Home Karier Memahami Apa Itu Cover Letter dan Perbedaannya dengan Curriculum Vitae

Memahami Apa Itu Cover Letter dan Perbedaannya dengan Curriculum Vitae

by Mas Abadi
Cover letter

Jika Anda ingin melamar kerja, tentunya Anda akan membuat dan mempersiapkan beberapa dokumen yang akan diserahkan ke perusahaan. Salah satunya yang tidak kalah penting adalah mempersiapkan dan membuat cover letter. Karena, tidak hanya CV saja yang harus Anda buat secara menarik dan berbeda. 

Cover letter juga menjadi bagian yang wajib ada ketika Anda hendak melamar pekerjaan. Cover letter adalah bagian paling tepat jika ingin mempromosikan diri kepada pihak perusahaan atau HRD. Bahkan, melalui cover letter yang dibuat bisa berdampak pada keyakinan rekrutmen untuk mengisi lamaran pekerjaan yang sedang kosong tersebut. 

Apa Itu Cover Letter? 

Cover letter merupakan surat atau dokumen yang akan Anda lampirkan saat melamar pekerjaan, biasanya akan diletakkan pada bagian depan. Melalui cover letter tersebut akan memberikan penjelasan mengenai diri Anda dan motivasi melamar pada posisi yang sedang dicari oleh perusahaan tersebut. 

Melalui cover letter ini juga membuat Anda akan lebih mudah dalam mempromosikan diri terkait dengan kompetensi dan kualifikasi yang dibutuhkan. Selain itu, adanya cover letter pada dokumen lamaran kerja akan membuat pihak perusahaan lebih mudah memahami dan mengenal spesifikasi diri Anda. 

Secara sederhananya, cover letter adalah bagian dari penjelasan diri terkait kebutuhan perusahaan yang akan dilamar. Dengan demikian, membuat pihak HRD akan jauh lebih mudah untuk melihat dan menyaring calon kandidat yang sedang kosong. Nantinya, cover letter ini menjadi perhatian untuk bisa lanjut ke tahap selanjutnya yaitu wawancara atau interview. 

Mengenal Isi Cover Letter

Untuk membuat cover letter sendiri tidak ada aturan baku atau khusus, namun dalam proses membuatnya memang harus memperhatikan beberapa bagian yang harus dicantumkan. Karena, tujuannya untuk membuat pihak rekrutmen bisa melirik dan tertarik terhadap lamaran yang Anda kirimkan tersebut. 

Pada dasarnya, proses pembuat cover letter itu memang terlihat lebih kaku dan formal dibandingkan dengan pembuatan CV. Untuk mempermudah Anda dalam memahaminya, maka ada beberapa poin yang harus dilihat, yaitu :

  • Data Diri 

Dalam tahap ini Anda harus mengisi data diri secara lengkap, mulai dari nama lengkap, alamat, no kontak aktif, email, dan lainnya untuk mempermudah pihak rekrutmen menghubungi. 

  • Nama Perusahaan dan Rekrutmen 

Tidak lupa juga untuk mencantumkan nama perusahaan dan pihak tim rekrutmennya, namun apabila tidak mengetahui nama spesifik rekrutmennya bisa digantikan dengan pihak HRD atau Personalia saja. 

  • Menjelaskan Terkait Lamaran 

Selanjutnya, proses yang harus Anda lakukan dengan menjelaskan mengenai darimana mendapatkan informasi pekerjaan, kenapa Anda cocok terhadap lamaran tersebut, apa saja kontribusi Anda terhadap perusahaan apabila diterima. Semuanya harus Anda cantumkan dan dibuat dengan bahasa yang sopan. 

  • Kalimat Penutup 

Terakhir apabila Anda sudah membuat beberapa kalimat yang efektif dan lugas, terakhir tidak lupa untuk mengucapkan terima kasih atas proses lamaran dan waktunya. 

Perbedaan Cover Letter dan CV 

surat keterangan usaha

Terkadang masih banyak beberapa lulusan, khususnya fresh graduate yang masih bingung dan tidak tahu terkait cover letter dan CV. padahal, kedua bagian tersebut sama-sama penting untuk Anda lampirkan ketika sedang ingin melamar pekerjaan. Apabila Anda mencantumkan dan melampirkan beberapa dokumen tersebut, maka peluang untuk lanjut akan terbuka lebar. 

Nah, apa saja sih perbedaan dari kedua surat atau dokumen tersebut? Simak penjelasannya

1. Cover Letter 

Surat lamaran yang memberikan penjelasan terhadap kualifikasi dan kompetensi secara singkat untuk ditujukan kepada pihak perusahaan yang dilamar. Biasanya dalam proses pembuatan cover letter sendiri tidak lebih dari satu halaman, karena beberapa bagiannya memang dibuat singkat dan padat dengan isi yang telah ditentukan. 

Dalam tahap ini, pelamar yang ingin membuat cover letter tinggal membuat paragraf pembuka, isi, dan penutup. Untuk tahapannya memang terlihat simpel dan tidak begitu sulit, namun masih banyak pelamar yang tidak begitu memperhatikannya dan melupakannya. Padahal, manfaatnya memberikan dampak yang besar untuk lanjut ke proses berikutnya. 

2. Curriculum Vitae (CV)

Mungkin untuk bagian ini sudah banyak beberapa lulusan baru yang telah mengenal dan membuatnya dengan beberapa konsep yang menarik. Tetapi, masih banyak juga yang sembarangan dalam membuatnya dan tidak jelas arah dari prosesnya. Secara umum CV itu harus mencantumkan berbagai kebutuhan secara lebih lengkap. 

Tentunya pihak pelamar harus memperhatikan beberapa poin ketika hendak membuat CV, mulai dari mencantumkan identitas diri secara lengkap, riwayat pendidikan, pengalaman kerja dan organisasi, serta objektivitas. Untuk lebih mudah dalam membedakannya, CV itu bagian dari data cover letter yang dikemas dan dibuat secara jelas dan padat. 

Kebutuhannya untuk mempermudah pihak HRD dalam mengetahui kualifikasi yang Anda miliki untuk proses lamaran kerja tersebut. 

Nah, itulah beberapa informasi terkait cover letter. Apabila Anda ingin membuat beberapa cover letter yang menarik, mungkin bisa melihat beberapa contoh yang ada di mesin pencarian. 

You may also like