Home Perencanaan Harga Kebutuhan Semakin Naik, Ini Cara Siasati Keuangan Agar Tetap Stabil

Harga Kebutuhan Semakin Naik, Ini Cara Siasati Keuangan Agar Tetap Stabil

by admin

Seiring waktu, biaya kebutuhan hidup selalu mengalami kenaikan termasuk harga sembako serta biaya bahan bakar. Salah satu faktor penyebabnya adalah inflasi. Inflasi secara umum bisa diartikan sebagai kenaikan harga barang dan jasa secara terus menerus dalam jangka waktu tertentu. 

Lalu bagaimana cara untuk menyiasatinya? Hal yang dapat dilakukan adalah dengan mengelola keuangan dengan baik agar kondisi keuangan tetap stabil. Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat membantu kamu dalam mengelola keuangan meskipun harga kebutuhan terus naik!

  • Mulai untuk Berhemat

Cara pertama yang dapat kamu lakukan adalah mulai berhemat. Kamu bisa melakukan penghematan pada pengeluaran yang tidak penting contohnya seperti mengurangi atau menghentikan kebiasaan belanja barang-barang yang tidak digunakan atau dibutuhkan.

Dengan mengurangi segala pengeluaran yang tidak penting maka kamu bisa berhemat dan bisa membeli kebutuhan pokok yang lebih penting.

  • Membuat Rencana Pengeluaran Uang

Cara selanjutnya yang dapat kamu lakukan adalah membuat daftar pengeluaran di setiap bulannya. Salah satu hal tersebut dapat membantu kamu mengetahui seberapa besar jumlah biaya yang perlu disiapkan. Selain itu daftar pengeluaran tersebut dapat digunakan untuk mengukur pengeluaran apakah seimbang dengan penghasilan yang kamu terima.

  • Membagi Daftar Pengeluaran

Setelah membuat daftar pengeluaran, kamu dapat membagi daftar tersebut kedalam 4 bagian besar yaitu :

  • Pengeluaran Secara Rutin

Pengeluaran rutin merupakan biaya pengeluaran yang berkaitan dengan kehidupan, rumah tangga, dan harus dipenuhi oleh individu setiap bulannya contohnya seperti makanan, belanja bulanan, biaya listrik, biaya air, biaya telepon, bahan bakar dan lain-lain. Kamu dapat memisahkan biaya pengeluaran tersebut dengan amplop khusus ataupun menyiapkan rekening tersendiri untuk setiap pengeluaran rutin. Dengan begitu segala pengeluaran dapat tercatat dengan baik.

  • Pengeluaran Secara  Tidak Rutin

Pengeluaran ini berkaitan dengan kebutuhan pribadi dan tidak harus dipenuhi kebutuhannya setiap bulan. Misalnya seperti biaya untuk perawatan tubuh, biaya untuk melakukan hobi, pergi ke salon, dan lain-lain. Untuk mengurangi peningkatan daftar pengeluaran ini, kamu dapat mencoba menahan diri untuk tidak berbelanja supaya bisa fokus dengan pengeluaran yang lebih penting.

  • Pengeluaran Produktif

Pengeluaran produktif adalah biaya pengeluaran yang dapat memberikan manfaat bagi kemajuan diri sendiri ataupun penghasilan, contohnya seperti  biaya pendaftaran pelatihan, biaya pendaftaran seminar, membeli buku motivasi dan lain-lain. 

  • Pengeluaran Tidak Produktif

Sesuai dengan namanya, jenis pengeluaran ini tidak memberikan manfaat bagi kemajuan diri sendiri ataupun penghasilan contohnya seperti menonton film, pergi ke café, dan lain sebagainya.

  • Menyisihkan Pendapatan Untuk Dana Darurat

Disaat harga kebutuhan sedang naik, penting bagi kamu untuk memiliki dana darurat. Dana darurat dapat kamu gunakan sebagai bantuan disaat kamu mengalami kejadian yang tidak diinginkan. Contohnya untuk biaya pengobatan keluarga kamu yang sakit, biaya untuk perbaikan kendaraan yang rusak, dan lain-lain. Dengan adanya dana darurat, kamu siap menghadapi berbagai resiko yang mungkin terjadi. 

  • Memanfaatkan Promo dan Diskon

Saat harga kebutuhan sedang naik, tidak ada salahnya kamu memanfaatkan promo atau diskon yang tersedia. Kamu bisa mendapatkannya di minimarket ataupun marketplace yang tersedia seperti shopee, tokopedia, dan lain-lain. Terdapat diskon, cashback, special price dan berbagai promo lainnya yang dapat kamu pilih. Usahakan pilih yang menguntungkan supaya kamu bisa mendapatkan harga termurah untuk membeli berbagai kebutuhan. Hal penting yang perlu diingat adalah beli kebutuhan yang benar-benar diperlukan.

  • Melakukan Perbandingan Harga

Berbelanja dengan tergesa-gesa biasanya selalu mengakibatkan penyesalan diakhir. Tidak hanya berpotensi mendapatkan harga jual yang lebih mahal, belanja tergesa-gesa juga bisa membuat kamu salah dalam mengambil keputusan dan pada akhirnya kamu belanja barang yang tidak tepat. 

Untuk menghindari hal tersebut, kamu harus cermat dalam berbelanja. Sebelum belanja, kamu dapat melakukan perbandingan harga antara satu toko dengan toko lainnya. Hal tersebut bertujuan untuk mendapatkan harga terbaik dan paling menguntungkan buat kamu. Jadi ketika ingin belanja offline maupun online, kuncinya adalah membandingkan harga terlebih dahulu baru membeli agar pengeluaran kamu menjadi lebih hemat.

  • Mengurangi Penggunaan Kartu Kredit

Jika kamu memiliki tagihan kartu kredit, segeralah untuk melunasi tagihan-tagihan tersebut. Jika kamu tidak segera membayarnya, tagihan tersebut akan dikenakan bunga setiap setiap dan pastinya akan memberatkan kamu kedepannya. Oleh karena itu, kamu harus berhati-hati dalam penggunaan kartu kredit. 

  • Menyisihkan Pendapatan untuk Investasi

Jika kamu masih memiliki dana lebih, jangan ragu untuk berinvestasi. Kamu dapat berinvestasi dengan cara menambahkan aset misalnya seperti membeli peralatan atau perlengkapan rumah, merenovasi rumah, dan lain sebagainya. Kamu juga berinvestasi dengan beberapa layanan yang tersedia seperti saham, reksadana, obligasi, ataupun instrumen lainnya.

Itulah beberapa cara dalam mengatur keuangan disaat harga kebutuhan sedang naik. Semoga artikel ini dapat membantu!

You may also like