Home Perencanaan Kiat Sederhana Mengelola Uang Belanja Pas Pasan

Kiat Sederhana Mengelola Uang Belanja Pas Pasan

by Mas Abadi

Besar kecilnya sebuah gaji sering berpengaruh pada cara mengatur pendapatan ini sehingga Anda dapat terhindari dari yang namanya defisit finansial. Apalagi bila gaji Anda berupa pendapatan bulanan  atau fixed income yang tetap di tengah fenomena naik turunnya biaya kebutuhan hidup.

Bagi orang yang memiliki gaji rendah, tentu akan lebih kesulitan dalam menyimpan pendapatannya, yang akan dialokasikan ke beberapa pos keperluan, meliputi biaya kuliah, dana darurat, membeli mobil, dana pensiun dan masih banyak lagi.

Bahkan tak jarang mereka yang malah kehabisan uang di pertengahan bulan. Kondisi ini sangat mungkin terjadi karena tidak mampu mengatur pendapatan bulanannya dengan bijak untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Setiap keluarga tentu mempunyai rencana yang ingin dicapai di kemudian hari, misalnya berlibur, mempunyai rumah, mempunyai kendaraan, sampai membiayai pendidikan anak setinggi mungkin, serta dana pensiun. Nah, rencana seperti ini membutuhkan dana yang tidak sedikit, sementara mencari pendapatan tambahan bukan urusan yang mudah dilakukan.

Maka dari itu, Anda memerlukan beberapa cara dalam mengelola uang belanja dari gaji pas-pasan. Terkait informasi tersebut, silahkan simak penjelasan dibawah ini sampai habis.

1.       Melakukan Evaluasi Cicilan atau Biaya Rumah

Tidak sedikit masyarakat yang kesulitan dalam mengelola keuangan rumah tangganya sebab cicilan rumah seperti KPR telah memangkas sebagian besar pendapatan bulanannya. Sebaiknya angsuran rumah  atau KPR tidak lebih 25 persen jumlah gaji yang diterima setiap bulan.

Carilah KPR dengan tawaran cicilan terkecil, atau bila belum sanggup mengambil angsuran rumah, Anda bisa mencari kontrakan yang terjangkau. Tentu akan ada beberapa jenis kontrakan yang sesuai oleh kemampuan finansial Anda. Kuncinya yaitu Anda harus selalu mencari informasi terkait kontrakan atau KPR dengan cicilan terkecil.

Apabila mempunyai rumah sendiri, pastinya Anda bisa menyisihkan sedikit uang untuk menaruhnya ke tabungan atau sebagai dana investasi. Bila belum menikah, Anda bisa menyewakan sebuah kamar di dalam rumah untuk beberapa orang teman. Dana hasil dari menyewakan kamar ini dapat membantu Anda dalam membayar angsuran agar menjadi lebih ringan serta merupakan salah satu berinvestasi secara baik. Lewat cara ini, Anda bisa membayar angsuran rumah serta menyisihkan sebagian pendapatan untuk ditaruh ke investasi lain misalnya menabung dan menyimpannya sebagai dana darurat.

2.       Merencanakan Belanja Bulanan secara Matang

Situasi boros terhadap uang cenderung terjadi saat memakai uang untuk dapat mengikuti hawa nafsu atau keinginan semata, padahal sebuah keinginan tidak sama dengan kebutuhan. Metode terbaik dalam pemanfaatan gaji pas-pasan yakni dengan menyusun rencana belanja setiap bulan lewat  anggaran belanja yang tertulis dan sudah dipikirkan secara matang.

Belanjakanlah uang Anda sesuai rencana yang sudah disusun tersebut. Saat sudah waktunya akan membeli hal yang diperlukan, Anda sudah mempunyai anggaran tersebut untuk dibelanjakan. Akan tetapi, jangan sampai menggunakan dana melebihi jumlah anggaran sudah tersusun rapi, sebab uangnya sudah dialokasikan ke kebutuhan lainnya.

Merencanakan anggaran belanja bulanan dengan lebih tertata dan tertulis, yakni membuat daftar pengeluaran bulan menjadi dua jenis, berupa kebutuhan tersier dan kebutuhan primer.

Dimana kebutuhan primer seperti biaya makan, transportasi, biaya air, listrik, telepon, angsuran rumah, mobil, motor dan lain sebagainya. Sementara kebutuhan tersier berupa dana untuk belanja pakaian, liburan, anggaran untuk nongkrong bersama teman-teman dan masih banyak lagi.

3.       Menggunakan Kartu Kredit secara Bijak

Berbelanja atau melakukan transaksi memakai kartu kredit tentu sangat memudahkan dan seluruhnya bisa dibeli. Hadirnya kartu kredit adalah untuk bisa membantu pengelolaan keuangan seseorang, bila dapat menggunakannya dengan bijak, seperti memanfaatkan promo yang tersedia untuk mendapatkan produk yang diperlukan.

Akan tetapi kartu kredit pun bisa menjadi boomerang bagi penggunannya atau terjebak dalam  penumpukan utang yang berlebihan jika menggunakan secara sembarangan. Riset sudah memperlihatkan bahwa kartu kredit adalah cara termudah untuk menghabiskan uang, sebab selain uang yang dibelanjakan, ada pula beban bunga serta biaya admin yang secara otomatis akan memangkas.

Apabila Anda tidak dapat mengontrol penggunaan kartu kredit, disarankan untuk tidak memilikinya sekalian, bila Anda ingin hemat dan bisa menabung. Kebiasaan berbelanja memakai kartu kredit yang tidak teratur tentu akan mengakibatkan pemborosan serta mengancam kesehatan finansial Anda secara pribadi. Jangan sampai keharmonisan rumah tangga runtuh karena adanya hutang.

4.       Menghemat Pengeluaran dari Beberapa Kegiatan

Anda bisa melakukan beberapa kegiatan sekaligus agar dapat menghemat pengeluaran, misalnya membeli makan sambil menyelesaikan pekerjaan di luar kantor. Strategi ini sedikit banyaknya akan menghemat Anda untuk pengeluaran membeli bahan bakar dibanding melakukan perjalanan yang tidak efisien.

Caranya, sisihkan uang tersisa ke dalam rekening tabungan Anda secara berkala, dan bahkan jika rumah dekat oleh kantor, Anda bisa mengambil makan dan kopi ke rumah sendiri. Akan selalu ada cara agar seseorang bisa berhemat serta menabungkan uangnya, semuanya ada pada diri mereka sendiri.

You may also like