Home Investasi Inilah Aset Kripto Terbaik yang Wajib Diketahui Investor Pemula

Inilah Aset Kripto Terbaik yang Wajib Diketahui Investor Pemula

by Mas Abadi
aset cryptocurrency

Investasi aset kripto ini sebenarnya sudah ada sejak lama, bahkan sebagian masyarakat Indonesia sudah mengenalnya. Namun, memang jenis investasi yang satu ini kurang diminati oleh banyak orang. Meskipun ada, tapi pasti masih dalam lingkup yang kecil, tidak seperti investasi saham yang saat ini tengah populer di Indonesia. 

Investasi aset kripto ini mulai hadir di kalangan masyarakat saat banyak orang yang mulai membeli bitcoin di belakangan tahun ini. Untuk Anda yang ingin memulai investasi ini, sebenarnya tidak masalah. Namun, ada hal yang sebaiknya Anda harus pahami seperti jika pada investasi ini Anda menyiapkan diri untuk merasakan dampaknya layaknya naik roller coaster. 

Mungkin saja dalam satu hari harga akan naik menjadi ribuan dolar, lalu di hari berikut nya turun sangat signifikan. Bisa kita ambil contoh pada Bitcoin, di tahun 2017 silam harganya sampai $ 14.000 per koinnya, dan di awal 2019 jatuh sangat jauh yaitu di angka $ 3.500 per koin. 

Namun, di awal tahun 2021 Bitcoin menjadi naik kembali ke angkat $ 20.000. Untuk itu, sebelum memulai untuk investasi aset kripto, Yuk pahami lebih dalam seluk-beluknya dan rekomendasi koin kripto terbaik! 

Resiko investasi kripto 

Sebelum berinvestasi dalam cryptocurrency, Anda harus tahu seberapa berisiko instrumen ini. Mengetahui risiko ini akan membantu Anda lebih berhati-hati untuk tidak mengambil tindakan yang salah. Ingatlah bahwa setiap kendaraan investasi membawa risiko, besar atau kecil. 

  • Pasar yang sangat berfluktuasi 

Fenomena naik turunnya nilai tukar  mata uang kripto dianggap sangat cepat. Nilainya dapat tinggi sekali, namun kemudian turun drastis. Seperti investasi ekuitas, investasi cryptocurrency mempunyai karakteristik risiko tinggi dan pengembalian tinggi.

  • Rawan hacker 

Kripto ini berbasis teknologi, sehingga investasi ini sangat rentan dan rentan terhadap serangan cyber. Sementara itu, peretasan merupakan risiko serius sebab akan sulit didapat jika kripto Anda hilang atau dicuri. Ada banyak laporan yang menunjukkan bahwa banyak pembeli kehilangan investasinya dengan meretas halaman khusus yang mencatat seluruh peretasan investasi cryptocurrency. 

  • Regulasi yang minim 

Regulasi mengenai cryptocurrency masih sangat baru di Indonesia. Sementara peraturan ini menetapkan legalitas investasi ini  di Indonesia, terdapat pula  beberapa ketentuan yang dapat menimbulkan risiko untuk klien. 

Sementara itu, salah satu peraturan yang menimbulkan kegemparan merupakan ketentuan jiwa bursa dapat mendaftar sebagai “calon pedagang fisik aset kripto” dan kemudian berlaku sebagai “pedagang fisik aset kripto” setelah maksimal 1 tahun. Bappebti dapat menolak permohonan setelah 1 tahun. 

Dalam hal penolakan berikutnya, status terdaftar harus dicabut dan aset kripto anggota dikembalikan/dipindahkan ke bursa lain.Proses pertukaran setelah 1 tahun  setelah pendaftaran dapat menyebabkan kesulitan untuk klien. Alasan untuk ini adalah bahwa klien harus mengatur transfer aset dan memastikan jika pasar tertutup memenuhi kewajibannya.

Rekomendasi aset kripto

  • Bitcoin 

Untuk saat ini mata uang kripto yang populer dikalangan masyarakat dan tidak asing lagi jika Anda mendengar yaitu Bitcoin yang ditemukan pada tahun 2018 silam, dan dirilis tepat saat krisis perekonomian global yang mengintimidasi perekonomian dunia. 

Bitcoin adalah koin kripto yang banyak sekali diperjualbelikan, bahkan hingga memiliki julukan sendiri yaitu “The King of Cryptocurrency”. 

Meskipun demikian, sekarang ini jumlah bitcoin bisa dikatakan sangat terbatas, hanya sekitar 21 juta saja. Nah, karena banyak permintaan, tidak heran bila jenis aset kripto yang satu ini terjadi peningkatan harga. Memang, dari pertama kali Bitcoin dirilis, Bitcoin membidik pasar global, peer-to-peer juga termasuk di dalamnya, digunakan sebagai digital cash dan lainnya. 

  • Ethereum

Selanjutnya, Ethereum yang menjadi mata uang pertama yang memiliki konsep smart contact dengan konsep ini, pengembang akan dapat memulai atau merilis aplikasi untuk smartphone atau komputer yang terdesentralisasi. Dalam jenis likuiditas, Ethereum menduduki urutan kedua lho. Karena itu, koin ini sering diperjualbelikan dan penarikannya juga bisa dikatakan sangat mudah. 

  • Ripple (XRP)

Ripple (XRP) juga menjadi salah satu mata uang yang berasal dari perusahaan Amerika Serikat. Lalu, Ripple didirikan memiliki tujuan memberikan cara yang lebih praktis untuk melaksanakan pembayaran lintas batas pada industri keuangan. Caranya yaitu dengan menghilangkan perantara untuk meminimalisir waktu biaya transaksi. 

  • Litecoin 

Sama halnya dengan lainnya, indikator bagusnya memiliki aset merupakan tingkat likuiditasnya yang tinggi. Nah, untuk hal cryptocurrency, Litecoin memenuhi indikator ini. 

Sekadar informasi, ada 84 juta Litecoin di pasaran. Tentunya bagi Anda yang merupakan investor yang belum berpengalaman, Anda masih ragu untuk berinvestasi. Belum lagi berinvestasi di cryptocurrency, mungkin berinvestasi di reksa dana pasar uang  belum berani. 

Nah, untuk melakukan ini, Anda bisa membaca dasar-dasar tentang berinvestasi dengan pembiayaan di platform peer-to-peer lending seperti Koin P2P milik KoinWorks, yang menawarkan berbagai solusi pengembangan dana dan berlisensi penuh serta diawasi oleh OJK. Pembiayaan di Koin P2P, Anda bisa mendapatkan pengembalian hingga 18 dengan modal awal minimal Rp 100.000 saja.

  • Bitcoin cash

Bitcoin Cash sendiri dibuat di tahun 2017, daripada Bitcoin, Bitcoin Cash merupakan mata uang kripto yang mempunyai keunggulan untuk menjalankan transaksi lebih mudah dan cepat. 

You may also like