Home Investasi Mana yang Lebih Menguntungkan, Investasi Reksadana atau Emas?

Mana yang Lebih Menguntungkan, Investasi Reksadana atau Emas?

by Mas Abadi

Saat ini berbagai jenis investasi sudah tersedia mulai dari investasi jangka pendek hingga jangka panjang. Berbagai jenis investasi dapat kamu pilih sesuai dengan kebutuhan. Jenis investasi yang sedang ramai digunakan oleh masyarakat saat ini adalah reksadana dan emas.

Keduanya merupakan jenis investasi yang rendah resiko. Bagi beberapa orang yang sudah berinvestasi mungkin mengetahui kelebihan dan kekurangan dari kedua investasi tersebut. Namun bagi para pemula tentunya sulit untuk mengetahui perbedaan diantara keduanya. Bagi kamu yang masih bingung mana yang lebih untung antara reksadana dan emas, berikut ini adalah penjelasannya!

Investasi Reksadana

Reksadana bisa diartikan sebagai suatu tempat yang digunakan oleh para investor untuk menginvestasikan dana atau modal yang dimiliki kedalam pasar modal. Cara kerjanya yaitu dengan membeli unit penyertaan reksadana. Jenis investasi ini tidak dikelola sendiri tetapi dikelola oleh para pihak yang sudah profesional atau biasa disebut dengan manajer investasi. 

Jenis Investasi Reksadana

Reksadana terdiri dari beberapa jenis yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Jenis-jenis reksadana yaitu :

  1. Reksadana Pasar Uang, pasti sudah tidak asing lagi ditelinga kita. Jenis investasi ini dikelola oleh seorang Manajer Investasi (MI). Cara kerja dari jenis investasi ini adalah dengan menginvestasikan uang sebesar 80% ke dalam pasar uang seperti deposito serta Sertifikat Bank Indonesia (SBI). Reksadana pasar uang juga menjadi salah satu investasi dengan resiko paling rendah.
  2. Reksadana Saham, merupakan salah satu jenis produk yang menginvestasikan uang kurang dari 80% ke dalam saham. Secara umum, jenis reksadana saham memiliki resiko yang tinggi namun keuntungan yang didapatkan juga paling besar diantara yang lain.
  3. Reksadana Campuran, cara kerjanya adalah menginvestasikan uang yang ada ke dalam obligasi dan juga saham. 
  4. Reksadana Pendapatan Tetap, jenis investasi ini adalah menginvestasikan sebagian uang ke dalam bentuk obligasi kemudian sisanya dimasukkan kedalam jenis investasi lain.

Investasi reksadana memiliki prinsip yaitu high risk, high return yang artinya semakin tinggi resiko maka semakin tinggi pula keuntungannya. Dari keempat jenis investasi tersebut, reksadana saham menjadi salah satu investasi yang memiliki resiko yang paling tinggi namun keuntungan yang didapat juga tinggi. Sedangkan reksadana pasar modal merupakan investasi yang paling aman dan rendah resiko tetapi keuntungan yang didapat relatif kecil. 

Keuntungan dari Investasi Reksadana

1. Mudah Untuk Dipelajari

Jenis investasi reksadana mudah untuk dipelajari. Kamu bisa langsung mendatangi lembaga khusus investasi untuk berkonsultasi mengenai pembelian produk reksadana. Kemudian kamu akan diarahkan oleh seorang manajer investasi yang nantinya akan membantu kamu dalam memilih serta mengelola investasi reksadana. Setelah melakukan pembelian, manajer investasi akan memberikan laporan mengenai perkembangan investasi kepada kamu di setiap bulannya.

2. Modalnya Terjangkau Serta Rendah Resiko

Salah satu keuntungan dari investasi reksadana adalah tidak memerlukan modal yang besar. Kamu dapat membeli produk reksadana yang sesuai dengan modal yang yang kamu miliki. Selain itu, investasi reksadana juga rendah akan resiko sehingga kamu tidak perlu khawatir.

3. Memiliki Penawaran yang Beragam

Investasi reksadana juga memiliki berbagai penawaran yang bisa kamu pilih. Terdapat 2 jenis penawaran yang tersedia yaitu reksadana konvensional serta reksadana syariah. Dengan begitu, kamu dapat menyesuaikan jenis investasi sesuai dengan kebutuhan dan keinginan kamu.

4. Pengelolaannya Profesional

Keuntungan selanjutnya yang bisa kamu dapat dari investasi reksadana adalah sistem kelolanya diatur oleh seorang manajer investasi yang sudah profesional. Manajer investasi tersebut akan membantu kamu dari berinvestasi dari proses awal hingga akhir. Kamu juga tidak perlu khawatir karena manajer investasi akan memberikan laporan perkembangan kepada kamu setiap bulannya. 

5. Dapat Diakses Melalui Online

Kemudahan dari investasi reksadana adalah dapat diakses secara online. Dengan begitu, kamu bisa mengakses investasi kamu kapanpun dan dimanapun. Untuk mengaksesnya, kamu bisa menggunakan aplikasi mobile banking dan juga internet banking.

Investasi Emas

Investasi emas merupakan jenis investasi yang sudah digunakan oleh orang-orang sebelum adanya instrumen investasi yang lain. Sebagian besar orang yang menganggap bahwa investasi emas merupakan jenis investasi yang paling menguntungkan karena prosesnya yang mudah dan praktis. Namun dalam investasi emas kamu harus memperhatikan kualitasnya. Jangan sampai kamu membeli emas yang berkualitas jelek. 

Untuk investasi emas, kamu bisa membeli Logam Mulia yang memiliki kadar kemurnian sebesar 99,99%. Kamu juga bisa membeli emas di PT Aneka Tambang (Antam) atau toko emas yang terpercaya yang sudah memiliki sertifikat keasliannya.

Keuntungan Investasi Emas

1. Mudah Untuk Dicairkan

Salah satu keuntungan dari investasi emas adalah kemudahannya dalam proses pencairan. Pencairan investasi emas tidak memerlukan waktu yang lama sehingga kamu bisa mencairkannya kapanpun saat kamu membutuhkannya. 

2. Memiliki Keamanan yang Tinggi

Keuntungan lain yang bisa kamu rasakan saat investasi emas adalah tingkat keamanannya yang tinggi. Melalui investasi emas, kamu tidak perlu khawatir akan terjadinya inflasi. Selain itu nilai pada emas cenderung stabil. 

3. Dapat Menjadi Alat Tukar

Saat terjadi suatu kejadian yang mendesak, kamu bisa menukarkan emas yang kamu punya. Seperti yang sudah diketahui, emas tidak akan terpengaruh jika terjadi inflasi sehingga kamu tidak perlu khawatir dengan nilainya. Hal tersebut tentunya menjadi salah satu keuntungan dari investasi emas.

Kesimpulan

Setelah penjelasan diatas, pastinya kamu sudah mengetahui kelebihan antara investasi reksadana dengan investasi emas. Keduanya memiliki keuntungan yang menjanjikan. Jika kamu memiliki dana yang cukup, kamu bisa berinvestasi keduanya. Reksadana yang minim akan resiko dapat dijadikan sebagai investasi jangka pendek. Emas yang tidak berpengaruh terhadap inflasi dapat dijadikan sebagai dana darurat jika sewaktu-waktu terjadi situasi yang mendesak. Intinya, kamu bisa memilih antara kedua investasi tersebut sesuai dengan kebutuhan kamu.

You may also like