Home Bisnis Instagram Ads dan Facebook Ads, Mana yang Lebih Baik

Instagram Ads dan Facebook Ads, Mana yang Lebih Baik

by Mas Abadi

Sebuah produk harus diiklankan demi mencapai target penjualan. Tak kurang saat ini para pebisnis memanfaatkan maraknya media sosial sebagai bagian dari sarana berbagi. 

Kecanggihan dengan fitur-fitur yang ada dapat dimanfaatkan pengguna untuk memasarkan produk. Media sosial yang memberikan kesempatan untuk pengguna sekaligus pemilik bisnis untuk melayangkan iklan adalah Facebook dan Instagram.

Keduanya memiliki fitur iklan yang secara maksimal dapat dimanfaatkan oleh pelaku bisnis. Namun, yang menjadi pertanyaan berikutnya adalah, mana yang lebih baik di antara keduanya. Media sosial mana yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Konten yang diproduksi

Secara garis besarnya, kehadiran instagram dan Facebook sama-sama sebagai media sosial yang saling berbagi momen. Facebook lebih menekankan pada tulisan. Jika konten yang akan kamu sebar dan iklankan lebih mengutamakan kekuatan tulisan, Facebook Ads lebih tepat. Bedanya di Instagram, kekuatan darinya adalah konten yang berbentuk visual. Desain dan grafis lainnya akan lebih masif dijalankan di Instagram Ads dengan tambahan caption sebagai keterangan.

Pada Facebook ruang untuk berbagai artikel berita, postingan web, dan konten tulisan lainnya lebih leluasa. Instagram memberikan ruang visual yang lebih diutamakan. Konten yang disebar lebih merupakan poin-poin yang sudah dirangkum. 

Saat kamu memposting sebuah konten, teks tautan yang ada pada caption tidak dapat diklik. Instagram akan membacanya sebagai teks bukan sebagai tautan. Beda dengan Facebook yang menyediakan in-caption links

Baik tidaknya antara Instagram Ads atau Facebook Ads bergantung bentuk konten yang akan kamu produksi. Orientasi pengguna akun Instagram akan lebih tertuju pada bentuk konten visual, buatlah konten iklan yang menarik pembaca dari segi warna latar, ukuran teks, sampai gambar lainnya. Pilihlah Facebook Ads kalau kamu lebih suka mengolah konten dari sebuah tulisan. Kemampuan copywriting berarti dalam hal ini sangat berguna. 

Untuk memasarkan iklan di kedua media sosial itu pun dapat dilakukan dengan membaca dan memahami alur yang digunakan masing-masing media sosial itu. 

Perbedaan Demografi

Kedua media sosial ini juga menawarkan demografi yang berbeda. Facebook Ads mampu menjangkau pengguna yang lebih luas dan segala usia. Memasang iklan di Facebook Ads akan mudah menemukan target pasar yang sudah kamu rencanakan. Tidak dapat pula kita batasi produk seperti apa yang lebih tepat masuk dalam Facebook Ads, sebab keberagaman audience. Tapi kamu dapat menspesifikasi target seperti apa yang kamu inginkan.

Instagram, seperti yang banyak kita ketahui lebih banyak digunakan oleh generasi muda. Media sosial yang memang masih tren sampai sekarang ini tidak terlalu digunakan oleh kalangan keluarga seperti pengguna Facebook. 

Dalam hal demografi ini, sebaiknya kamu sudah menemukan target pasar yang menurut kamu tepat untuk membeli produkmu. Jika produk yang kamu pasarkan bisa ke segala usia, Facebook lebih tepat untuk kamu pasangkan iklan. Lain jika produk yang kamu pasang adalah produk yang terkhusus pada rentang usia tertentu seperti remaja, Instagram lebih tepat. 

Kembali lagi, mana yang lebih baik di antara Instagram dan Facebook Ads lebih didasari target pasarnya. 

Jumlah Pengguna

Jika bicara soal jumlah pengguna di dunia antara Facebook dan Instagram, tidak dapat dipungkiri bahwa Facebook masih menjadi yang tertinggi. Melansir Meta Inc., pada tahun 2022 pengguna aktif Facebook sudah hampir berada di angka 3 miliar orang. Angka ini sebenarnya tidak terlalu jauh dengan Instagram yang dapat menggaet pengguna aktif sampai tahun yang sama sebesar 2 miliar orang. 

Spesifik lagi, pengguna aktif media sosial Facebook sebesar 43, 06 juta orang menduduki peringkat ketiga dunia. Instagram nyatanya lebih jauh dari itu, berada di angka 97,38 juta orang per Oktober 2022.

Kamu bisa mempertimbangkan sendiri apakah memilih beriklan di Facebook dengan total pengguna sekian memberikan dampak yang bagus atau malah Instagram mampu menjawab pertanyaan semacam itu. 

Hasil atau Engagement

Instagram lebih baik dalam hal mendatangkan engagement. Iklan yang dipasarkan di Instagram akan lebih berpotensi terjadinya transaksi. Iklan secara visual memang dengan mudah ditangkap oleh mata pengguna, tanpa perlu banyak menulis informasi ini dan itu. 

Instagram menduduki peringkat pertama dalam hal engagement. Facebook berada di urutan kedua. Walaupun tidak selalu berujung pada penjualan. Respons dari pengguna akun sudah menunjukkan engagement dari postingan yang diiklankan. Semakin banyak iklan yang dipasarkan, semakin baik pula engagement yang dihasilkan. 

Terlepas dari mana yang lebih baik antara Instagram Ads atau Facebook Ads, keduanya sama-sama memberikan kesempatan untuk pelaku bisnis mempromosikan produk dan jasanya. Pertimbangkan juga soal biaya iklan, Facebook memasang tarif di angka 14 ribu rupiah sedangkan Instagram 20 ribu rupiah. Kamu yang menentukan mana media sosial yang lebih masif. 

You may also like