Home Tabungan Mana yang Lebih Penting, Dana Darurat atau Tabungan Berjangka

Mana yang Lebih Penting, Dana Darurat atau Tabungan Berjangka

by Mas Abadi

Mungkin kamu sudah pernah mendengar istilah “dana darurat” atau “tabungan berjangka”. Kedua istilah tersebut terdengar sama, tapi sebenarnya memiliki makna yang berbeda. Jadi, mana yang lebih penting untuk kamu miliki?

Mengenal Dana Darurat

Dana darurat adalah uang yang disisihkan untuk digunakan dalam keadaan darurat atau keadaan yang tidak terduga seperti kehilangan pekerjaan, bencana alam, atau kebutuhan medis mendadak. Dana darurat ini sangat penting bagi kamu yang ingin mempersiapkan diri untuk menghadapi keadaan tidak terduga di masa depan.

Kamu tidak perlu khawatir jika tidak memiliki banyak uang untuk disisihkan sebagai dana darurat. Kamu bisa memulainya dengan menyisihkan uang yang bisa kamu terima setiap bulannya, lalu menambah jumlahnya secara bertahap. Dengan demikian, kamu akan terbiasa menyisihkan uang untuk dana darurat dan tidak merasa tertekan ketika harus mengeluarkan uang tersebut di kemudian hari.

 

Jangan lupa untuk selalu memantau dan mengevaluasi dana daruratmu secara berkala. Hal ini penting untuk memastikan bahwa kamu memiliki jumlah dana darurat yang cukup untuk menutupi kebutuhan darurat yang mungkin terjadi. Kamu juga bisa menggunakan aplikasi keuangan atau spreadsheet untuk membantumu mengelola dana daruratmu dengan lebih baik.

Jadi, dana darurat adalah uang yang kamu sisihkan untuk digunakan dalam keadaan darurat. Kamu bisa memulainya dengan menyisihkan uang yang bisa kamu terima setiap bulannya, lalu menambah jumlahnya secara bertahap. Selalu ingat untuk memantau dan mengevaluasi dana daruratmu secara berkala agar tidak kekurangan dana darurat di kemudian hari.

Apa Itu Tabungan Berjangka

Kamu mungkin pernah mendengar tentang tabungan berjangka, tetapi tidak tahu apa itu tabungan berjangka. Tabungan berjangka adalah jenis tabungan yang dianggap lebih aman dan memberikan keuntungan lebih besar daripada tabungan biasa. Kamu bisa membuka tabungan berjangka di bank atau lembaga keuangan lainnya yang menyediakannya.

Tabungan berjangka memiliki sistem yang sedikit berbeda dengan tabungan biasa. Kamu tidak bisa mengambil uangmu kapan saja seperti yang kamu lakukan pada tabungan biasa, tetapi kamu harus menunggu sampai jatuh tempo yang telah ditentukan. Jatuh tempo tabungan berjangka bervariasi tergantung pada jenis tabungan yang kamu pilih, bisa berkisar dari 1 tahun hingga bahkan lebih dari 10 tahun.

Keuntungan dari tabungan berjangka adalah kamu bisa mendapatkan bunga yang lebih tinggi daripada tabungan biasa. Bunga yang diberikan tabungan berjangka juga lebih stabil, tidak seperti bunga deposito yang bisa berfluktuasi tergantung pada kondisi ekonomi. Selain itu, tabungan berjangka juga dianggap lebih aman karena dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) hingga nilai Rp 2 milyar.

Meskipun tabungan berjangka memiliki keuntungan yang lebih tinggi dan lebih aman daripada tabungan biasa, kamu harus memperhatikan beberapa hal sebelum memutuskan untuk membuka tabungan berjangka. Pertama, kamu harus memastikan bahwa kamu bisa menyiapkan dana yang akan disimpan dalam jangka waktu yang lama, karena kamu tidak bisa mengambil uangmu sebelum jatuh tempo yang telah ditentukan. Kedua, kamu harus mempertimbangkan kebutuhan keuanganmu di masa depan, apakah tabungan berjangka sesuai dengan kebutuhanmu atau tidak.

Mana yang Lebih Penting, Dana Darurat atau Tabungan Berjangka

Kamu mungkin pernah mendengar tentang dana darurat dan tabungan berjangka. Kedua jenis tabungan ini memiliki tujuan yang berbeda, namun sama-sama penting untuk dipersiapkan. Tetapi, pertanyaannya adalah, mana yang lebih penting antara dana darurat atau tabungan berjangka?

Dana darurat merupakan uang yang disisihkan hanya untuk keperluan darurat saja, seperti biaya kesehatan atau ketika terkena PHK. Ini adalah sesuatu yang harus selalu ada dalam perencanaan keuanganmu. Jika kamu tidak memiliki dana darurat yang cukup, maka kamu akan terpaksa meminjam uang ketika terjadi sesuatu yang tidak terduga. Ini bisa menyebabkan beban finansial yang lebih besar di kemudian hari.

Sedangkan tabungan berjangka adalah uang yang disimpan untuk tujuan jangka panjang, seperti pendidikan anak, liburan, atau bahkan pensiun. Tabungan berjangka memiliki periode waktu yang lebih panjang daripada dana darurat, dan biasanya memiliki tingkat pengembalian yang lebih tinggi juga. Namun, tabungan berjangka juga memiliki risiko yang lebih tinggi dibandingkan dengan dana darurat.

Jadi, mana yang lebih penting antara dana darurat atau tabungan berjangka? Sebenarnya, kedua jenis tabungan ini sama-sama penting untuk dipersiapkan. Dana darurat akan membantu  menghadapi kebutuhan yang tidak terduga, sementara tabungan berjangka akan membantu  mencapai tujuan keuangan jangka panjang . Oleh karena itu, sebaiknya  mempersiapkan kedua jenis tabungan ini dengan sebaik-baiknya.

Jadi, jangan lupa untuk selalu mempersiapkan dana darurat dan tabungan berjangka sebagai bagian dari perencanaan keuanganmu. Dengan begitu, kamu akan lebih siap menghadapi berbagai kejutan yang mungkin terjadi di masa depan.

 

You may also like