Home Perencanaan Langkah Untuk Siapkan Dana Pensiun di Usia 30-an

Langkah Untuk Siapkan Dana Pensiun di Usia 30-an

by Mas Abadi

Mempunyai masa tua yang sejahtera dan tenang merupakan mimpi bagi semua orang. Tak ada siapapun yang ingin masa tua mereka dari segi kesehatan akan semakin buruk, tapi disisi lain masih dipaksa untuk menghadapi masalah keuangan. Kamu pun tentu menginginkan untuk bisa pensiun dengan sejahtera dikemudian hari. Tapi sudah sampai mana kamu memperjuangkan hal ini agar bisa mewujudkannya?

Ketika muda yang mana tenaga serta pikiran seseorang masih sangat baik, kamu memiliki banyak waktu serta kesempatan untuk menjalankan berbagai macam kegiatan serta pekerjaan untuk memperoleh pendapatan yang maksimal.

Maka dari itu, hendaknya kamu bisa mengoptimalkan masa muda dengan diisi oleh berbagai kegiatan, aktivitas yang positif serta menghasilkan agar bisa dijadikan sebagai bekal di masa akan datang.

Sejak muda seharusnya kamu sudah harus sadar untuk mempersiapkan semua hal untuk dapat mengisi masa pensiun nanti. Pastinya kamu juga ingin merasakan masa pensiun dengan hati yang senang, bahagia dan sehat. Nah, bagaimana agar bisa meraih masa pensiun yang sangat diimpikan tersebut? Berikut beberapa langkah untuk mempersiapkan dana pensiun sejak usia 30 an.

1.       Paksakan diri untuk Menabung dan Investasi

Dimulai dari sekarang, sesudah menyisihkan uang gaji untuk kebutuhan pokok, jangan lupa menyisihkan sebagian uang untuk ditabung. Menabung memang terasa sulit dilakukan apalagi masih di usia muda, akan tetapi kamu bisa memprioritaskannya sesudah mempersiapkan dana untuk kebutuhan pokok. Dengan seseorang menabung sudah terbukti dapat menjadikan mereka mampu memenuhi semua kebutuhan untuk dia pribadi dan keluarganya.

Bukan hanya menabung, kamu juga bisa melakukan investasi. Investasi merupakan salah satu cara untuk mendapatkan penghasilan secara pasif. Perbedaan dengan tabungan yakni bila investasi terdapat risiko di dalamnya. Menyiapkan dana untuk memulai berinvestasi yang aman merupakan pilihan paling bijak. Pada prinsip investasi, semakin besar imbal hasil maka semakin tinggi pula risikonya.

2.       Membuat Rencana Keuangan

Patinya sebagian besar orang masih merasa kesulitan ketika ingin mencatat semua bentuk transaksi keuangan dalam rumah tangga yang dijalani, seperti arus pemasukan serta pengeluaran. Layaknya seperti menjalani bisnis yang idealnya mempunyai catatan keuangan, kamu sendiri juga seharusnya membuat catatan keuangan rumah tangga untuk semua transaksi yang dilakukan, setidaknya untuk setiap satu bulan.

Dengan begitu, kamu mampu menekan pengeluaran yang rasanya tidak terlalu penting dan tabungan pun kemungkinan dapat bertambah. Rencana keuangan sendiri bisa menyadarkan kamu atas segala pengeluaran yang dilakukan dalam satu bulan, kamu juga bisa membaca lagi daftar belanja dengan mengurutkan dari yang paling diprioritaskan. Dari sanalah kamu bisa mengetahui mana yang harus dipangkas dan mana yang harus dibuang. Cobalah berhemat dari hal terkecil, sehingga kondisi finansial kamu akan lebih baik.

3.       Mulailah dari Sekarang

Terdapat tipe tipe orang yang mahir dalam menyusun perencanaan, tapi tidak kunjung mereka kerjakan. Kebiasaan berhemat serta menabung tak akan pernah bisa tercapai bila kamu terus menunda untuk menjalankannya. Tidak boleh kebanyakan berandai-andai tapi tidak ada aksi. Akan sangat bijak jika kebiasaan menabung kamu dimulai dari saat ini juga. etidaknya akan ada sekitar 2 sampai 10 persen pendapatan yang ditabung tiap bulannya untuk mempersiapkan dana pensiun sejak usia 30an.

4.       Segera Lunasi Semua Hutang

Saat ini orang yang hidup tanpa adanya utang dirasa mulai sulit untuk ditemukan. Apapun jenis hutangnya seakan menjadi bagian dari perjalanan hidup modern sekarang ini. Salah satunya berupa kartu kredit. Memiliki hutang yang tidak terkontrol dapat menjadi bagian kecerobohan keuangan kamu di masa lalu serta tentunya akan membuat kamu wajib mencicil utang tersebut.

Jika kamu mempunyai hutang, sebaiknya segera melunasi semua hutang yang ada. Utang dengan bunga paling besar mampu memangka penghasilan kamu setiap bulan. Maka, tak ada salahnya untuk kamu melunasi semua hutang ketika sedang mempunyai uang lebih.

Sekalipun harus berhutang, kamu bisa melakukannya untuk keperluan yang positif, yang berarti utang tersebut sifatnya produktif yang akan menghasilkan pendapatan yang nilainya melebihi jumlah bunga utang tersebut. Tentunya hal ini sah-sah aja, karena kebanyakan para pengusaha sukses, mereka juga berhutang untuk bisa terus mengembangkan usaha mereka.

5.       Menyiapkan Dana Darurat

Justru berada di usia muda, jangan lupa kamu mempersiapkan dana darurat, kamu harus menyiapkan tabungan serta mengikuti program asuransi agar dapat melindungi diri kamu dari kondisi darurat yang kapanpun dapat muncul tanpa bisa diprediksi. Dana darurat ini akan menjadi bala bantuan kamu ketika kondisi finansial sedang tidak stabil.

Dalam konteks mempersiapkan dana pensiun sejak usia masih 30 tahunan, selain memiliki tabungan darurat, sebagai seorang anak muda sudah seharusnya kamu mempunyai investasi, salah satunya melindungi dari lewat paket asuransi pilihan. Dengan begitu, masa pensiun kamu pun akan dijalani dengan rasa aman dan sejahtera.

You may also like