Home Investasi Mengenal Lebih Baik Deposito Sebagai Alternatif Media Investasi Masa Depan

Mengenal Lebih Baik Deposito Sebagai Alternatif Media Investasi Masa Depan

by Mas Abadi
pengertian deposito

Kegiatan menabung secara manual memang sudah umum di kalangan masyarakat. Selain mudah, manajemennya pun langsung di tangan Anda. Namun, bagaimana jika jumlah uang semakin besar? Jawabannya tentu adalah dengan deposito. Namun, apa pengertian deposito? Pada dasarnya, istilah ini adalah produk bank untuk menyimpan uang. Berikut detailnya.

Mengenai Deposito

Jika diambil garis besarnya, Deposito sendiri dianggap sebagai produk bank. Produk ini berbeda dengan jenis tabungan pada umumnya, karena deposito memiliki peraturan yang lebih ketat. Terutama mengenai jangka waktu, batas maksimal atau minimal dana, hingga jumlah bunga yang akan didapatkan. Bahkan terdapat setoran awal dengan jumlah tertentu.

Pada umumnya setoran tersebut mencapai angka 10 juta. Kemudian yang menjadi nilai plus dari deposito adalah keamanan dan bunga. Dilansir dari artikel bisnis, deposito kurang dari 2 miliar dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Jaminan keamanan dan juga keuntungan akan lebih jelas.

Jenis Deposito

1. Deposito On Call

Sistem yang satu ini lebih menekankan proses singkat. Pasalnya, jangka waktunya adalah minimal 7 hari dan maksimal kurang dari satu bulan. Perhitungan bunga pun akan dilakukan setiap bulannya, dan akan diberikan saat deposito dicairkan. Meski singkat, namun jenis ini untuk jumlah besar dan atas nama nasabah.

2. Deposito Sertifikat

Sertifikat deposito merupakan jenis yang memberikan sertifikat bagi nasabah. Sertifikat tersebut nantinya dapat diperjualbelikan atau pindah tangan. Tidak hanya itu, sistem ini juga menawarkan pencairan bunga di muka atau pada awal bulan dan setiap jatuh tempo. Untuk jangka waktunya, deposito sertifikat tersedia untuk 1, 3, 6. 12, hingga 24 bulan.

3. Deposito Berjangka

Dianggap sebagai jenis paling umum, deposito yang satu ini memiliki jangka waktu yang sama dengan deposito sertifikat. Sesuai dengan namanya, umumnya deposito ini memiliki sistem penarikan dan durasi yang disesuaikan dengan bilyet yang tertera. Bilyet tersebut adalah hasil kesepakatan dari pihak nasabah dan bank.

Tahapan Membuka Deposito

1. Persyaratan

Jika Anda berkehendak untuk membuat atau membuka rekening deposito, maka siapkan dokumen data diri. Anda dapat menggunakan KTP, SIM, atau paspor asli dan fotokopi. Lengkapi juga dengan dokumen NPWP, dan pastikan Anda memiliki rekening tabungan di bank tersebut. Kemudian, siapkan dana minimal dan sisi formulir untuk membuka deposito.

2. Pengajuan Pembukaan Deposito

Dengan tiga dokumen di tangan, cara buka rekening deposito dilanjutkan dengan mendatangi teller atau customer service bank yang dipilih. Sampaikan keinginan untuk membuka rekening, begitu pula dengan dana, jangka waktu, dan jenis depositonya. Teller juga akan menjelaskan segala hal berkaitan dengan rekening deposito yang dipilih.

Baca Artikel Selanjutnya : Jenis-jenis Investasi Terbaik Demi Masa Depan, Anda Wajib Tahu

3. Pengisian Formulirpengertian deposito

Jika Anda setuju dengan segala informasi yang diberikan, proses akan dilanjut dengan pengisian formulir. Pastikan isi semua data yang diminta dengan sebenar benarnya. Sertakan persyaratan fotokopi dan ikuti petunjuk yang diberikan oleh customer service. Anda akan dibimbing untuk melengkapi formulir dan memproses rekening.

4. Menerima Bukti Deposito

Umumnya proses pembukaan rekening untuk deposito sendiri tidak memakan banyak waktu. Nantinya Anda akan diminta untuk melakukan setoran awal sebagai syarat membuka rekening. Tunggu hingga proses selesai, dan Anda pun diberi sertifikat, slip, atau dokumen sebagai bukti kepemilikan rekening. Simpan bukti tersebut untuk kebutuhan pencarian dana.

Keuntungan Menggunakan Deposito

1. Keamanan Terjamin

Keamanan menjadi jaminan utama dalam penggunaan rekening deposito. Untuk hal ini, pihak bank akan memanfaatkan bantuan LPS atau lembaga penjamin simpanan. Proteksi yang diberikan pun tidak terbatas oleh kehilangan uang saja, namun juga sebagai jaminan pengganti dana apabila bank mengalami kebangkrutan.

2. Pendapatan Per Tenor

Keuntungan deposito lebih dikenal karena adanya suku bunga yang diberikan. Gelontoran dana bunga dapat diberikan atau dicairkan secara langsung pada rekening deposit yang Anda miliki. Kuantitas dari keuntungan bunga sendiri dapat Anda nikmati dari setiap tenor yang telah disepakati oleh kedua belah pihak.

Katakanlah, meski deposit memiliki jangka waktu tertentu dan memiliki limitasi untuk penarikan, namun bunga dapat menjadi pendapatan pasif. Dengan cara menyetor kembali dan transfer ke rekening, bunga yang telah menjadi keuntungan rekening pun dapat dinikmati setiap kali waktu cair.

3. Risiko Rendah

Bisa dikatakan bahwa deposito menjadi investasi dengan risiko rendah. Dana yang Anda setorkan tidak akan terpengaruh dengan sistem pengelolaan ataupun pergerakan pasar saham. Hal ini tentunya berbanding terbalik dengan investasi di pasar saham. Bahkan kehadiran LPS juga membuat keamanan dana lebih terjamin.

Setelah mengenal pengertian deposito, cara membuka, jenis, dan keuntungannya, tentunya Anda dapat mempertimbangkan alternatif menabung yang satu ini. Bisa diambil garis merah bahwa opsi ini memberi opsi yang lebih aman dan kesempatan untung. Bahkan meski tidak ada bunga pun, deposito dapat dianggap sebagai tabungan pribadi dengan sarana instansi Bank terpercaya.

You may also like