Home Perencanaan Ini Cara Atur Keuangan Untuk Para Generasi Sandwich

Ini Cara Atur Keuangan Untuk Para Generasi Sandwich

by Mas Abadi

Pada saat ini, banyak bermunculan istilah-istilah generasi yang diberi nama sesuai dengan tahun kelahiran atau kondisi dan keadaan seseorang. Salah satunya adalah Generasi Sandwich. Kondisi dimana kamu terhimpit oleh berbagai macam kebutuhan yang harus kamu tanggung disebut dengan Generasi Sandwich.

Secara harfiah, Sandwich adalah makanan berupa roti isi yang berlapis, menumpuk dan berhimpitan. Maka, cukup masuk akal jika seseorang dengan keadaan terhimpit disebut generasi sandwich. 

Meski sandwich adalah makanan yang enak untuk dinikmati, ternyata istilah ini berbanding terbalik dengan kedengarannya. generasi ini digambarkan sebagai masyarakat yang terhimpit oleh keadaan yang mengharuskan untuk bertanggung jawab atas seseorang, baik finansial maupun emosional.

Generasi sandwich ini terhimpit di antara dua generasi, yaitu generasi sebelumnya sebagai orangtua, dan generasi setelahnya sebagai anak. Mereka harus berkorban untuk dapat membiayai kedua generasi ini.

Termasuk dalam bagian dari generasi ini tentu bukan suatu hal yang bisa kamu pilih. Karena kondisi yang sulit ini tentu tidak akan menyenangkan. Jelas kamu harus menghindari berada dalam generasi ini. Penyebab paling besar dari fenomena ini adalah kurangnya kemampuan seseorang dalam mengatur keuangan.

Mengatur keuangan memang harus bisa dilakukan oleh generasi manapun. Tetapi kondisi terhimpit  inilah yang penting kamu perhatikantikan untuk  para generasi sandwich.

Mengatur Pendapatan

Hasil pendapatan yang kamu miliki  sebaiknya kamu alokasikan pada beberapa pos pengeluaran dengan beberapa skema yang bisa kamu atur. Sebaiknya kamu menggunakan 40 persen pendapatan untuk kebutuhan dan biaya hidup keluarga, 30 persen kamu pakai untuk pengeluaran konsumtif dan produktif, 20 persen untuk menabung atau investasi, dan 10 persen untuk pengeluaran yang tidak diketahui.

Kamu sebagai generasi sandwich yang membiayai orang tua juga bisa memasukan biaya untuk orangtua pada bagian produktif.Intinya skema tersebut bisa kamu modifikasi sesuai dengan kebutuhan yang kamu perlukan.

Dengan cara ini, kamu dapat mengontrol segala pendapatan yang kamu miliki. Sehingga tidak terjadi pemborosan yang tidak disadari Karena pengeluaranmu sudah dibatasi dengan skema tersebut. 

Memiliki Catatan Pemasukan dan Pengeluaran

Sangat penting untuk kamu dalam memperhatikan pemasukan dan pengeluaran setiap hari. Usahakan agar pengeluaran bulananmu tidak lebih besar dari gaji atau pendapatan yang kamu miliki. Hal ini dimaksudkan untuk membuat keuangan kamu lebih seimbang.

Pastikan kamu juga dapat prioritaskan pengeluaran yang dibutuhkan saja. Kontrol diri kamu untuk bersikap boros dalam pemakaian uang. Ingat, kalau tanggung jawab kamu bukan hanya diri sendiri.

Nah, dengan mencatat pemasukan dan pengeluaran kamu bisa melihat mana saja batasan pengeluaran dan berusaha menambah pendapatan.

Menabung

Kamu pasti sudah tahu kalau menabung mempunyai manfaat yang sangat baik untuk urusan keuangan. Menabung bisa membantu kamu untuk mengontrol keinginan berbelanja. 

Selalu sisihkan uang dari pendapatan yang kamu punya untuk ditabung. Uang tabungan ini bisa kamu gunakan apabila terjadi hal-hal mendesak yang tidak dapat dihindari di kemudian hari. Jadikan menabung sebagai hal yang wajib dilakukan

Penghasilan Tambahan

Jika memiliki waktu luang setelah melakukan pekerjaan utama, kamu bisa memanfaatkannya dengan mencari pekerjaan paruh waktu. Misalnya, kerjaan kamu di hari senin sampai jumat. Maka kamu bisa memanfaatkan waktu di hari sabtu dan minggu untuk pekerjaan tambahan.

Atau kamu bisa mengembangkan bisnis sendiri dengan modal minimum seperti menjadi reseller produk atau buka usaha jasa sesuai dengan kemampuan yang kamu punya.

Libatkan Keluarga Dalam Perencanaan Keuangan

Perencanaan keuangan harus lebih ditingkatkan lagi. Apalagi kalau kamu memiliki tanggungan keluarga. Pasangan dan anak-anak kamu harus terlibat dalam masalah keuangan ini. Mereka harus memahami kondisi ekonomi yang sedang kamu alami agar setidaknya meringankan kebutuhan yang tidak terlalu diperlukan.

Selain untuk memahami kondisi keuangan mu, keluarga juga dapat membantu kamu untuk ikut memutuskan rencana pengeluaran keluarga. Sehingga dengan begitu meringankan sedikit beban kamu.

Jangan sampai kamu menutupi masalah keuangan yang tidak stabil pada keluarga. sehingga mereka meminta lebih dari yang kamu mampu.

Menyiapkan Dana Pengsiun

Bukan pegawai negeri saja yang bisa memiliki dana pensiun. Kamu dengan pekerjaan apapun bisa memilikinya. Karena dana pensiun bisa kamu atur sendiri. Tenang saja, jangan memahami seolah dana pensiun itu harus besar, sehingga kamu tidak pernah memulai tabungan untuk pensiunan.

Mulailah menabung dari jumlah yang kecil, maka seiring berjalannya waktu kamu bisa meningkatkan jumlah tabungan. Cara terbaik untuk mempunyai dana pensiun adalah disiplin dalam investasi. Dengan kamu memiliki dana pensiun, kamu dapat mengurangi beban anak-anakmu agar tidak menjadi generasi sandwich karena membiayaimu.

Memang sulit berada pada kondisi generasi sandwich ini, tetapi kamu bisa mulai mengatur keuangan dengan cara-cara diatas secara maksimal. Mulai lah dari keinginan yang besar dan apa tujuan utama kamu mengatur uang. Lihat orang-orang yang kamu cintai agar tidak mengecewakan mereka.

You may also like