Home Perencanaan Langkah Cerdas Atur Keuangan Rumah Tangga

Langkah Cerdas Atur Keuangan Rumah Tangga

by Mas Abadi

Kehidupan sebuah rumah tangga tidak dapat lepas terhadap masalah keuangan. Hal tersebut dikarenakan dalam mengatur keuangan dalam rumah tangga bukanlah hal yang mudah. Membutuhkan sebuah cara dalam mengatur keuangan rumah tangga secara tepat supaya seluruh kebutuhan untuk keluarga dapat terpenuhi dengan baik.

Banyak faktor yang dapat mempengaruhi kondisi keuangan rumah tangga. Contohnya seperti kebutuhan primer yang perlu dipenuhi dan suatu keinginan yang bukan kebutuhan wajib atau hanya kebutuhan tambahan saja. Dalam mengatur keuangan dalam rumah tangga hal tersebut berlaku tidak hanya tanggung jawab dari satu orang saja. Baik itu sang suami atau istri, mereka memiliki peran penting terhadap keuangan rumah tangga tersebut.

Risiko apa saja yang dapat terjadi jika Anda salah mengatur keuangan dalam rumah tangga? Tentu saja dampaknya akan sangat buruk. Kesalahan mengatur keuangan dalam rumah tangga dapat saja berdampak terhadap keharmonisan sebuah keluarga. Maka dari itu, bagaimanakah cara untuk mengatur keuangan tersebut dengan tepat? Berikut ini langkah cerdas untuk mengatur keuangan dalam rumah tangga.

Memahami perbedaan antara kebutuhan dan keinginan

Cara dalam mengatur keuangan sebuah rumah tangga yaitu memahami perbedaan anatara kebutuhan dan keinginan. Jika sudah berumah tangga, pastinya terdapat kebutuhan wajib yang harus dipenuhi. Contohnya seperti kebutuhan untuk sehari-hari yaitu makan hingga biaya pendidikan jika sudah mempunyai anak.

Akan tetapi dalam melakukan praktik tersebut, keuangan dalam rumah tangga tentu saja tidak digunakan dalam kebutuhan wajib saja akan tetapi juga digunakan berbelanja suatu keinginan. Terkadang sebagian orang malah menggunakan dana rumah tangga mereka bukan untuk digunakan kebutuhan wajib melainkan hanya keinginan saja.

Keinginan tersebut sebenarnya belum tentu dibutuhkan. Contohnya saja seperti membeli gadget terbaru, membeli fesyen, liburan sampai berbagai barang yang bersifat tidak wajib dan semua keinginan tersebut dapat memakan banyak dana. Walaupun begitu, keinginan tersebut tidak dilarang agar dapat dipenuhi. Anda dapat saja menggunakan dana untuk digunakan dalam memenuhi keinginan tersebut namun setelah memenuhi kebutuhan primer.

Menghitung total pendapatan

Agar dapat mengatur keuangan dalam rumah tangga dengan efektif, langkah yang diperlukan yaitu menghitung total pendapatan masuk dalam setiap bulan. Pendapatan tersebut bukanlah penghasilan dari gaji bulanan, akan tetapi juga termasuk  juga insentif yang didapat ketika menerima upah ketika lembur dan juga keuntungan jika Anda menjalani suatu investasi.

Hal tersebut penting untuk dilakukan supaya Anda dapat mengalokasikan penghasilan tersebut untuk digunakan pada kebutuhan yang wajib dipenuhi. Ingatlah kembali jika hal pertama yang wajib dipenuhi yaitu kebutuhan primer. Dengan Anda menghitung jumlah pendapatan akan membuat Anda lebih mudah untuk mengatur keuangan dalam rumah tangga.

Membuat sebuah daftar pengeluaran

Membuat sebuah daftar pengeluaran untuk prioritas dalam setiap bulan dapat membantu Anda untuk mengatur keuangan dengan efektif. membuat daftar prioritas tersebut maka alokasi dan juga pengeluaran dana dapat menjadi lebih tertata.

Pengeluaran suatu rumah tangga yang termasuk dalam prioritas yaitu biaya untuk makan setiap hari, belanja dapur, biaya transport, tagihan listrik dan air, cicilan rumah atau kendaraan dan juga biaya pendidikan anak.

Selain dapat membantu dalam mengatur keuangan daftar tersebut juga menjadi sebuah pengingat Anda jika kebutuhan primer harus dapat selalu terpenuhi dan sisanya dapat dialokasikan pada kebutuhan sekunder.

Menyiapkan sebuah dana darurat

Cara selanjutnya dalam mengatur keuangan yaitu dengan mempersiapkan sebuah dana darurat. Ketika menjadi sebuah kehidupan dalam rumah tangga, tentu saja tidak akan berjalan dengan mulus sesuai dari apa yang direncanakan. Banyak hal dapat terjadi dari perkiraan sebelumnya.

Contohnya seperti terjadi sebuah musibah seperti terkena PHK, kecelakaan, sampai krisis pada ekonomi dengan skala yang besar. Jika salah satunya terjadi, menyebabkan sumber penghasilan dapat terganggu. Pada saat itulah manfaat dari dana darurat dapat dirasakan.

Cara untuk mempersiapkan dan darurat yaitu selain digunakan dalam memenuhi kebutuhan pokok, maka sisihkanlah sebagian penghasilan tersebut kedalam dana darurat. Jumlahnya juga relatif, Anda dapat menyisihkan mulai dari 10 hingga 30 persen pendapatan Anda. Ingat jika uang yang disisihkan tersebut untuk digunakan sebagai dana darurat yang hanya dapat digunakan pada saat keadaan mendesak.

Menjaga rasio pinjaman hutang

Dalam mengatur keuangan yang efektif sebenarnya langkah paling baik yaitu dengan menghindari meminjam uang atau hutang. Karena adanya suatu tagihan dan juga kewajiban dalam membayarkan pinjaman hutang dapat menambah beban dalam keuangan rumah tangga. Akan tetapi terdapat beberapa faktor yang membuat Anda harus berhutang.

Jika terpaksa untuk berhutang, maka gunakanlah untuk digunakan dalam memenuhi kebutuhan pokok yang belum dapat Anda penuhi pada waktu dekat, hal tersebut juga berlaku untuk cicilan rumah. Selain dari kebutuhan tersebut usahakan untuk tidak usah berhutang.

Selain daripada itu, hal yang wajib dilakukan dalam mengatur keuangan dengan baik yaitu menjaga rasio utang yang Anda miliki. Usahakan semaksimal mungkin untuk membayar tagihan tidak lebih dari 30 persen penghasilan Anda. Jika lebih dari 30 persen maka keuangan rumah tangga dapat terganggu.

You may also like