendah dan jarang dipakai untuk proses transaksi. 

Walaupun Laos mempunyai mata yang sendiri, Bath Thailand dan Dolar AS ini lebih populer dipakai di Laos. Hal tersebut dikarenakan sejumlah hal seperti Laos mengalami inflasi berkepanjangan dan adanya devaluasi uang sehingga Kip kurang populer daripada kedua mata uang di atas. Namun, pemerintah Laos tentunya tidak diam saja, Pemerintah sedang membuka pintu investasi serta mendorong masyarakat untuk menggunakan Kip.

Sebab alasan itulah tidak heran bila Anda berkunjung ke Laos, banyak pedagang maupun pelancong memakai mata uang Thailand untuk melakukan transaksi. 

You may also like