Home Perencanaan Inilah Fungsi Manajemen Keuangan Dalam Perusahaan

Inilah Fungsi Manajemen Keuangan Dalam Perusahaan

by Mas Abadi
manajemen keuangan

Tujuan dari manajemen keuangan perusahaan yaitu untuk mengelola sebagian besar aktivitas manajemen. Manajemen keuangan merupakan tugas terpenting bagi CEO dan manajer. Seperti yang ditunjukkan dalam laporan keuangan, kita perlu mempertimbangkan hasil keputusan manajemen perusahaan mengenai arus kas, laba, dan posisi keuangan perusahaan secara keseluruhan. 

Hal tersebut disebabkan oleh kegiatan di semua bidang usaha mempengaruhi kinerja  perusahaan. Kegiatan pengelolaan keuangan wajib dievaluasi dan dikelola secara berkala oleh CEO dan manajer perusahaan supaya tujuan dari kegiatan pengelolaan keuangan dapat tercapai.

Data pada manajemen keuangan akan memperlihatkan uraian statistik ke CEO dan manajer yang bertujuan untuk mengevaluasi efisien dan efektivitas perusahaannya. Banyak bisnis memakai software keuangan sehingga CEO dan manajer dapat mengakses serta memakai teknik manajemen yang lolos uji untuk meningkatkan aktivitas produksi dari perusahaan nya. 

Dibawah ini ada beberapa fungsi manajemen keuangan di dalam perusahaan yang harus diketahui. 

1. Menjadi siklus kehidupan perusahaan 

Sebagian besar perusahaan mengalami arus kas negatif dan mengalami kerugian selama periode berjalan. Manajemen keuangan ada untuk mengatasi hal tersebut. Manajer perlu memastikan jika perusahaan mempunyai uang yang cukup untuk memberi upah karyawan dan pemasok, bahkan jika perusahaan mempunyai banyak kas keluar dibandingkan kas masuk di tahap awal pengembangan bisnis. 

Ini berarti pemilik perlu membuat perkiraan keuangan berdasarkan arus kas negatif yang akan dihasilkannya. Ini memberi Anda gambaran tentang berapa banyak modal yang Anda perlukan untuk membiayai bisnis Anda hingga semuanya berubah. Saat bisnis Anda mulai berkembang, tentunya memerlukan banyak uang tunai untuk mendanai pertumbuhannya. 

Anggaran dan perencanaan untuk keperluan keuangan menjadi hal yang sangat penting. Membuat keputusan untuk membiayai pengembangan dari kas perusahaan atau mengambil pinjaman bank menjadi keputusan yang harus dilakukan oleh manajer keuangan. Manajemen keuangan harus bisa menemukan sumber dana dengan biaya yang rendah, mengelola biaya modal modal, dan tidak mengabaikan leverage terlalu tinggi dengan mengajukan pinjaman yang berisiko tinggi. 

2. Mengelola kegiatan operasional normal 

Dalam kegiatan operasional normal, perusahaan atau bisnis menyediakan jasa atau produk, melakukan penawaran serta penjualan ke pelanggan, mengumpulkan hasil dan mengulang kembali siklus itu. Manajemen keuangan mengatur uang kas dengan efisien berdasarkan siklus tersebut. Hal ini berarti jika mengelola skala untuk omset persediaan barang, bahan baku, menjual produk atau jasa nya ke pelanggan, mengerahkan piutang tepat waktu dan mulai kembali dari siklus pertama dengan membeli bahan baku yang banyak. 

Sementara itu, perusahaan atau bisnis wajib membayar semua biaya dan tagihan. Semuanya pasti dibayar dengan kas dan membutuhkan strategi manajemen keuangan yang baik, sehingga dapat memastikan jika arus kas dapat mengalir dengan efisien. 

Adanya manajemen keuangan yaitu untuk menangani faktor eksternal yakni keadaan ekonomi yang goyah. Bisnis atau perusahaan harus membuat rencana untuk mempunyai likuiditas yang mencukupi saat dihadapkan dengan penurunan keadaan ekonomi. Apabila tidak, maka perusahaan atau bisnis dapat mengalami kebangkrutan sebab kurangnya uang kas untuk membiayai seluruh biaya operasional. 

3. Laporan kegiatan operasional perusahaan 

Setiap perusahaan atau bisnis memiliki tanggung jawab untuk memberikan laporan operasionalnya. Investor dan pemegang saham pastinya ingin mengetahui informasi mengenai keamanan investasi mereka. Sehingga manajer membutuhkan jenis laporan lain yang indikator kinerja dan performa nya mengukur kegiatan dari seluruh divisi perusahaan. 

Selain itu, untuk sampai ke tujuan manajemen keuangan ini, sistem wajib dibuat lengkap sehingga bisa memperoleh berbagai jenis laporan yang diperlukan oleh seluruh pemakai Laporan Keuangan (kreditur, pemegang saham, investor dan lainnya). 

4. Pelaporan, pembayaran pajak dan pengarsipan

Pemerintah pasti akan menarik pajak dari setiap bisnis atau perusahaan. Fungsi manajemen keuangan juga untuk mengelola dan membayar pajak perusahaan tepat waktu. 

Tips Membangun Rencana Manajemen Keuangan 

1. Cari sumber pendanaan yang jelas

Biasanya pemilik perusahaan memakai strategi bisnis untuk mewakili semua biaya operasi. Sementara itu, manajemen keuangan memberikan perhitungan untuk menerima dana awal. Pemilik bisa memberikan laporan pengelolaan keuangan kepada bank untuk memperoleh pinjaman dana.

2. Buat laporan anggaran 

Anggaran merupakan alat untuk sampai ke tujuan manajemen keuangan. Pemilik perusahaan memakai laporan ini untuk membuat “Peta jalan” yang dapat menguraikan semua pengeluaran di masa depan. Dari hal tersebut bisa memperlihatkan apakah perusahaan mengeluarkan banyak atau sedikit kas untuk proses produksinya. Manajemen keuangan perusahaan memungkinkan pemilik perusahaan dan manajer untuk mengevaluasi biaya yang ada dan menentukan untung dan rugi. 

3. Mengatur struktur modal

Perusahaan yang sukses memakai strategi manajemen keuangan untuk mengatur dan membuat struktur modal. Lalu, pemilik maupun manajer perusahaan biasanya memakai hasil keputusan dari manajemen keuangan untuk mendapatkan peluang baru atau membayar ekspansi operasional. 

Demikianlah, ulasan mengenai fungsi manajemen keuangan yang ada di dalam perusahaan. Semoga bisa menambah pengetahuan Anda ya! 

You may also like