Home Bisnis Ini Langkah Membangun Bisnis Kuliner Untuk Pertama Kalinya 

Ini Langkah Membangun Bisnis Kuliner Untuk Pertama Kalinya 

by Mas Abadi

Ketika wisatawan berkunjung ke suatu daerah, yang akan mereka jajal salah satunya adalah kuliner. Setiap daerah menawarkan kulinernya yang khas, cita rasa yang berbeda itu menggugah jiwa kuliner setiap orang ingin mencobanya, terlepas dari enak atau tidak. 

Mulai dari jajanan pinggir jalan sampai ke restoran dengan konsep yang beragam hadir memenuhi hampir sepanjang perjalanan. 

Mungkin ada sebagian kuliner yang sudah umum, seperti bakso, tetapi di daerah yang berbeda, akan memberikan rasa yang berbeda. Mulai dari kuahnya, komposisi, sampai harga. Sering kita temui bisnis kuliner yang sudah berumur puluhan tahun dengan mempertahankan cita rasa dan kualitas kulinernya. Soal harga, bagi penikmat bukan perkara yang diperhitungkan lagi. Kenikmatan dan kepuasan menyantap kuliner adalah yang utama.

Jika kamu adalah salah satu dari sekian orang yang pertama kali ingin membangun bisnis kuliner, sebaiknya perhatikan langkah-langkah berikut agar bisnismu dapat berjalan dengan baik.

Rencana Bisnis

Untuk membuka sebuah bisnis kuliner tidak asal buka begitu saja. Banyaknya jumlah bisnis kuliner yang ada di sekitar kita harus diantisipasi dengan membuat rencana bisnis. Kematangan konsep bisnismu bisa dimulai dari rencana bisnis ini. Kuliner yang akan kamu pasarkan akan memiliki target pasarnya sendiri. Dalam rencana bisnis, hal ini diperlukan. Kuliner apa yang akan kamu jual juga harus diperhitungkan. Jika kuliner yang kamu akan jual sudah dimulai oleh orang lain, carilah apa yang menjadi identitas dari bisnismu ini. Apa yang membedakan dari kuliner lainnya. 

Rencana bisnis sebagai pondasi kamu dalam membangun bisnis kuliner, apalagi untuk pertama kalinya. Jangan kecewakan dirimu sendiri dengan rencana bisnis yang tidak disiapkan secara matang. 

Pengelolaan Keuangan Bisnis

Faktor penting yang ada dalam bisnis dan dapat menentukan keberlangsungan sebuah bisnis adalah pengelolaan keuangannya. Bisnis kuliner juga membutuhkan modal yang relatif tergantung dari seberapa besar bisnis kuliner yang akan kamu bangun. Seberapa pun modalnya, kamu harus bisa memanfaatkannya sebaik mungkin. Buatlah catatan pengeluaran. Modal tersebut digunakan untuk keperluan apa saja, seperti membeli bahan baku, peralatan masak, dan kebutuhan lain. Berikut juga buatlah catatan pemasukan setiap bulannya. Dari situ kamu bisa melihat pada awal-awal permulaan bisnis, berapa selisih antara pemasukan dan pengeluaran bisnis kulinermu. Evaluasi setiap bulannya membantu bisnismu semakin berkembang. Jika kamu kewalahan, ajaklah rekan untuk membantumu mengatasi masalah pengelolaan finansial ini. 

Observasi Pesaing

Maraknya bisnis kuliner ini menjadi tren positif bagi kalangan pebisnis. Sebab, kompetitor akan berusaha memperbaiki kuliner yang mereka tawarkan. Sebelum itu, untuk memulai sebuah bisnis kuliner, lakukanlah riset kecil-kecilan terhadap bisnis kuliner yang serupa denganmu. Ketahuilah bagaimana penyajian dari makanan atau minuman yang mereka jual. Pengemasannya juga menjadi daya tarik bagi pembeli. Lihat dan perhatikan apa yang menjadi kekurangan dari bisnis kuliner kompetitormu. Dengan begitu kamu akan memberikan, awalnya, sebagai alternatif untuk kemudian menjadi pilihan terbaik dari bisnis kuliner yang semacam. 

Semisal jika kompetitormu belum menggunakan sistem pembayaran yang lebih terbarukan. Kamu bisa memberikan kemudahan pembayaran kepada pembeli. Jika yang kurang dari kompetitor adalah soal pelayanannya, kamu bisa mempelajari bagaimana seharusnya sebuah bisnis kuliner melayani pembeli.

Tetapkan Harga

Kadang kita masih bimbang, apakah harga yang kita letakkan pada sebuah menu terlalu mahal atau menurunkan harga pasar. Cara yang paling mudah untuk menentukan harga adalah meriset harga pasar pada jenis makanan atau minuman yang sama. Perhatikan juga harga pasar yang kamu lihat itu apakah sama kelas dengan yang kamu akan buat. Semisal nasi goreng di sebuah restoran tentu memiliki harga yang berbeda dengan harga nasi goreng di pedagang kaki lima. 

Lihat berapa rata-rata harga yang mereka tawarkan untuk seporsi makanan. Dari situ kamu bisa menyesuaikan dengan harga tersebut. Perbandingan dengan harga menu kompetitor tidak terlalu mahal dan tidak terlalu murah pula. Tambahlah sedikit perbedaan dari menu yang sama itu. Pastikan juga harga yang kamu tetapkan itu sudah dihitung berdasarkan modal yang diperlukan. Sehingga harga yang sesuai dengan berapa keuntungan yang akan kamu dapatkan. 

Beri Kemudahan Pelanggan

Maksud dari langkah ini adalah memberikan berbagai kemudahan dalam memesan kepada pelanggan. Ini juga merupakan bagian dari inovasi bisnis yang mendukung bisnismu cepat berkembang. Sertakan bisnismu di layanan pesan antar seperti ojek online, pembeli tidak akan kesulitan menjangkau tempat bisnismu untuk menikmati menu yang kamu tawarkan. Sistem pembayaran yang fleksibel juga menambahkan daya tarik di bisnis kulinermu. 

Lokasi yang Tepat

Perkara penting satu ini jangan sampai dilupakan. Lokasi sangat mendukung bisnismu yang baru mulai itu dapat berkembang dengan baik. Lokasi bisnismu yang dekat dengan pemukiman warga dan berada di pinggir jalan raya akan memudahkan calon pembeli. Akses yang mudah juga menjadi faktor penting untuk menentukan lokasi tempat bisnis.

You may also like