Home Perencanaan Sekilas Terkait Income Summary

Sekilas Terkait Income Summary

by admin

Untuk istilah dari kata “income summary” sendiri jika diartikan dari bahasa Inggris ke Indonesia itu berarti ringkasan pendapatan. Selain itu income summary memiliki 2 kata, yang mana kata tersebut memiliki 8 kata yang memiliki kaitan. Seperti, rugi, rugi kotor, iktiar rugi laba, rugi turunnya nilai persediaan, rugi penarikan kembali, rugi usaha, rugi pertukaran serta rugi penjualan investasi.

Sekarang ini banyak orang yang berkeinginan memiliki dan membangun sebuah usaha. Umumnya bagi mereka pemilik modal menengah ke bawah akan membuka usaha sendiri dari rumah. Sementara orang yang mempunyai modal besar akan membuka bisnis dengan skala besar, hingga membuka cabang.

Mereka yang memiliki keinginan membuka bisnis datang dari berbagai macam latar belakang. Seperti anak-anak muda, ibu rumah tangga, karyawan, sampai seseorang yang telah pensiun dari kerja kantoran.

Akan tetapi, untuk individu atau sebuah kelompok yang akan memulai bisnis harus memperhatikan beberapa faktor lain, salah satunya risiko dalam dunia usaha. Risiko tersebut menjadi faktor yang sangat penting dana perlu diperhatikan sebab bila tidak diperhatikan maka bisnis yang dijalankan bisa berhenti ditengah jalan.

Maka dari itu, sudah sepatutnya risiko bisnis perlu dikenali sebelum terjun di dalam. Nah, pada artikel tersebut akan membahas mengenai risiko usaha atau kerugian-kerugian yang dapat terjadi dalam dunia bisnis yang semuanya berkaitan dengan istilah income summary, dan kerugian-kerugian ini akan dirangkum sedemikian rupa. Untuk itu, simak penjelasannya sampai selesai.

Pengertian Resiko Usaha

Pelaku usaha tentunya harus mengenali perihal risiko usaha. Uaya ini sangat penting untuk diterapkan sebab dalam menjalankan sebuah bisnis akan selalu ada risiko yang menghantui. Tidak hanya itu, risiko usaha tak dapat lepas dari yang namanya sebuah bisnis. Hal ini dikarenakan dalam menjalankan sebuah usaha tertentu, disana akan dilakukan transaksi jual beli, entah itu berupa barang atau jasa.

Sementara, kata risiko sendiri berasal dari terjemahan bahasa Inggris yakni risk. Risk sendiri mempunyai arti sebuah hambatan, kegagalan, bahaya, kendala hingga kerugian.  Itu berarti risiko usaha bisa berarti sebuah hambatan yang bisa merugikan serta dapat terjadi kapanpun saat menjalankan usaha.

Risiko dalam menjalankan suatu bisnis umumnya akan datang dari berbagai hal, bisa dari hal yang sepele sampai hal yang sangat rumit. Kondisi ini pemicunya juga bermacam-macam, misalnya permasalahan yang dihadapi karyawan, tidak mempunyai sistem manajemen yang baik, dan berbagai permasalah lainnya.

Maka dari itu, apabila sudah mengetahui apa saja risiko usaha yang terjadi ketika sudah menjalankan bisnis nantinya. Sebaiknya Anda juga harus mengetahui tips untuk menghindari kerugian ketika mempunyai sebuah bisnis tertentu.

Tips Menghindari Kerugian Dalam Berbisnis

Tak selama usaha yang Anda miliki memberikan keuntungan. Kerugian yang akan Anda rasakan dalam menjalankan sebuah bisnis pun akan turut menghiasi perjalanan bisnis milik Anda. Terlepas dari kecil atau besarnya kerugian yang ada. Semuanya tentu akan mempengaruhi kesehatan finansial perusahaan Anda. Kondisi ini tentu dapat menimbulkan rasa khawatir dan kecewa bila bisnis yang dijalankan malah berhenti ditengah jalan.

Dibawah ini terdapat beberapa tips, agar Anda bisa menghindari dan mencegah kerugian dalam menjalankan usaha, antara lain:

  1.       Membangun Sistem Keuangan Yang Sehat

Laporan keuangan harus akurat, antara modal usaha, keuntungan, operasional dan lain-lain. Supaya Anda bisa mendeteksi lebih awal kemungkinan bila dihadapkan oleh kerugian, dengan begitu Anda bisa mengantisipasinya dengan strategi jitu dan dapat terhindar dari yang namanya kerugian.

Paling penting disini adanya sistem keuangan yang sehat. Anda perlu memisahkan mana uang pribadi dan mana uang perusahaan. Sebab bila uang tersebut tercampur tentu akan bahaya, kemungkinan Anda secara tidak sengaja menghabiskan uang perusahaan yang digunakan untuk kebutuhan pribadi.

  1.       Menyiapkan Anggaran Tak Terduga

Ketika usaha Anda menghasilkan laba yang terus mengalir. Jangan sampai semua pendapatan ini Anda habiskan begitu saja, apalagi untuk keperluan perusahaan yang tidak begitu penting. Penambahan alat-alat atau sejenisnya memang harus dilakukan jika memang diperlukan. Namun Anda pun perlu menyiapkan anggaran tak terduga. Sebab tak ada sebuah bisnis yang sama sekali tidak mengalami kerugian dalam sebuah periode kapanpun.

  1.       Menentukan HPP dengan Tepat

Menentukan harga pokok, dengan mengkalkulasikan seluruhnya dengan tepat serta memastikan semua dana yang dikeluarkan untuk sebuah produk dimasukkan ke harga pokok. Banyak orang yang tidak begitu menganggap pengeluaran kecil, seperti tagihan listrik, biaya parkir, bahan bakar kendaraan dan lain-lain. Maka dari itu, Anda harus lebih cerdas dalam memperhitungkan berapa nilai jual produk yang sesuai dengan pengeluaran Anda sehingga mendapatkan harga yang cocok untuk ditawarkan.

  1.       Evaluasi

Evaluasi merupakan upaya terbaik dalam menjalankan strategi pemasaran dalam sebuah usaha tertentu. Dengan melakukan evaluasi, Anda akan menemukan berbagai aspek kinerja yang harus diperbaiki hingga kegiatan-kegiatan hal-hal lain yang tidak begitu diperlukan, sebaiknya dikurangi atau bahkan dibuang.

You may also like