Home Tips Langkah Mudah Atur Keuangan untuk Karyawan Baru

Langkah Mudah Atur Keuangan untuk Karyawan Baru

by Mas Abadi

Para lulusan baru atau fresh graduate, umumnya akan saling bersaing untuk mendapatkan pekerjaan. Dan ada perasaan bangga yang luar biasa saat mulai meniti karir pertamanya. Bagaimana tidak ? Dengan ilmu yang sudah dipelajari selama ini, akhirnya bermanfaat dan mendatangkan penghasilan. Gaji pertama yang didapatkan pun tak jarang langsung digunakan untuk hal-hal sepele.

Kebiasaan tersebut tentu bisa berdampak buruk pada kondisi keuangan. Maka dari itu, dibutuhkan kemampuan untuk atur gaji bulanan agar tidak berantakan. Nah, untuk kamu yang saat ini masih bingung mengatur keuangan di awal-awal karirmu, ada beberapa langkah mudah yang bisa kamu coba nih ! Yuk, langsung saja simak ulasannya !

Cerdas Atur Keungan untuk Karyawan Baru dengan Beberapa Langkah Berikut Ini

  • Buat Anggaran Kebutuhan

Masing-masing orang pasti punya kebutuhan yang harus dipenuhi tiap bulannya. Dan kebutuhan itu tentu berbeda antara satu dengan yang lain. Nah, langkah awal yang bisa dilakukan yaitu membuat daftar kebutuhan bulanan. Usahakan dibuat dengan menggunakan skala prioritas.

Kamu bisa memulainya dari membuat daftar kebutuhan pokok seperti biaya makan sehari-hari, transportasi, dan keperluan rutin lainnya. Setelah itu, fokuslah dengan segala bentuk kewajiban misalnya  membayar cicilan, tagihan maupun utang. Sisanya bisa kamu perhitungkan untuk biaya hiburan dan alokasi tabungan. 

  • Hindari Sikap Konsumtif dan Impulsif

Memang tak ada salahnya menggunakan gaji pertama untuk membeli beberapa barang yang kamu inginkan selama ini. Tapi, kamu harus tahu mana yang benar-benar dibutuhkan dan mana yang termasuk keinginan sesaat. 

Tergoda untuk berbelanja itu hal yang wajar, apalagi banyak promo menarik seperti buy one get one, diskon dan cashback. Namun jika kamu terus menerus melakukannya, gaji bulananmu hanya akan habis untuk sesuatu yang sia-sia. Jadi, sebisa mungkin hindari sikap pemborosan agar kamu tidak menyesal di kemudian hari. 

  • Alokasikan untuk Tabungan 

Tanpa melihat berapa besar gajimu, menabung adalah sebuah keharusan. Langkah ini sangat efektif untuk mencapai tujuan-tujuan jangka panjang. Kamu juga lebih mudah berhemat sehingga pengeluaran bisa sesuai dengan yang sudah direncanakan. 

Banyak cara yang bisa dilakukan agar kamu terbiasa menabung secara rutin. Namun pada dasarnya, konsep menabung itu dilakukan dengan konsisten. Berapa pun nominal yang kamu sisihkan tiap hari, minggu, atau bulannya, semua  tergantung dengan kemampuan dan tujuan finansialmu.

  • Tambah Nilai Aset dengan Investasi

Buat kamu para karyawan baru, cobalah untuk mulai berinvestasi. Investasi sama halnya dengan menabung, namun bisa menambah nilai asetmu di masa depan. Kamu hanya perlu menanamkan sejumlah modal untuk membeli produk investasi dan bisa mendapatkan return dalam jangka waktu tertentu. 

Saat ini, ada banyak jenis investasi yang bisa kamu coba. Ada reksa dana, saham, obligasi, emas, dan masih banyak lagi. Masing-masing tentu menawarkan berbagai keuntungan dengan nilai return yang berbeda. Umumnya, semakin besar keuntungan yang akan kamu dapat maka resikonya pun pasti tinggi juga. 

  •  Tentukan Tujuan Finansial

Tanpa adanya tujuan finansial, kamu  pasti akan kesulitan untuk mengatur keuangan. Kamu sulit mengontrol keuangan dengan baik karena merasa tidak ada yang harus diperjuangkan. Alhasil, kamu cenderung memilih untuk selalu menghamburkan uang. Untuk menghindari hal itu, maka kamu harus punya tujuan finansial terlebih dahulu. Baik itu tujuan jangka pendek maupun tujuan jangka panjang.

Tujuan jangka pendek adalah sesuatu yang ingin dicapai dalam waktu dekat, misalnya membeli barang incaran atau mempersiapkan untuk liburan. Sementara tujuan jangka panjang lebih ke arah mewujudkan impian-impian yang besar, misalnya punya rumah, menyiapkan dana pendidikan anak maupun dana pensiun. Dalam hal ini, kamu jangan fokus pada jumlah nominal yang ingin kamu miliki tapi fokuslah pada tujuannya. 

  • Buatlah Rekening Secara Terpisah

Langkah terakhir kamu bisa membuat dua atau lebih rekening untuk memisahkan pengeluaran. Sebelumnya, kamu bisa gunakan metode budgeting seperti 50 persen untuk kebutuhan esensial harian, 30 persen untuk biaya hiburan, dan 20 persen sebagai dana darurat atau tabungan. Kamu juga bisa menggunakan metode lainnya, sesuaikan saja dengan kebutuhanmu.

Setelah itu, pisahkan sesuai kategorinya saat kamu sudah terima gaji bulananmu. Manfaatkan layanan digital banking sehingga kamu bisa dengan mudah melakukan transfer ke beberapa rekening yang sudah dibuat. Selain praktis digunakan, beberapa layanan digital banking saat ini bebas biaya admin transfer maupun admin bulanan. Dengan melakukan cara tersebut, maka uang yang sudah dibagi dalam beberapa kategori bisa digunakan sesuai alokasinya. 

Nah, itulah tadi langkah mudah yang bisa kamu terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dari penjelasan di atas, hal yang perlu digaris bawahi adalah penting bagi para karyawan baru untuk lebih melek finansial dan atur keuangan dengan baik. Karena itu termasuk langkah awal untuk mencapai kesuksesan di masa depan. 

You may also like