Home Investasi Investasi yang Mudah Dilakukan Oleh Ibu Rumah Tangga

Investasi yang Mudah Dilakukan Oleh Ibu Rumah Tangga

by Mas Abadi

Apabila biasanya yang kita ketahui seorang ibu rumah tangga identik hanya mengikuti arisan, baik itu arisan harian, bulanan maupun tahunan. Tapi apakah kamu tahu bila sebenarnya arisan ini tidak termasuk dalam investasi.

Karena ketika kamu memperoleh uang arisan jumlahnya tidak akan berkembang, jadi tidak ada yang namanya keuntungan di dalamnya. Berbeda dengan ketika kamu memilih untuk ikut investasi yang tepat.

Dimana nantinya bisa memperoleh keuntungan sesuai dengan jenis instrumen yang dipilih. Tapi apa ibu rumah tangga bisa berinvestasi? Tentu saja bisa dan ada instrumen-instrumen investasi tertentu yang cocok dan juga aman untuk pilih oleh ibu rumah tangga.

Investasi Bagi Ibu Rumah Tangga

Sebagai seorang ibu rumah tangga bukan berarti kamu tidak bisa berinvestasi. Karena pada kenyataannya berinvestasi ini tidak hanya dapat dilakukan oleh mereka yang memiliki penghasilan.

Apalagi di zaman yang sudah canggih ini modal awal untuk investasi juga tidak besar. Bahkan ada beberapa yang bisa dimulai dalam nominal yang kecil, nah berikut di bawah ini adalah beberapa instrumen investasi yang direkomendasikan bagi ibu rumah tangga.

Reksadana Pasar Uang

Rekomendasi investasi pertama yang cocok untuk ibu rumah tangga, yaitu Reksadana pasar uang. Karena memang jenis instrumen investasi ini terbilang mudah bagi mereka yang masih pemula dalam dunia investasi.

Kelebihan dari Reksadana sendiri adalah ketika kamu menyetorkan sejumlah uang untuk berinvestasi, kamu tidak harus mengelolanya sendiri. Sebab nantinya akan ada yang namanya manajer investasi di mana mereka akan membantu kamu untuk menjalankan dan mengelola dana investasi tersebut.

Ketika kamu memilih untuk berinvestasi pada instrumen Reksadana pasar uang tentunya kamu harus mengetahui bagaimana rekam jejak dari MI atau manajer investasi yang dipilih. Kamu perlu memastikan bila manajer keuangan tersebut memang sudah terdaftar dan diawasi OJK. 

Kebanyakan orang yang memilih jenis Reksadana ini biasanya mereka adalah orang-orang yang sedang mempersiapkan untuk kebutuhan jangka pendek seperti misalnya dana darurat biaya sekolah ingin membeli mobil atau kendaraan lain kemudian menikah dan tujuan-tujuan lainnya.

Keuntungan yang bisa diberikan oleh jenis reksa dana ini antara 5-10% per tahunnya tentunya besaran tersebut ditentukan oleh keadaan pasar uang dan sudah berapa lama kamu melakukan investasi.

SBN atau Surat Berharga Negara

SBN atau surat berharga negara adalah berkas atau surat berharga di mana ini diterbitkan pemerintah guna membiayai anggaran/ kebutuhan negara. Artinya ketika kamu memilih untuk berinvestasi pada SBN secara tidak langsung kamu telah meminjamkan sejumlah dana ke pemerintah untuk kurun waktu tertentu.

Sebagai gantinya, nantinya kamu bisa memperoleh keuntungan dalam bentuk kupon/ bunga obligasi. Investasi ini terbagi menjadi dua apabila dilihat berdasarkan dengan prinsip pengelolaannya, yaitu syariah dan konvensional.

Untuk konvensional sendiri produk SBN akan disebut dengan surat hutang. Di mana nantinya kamu sebagai investor berhak memperoleh bunga bulanan dan pemerintah akan membayarkan pokok di akhir periode.

Berikut adalah keuntungan yang dapat kamu peroleh ketika memutuskan berinvestasi di SBN, yaitu :

  • Mempunyai pajak yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan deposito
  • Keuntungan atau imbal hasil dari SBN lebih tinggi dibandingkan dengan deposito
  • Resiko yang ditanggung oleh investor lebih rendah
  • Dana akan lebih aman ketika terjadi fluktuasi pasar

Deposito

Rekomendasi investasi yang berikutnya bagi ibu rumah tangga, yaitu deposito. Instrumen investasi yang satu ini memiliki risiko yang rendah sehingga sangat direkomendasikan bagi kamu yang berprofesi sebagai IRT.

Dengan deposito kamu dapat menyimpan dana yang dimiliki di lembaga keuangan seperti bank dalam jumlah yang disepakati. Hanya saja kamu harus tahu jika Dana yang sudah masuk pada rekening deposito tidak bisa kamu ambil sewaktu-waktu, karena akan ada perjanjian penarikan dalam tempo tertentu biasanya antara 1-24 bulan.

Apabila ternyata sebelum waktu yang sudah kalian sepakati kamu memiliki niatan untuk menarik dana tersebut, nantinya kamu akan terkena penalti berupa sanksi pembayaran denda sesuai kebijakan dari bank tempat kamu berinvestasi.

Emas

Jenis instrumen investasi terakhir yang disarankan bagi ibu rumah tangga, yaitu berinvestasi pada emas. Sebenarnya memilih investasi yang satu ini sudah lama dilakukan oleh orang tua di zaman dahulu, karena mereka menganggap emas mempunyai nilai yang stabil ketika ingin dijadikan tabungan lalu bila sewaktu-waktu akan dijual tidak terlalu besar potongannya.

Tapi tahukah kamu bahwa sebenarnya jenis dari emas ini ada dua yang satu adalah emas perhiasan dan emas logam mulia. Keduanya mempunyai keuntungan dan kekurangan masing-masing. Emas perhiasan selain bisa dijadikan sebuah investasi juga tentunya menjadi aksesoris yang menunjang penampilan.

Tetapi emas perhiasan ini mempunyai biaya pembuatan di mana biaya ini bisa mencapai 15-20% dari total nilai emas tersebut. Selain itu bila kita melihat dari sisi kemurnian, emas perhiasan tidaklah 100% emas murni tetapi sudah dicampur dengan tembaga dan juga perak.

Hal ini tentunya sangat berbeda ketika kamu memutuskan untuk berinvestasi pada jenis emas batangan atau yang biasa disebut juga dengan logam mulia. Di mana kadar emas yang terdapat pada logam mulia tentu masih murni dan mempunyai kandungan hingga 24 karat dan 99,99% emas sehingga ini membuat nilai emas batangan jauh lebih tinggi dibandingkan emas perhiasan.

You may also like