Home Investasi Harga Bitcoin Hari Ini dan Faktor yang Mempengaruhinya

Harga Bitcoin Hari Ini dan Faktor yang Mempengaruhinya

by Mas Abadi
investasi degecoin

Hari ini harga Bitcoin 825.036.887 rupiah per tanggal 27 Oktober 2021. Kenaikan dari mata yang kripto yang satu ini memang membuat kita semua deg-degan. Namun, ternyata banyak juga penasaran dengan trading Bitcoin. 

Mengutip dari lifepal.co.id, pasar aset kripto mempunyai ketahanan walaupun beberapa kali terjadi gempuran dari regulator di beberapa waktu yang lalu. Misalnya pemerintah China yang pada beberapa minggu kemarin menegaskan keadaan regulator yang melarang seluruh transaksi menggunakan mata uang kripto di China. 

Namun, disisi lain, baru-baru ini pemerintah Inggris juga melarang operasional sebuah perusahaan perdagangan aset kripto, yaitu Binance Market Ltd di Inggris. Meningkatnya harga mata uang kripto ini dibarengi dengan harga aset kripto lainnya. Seperti harga dari Ethereum, meningkat jadi 1,22%. 

Faktor yang mempengaruhi harga Bitcoin 

BTC yang merupakan kode perdagangan dari Bitcoin ini hanya diperjualbelikan pada bursa berjangka dengan aturan dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). Terdapat kenaikan harga yang sangat signifikan menjadikan pemerintah belum ingin mengakui Bitcoin sebagai instrumen pembayaran yang sah. 

Untuk Anda yang masih penasaran dengan Bitcoin, ada baiknya cari tahu lebih dalam tentang berbagai faktor yang dapat mempengaruhi pergerakan dari mata uang kripto yang satu ini. 

  • Permintaan pasar 

Bitcoin digadang-gadang menjadi emas digital sebab persediaannya sangat terbatas. Dari awal telah ditetapkan bila jumlah Bitcoin yang akan dilepas ke pasaran hanyalah 21 juta keping saja. Hukum ekonomi yang valid sederhana saat permintaan meningkat maka otomatis harganya juga menjadi meningkat, dan begitu juga sebaliknya. Permintaan pasar ketika trading yang menjadi faktor tinggi nya harga Bitcoin. 

  • Fungsinya menjadi instrumen pembayaran 

Menjadi sebuah informasi, di sejumlah negara sudah menerima Bitcoin menjadi instrumen pembayaran. Umumnya, Bitcoin ini dapat dipakai untuk membayar apartemen, di restoran dan sejenisnya. Semakin laris manis Bitcoin menjadi instrumen pembayaran, maka nilainya juga menjadi sangat tinggi. Untuk periode Januari hingga MEI 2018 saja, nilai dari Bitcoin yang ditransaksikan ini hingga US$ 100 miliar. 

  • Isu buruk 

Sama hal nya dengan saham, Bitcoin juga rentan sekali dengan sentimen negatif dan isu buruk. Misalnya saat tersebar rumor Bitcoin mengenai transaksi ilegal terorisme. Maka, pasar menjadi menurun minat nya sehingga berefek ke harga yang ikut turun juga. 

Turunnya harga Bitcoin sebab efek dari isu negatif telah ditunjukkan selama setahun terakhir. Nilai dari mata uang digital ini telah anjlok hingga 70% selepas naik secara gila-gilaan. Menurut Tom Lee dari Fundstrat, ini disebabkan adanya ketidakpastian peraturan, kekhawatiran penetapan harga, dan sentimen pasar yang menekan cryptocurrency.

  • Kebijakan pemerintah 

Bitcoin tidak berhubungan dengan pemerintah mana pun, tetapi dapat dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah. Apalagi jika politik berasal dari negara yang besar dan berpengaruh. Misalnya, saat China membuat Bitcoin ilegal. Oleh karena itu, Bitcoin kehilangan nilai, khususnya dalam transaksi yang berhubungan langsung dengan China.

Kelemahan dari Bitcoin 

  • Resiko yang sangat tinggi 

Nilai Bitcoin dan koin lainnya dapat meningkat ratusan persen tak terbatas. Tetapi, risiko penurunan nilai juga tidak terbatas. Investor dan pedagang yang mendapat untung kemarin bisa rugi dengan membeli dan menjual aset kripto. 

Lain halnya dengan berinvestasi di pasar modal misalnya saham dan reksa dana ekuitas. Di Bursa Efek Indonesia, batas pengurangan persediaan harian yaitu 7%, dan sistem penolakan otomatis akan segera diaktifkan. Jika penurunan terjadi selama beberapa hari, otoritas bursa juga dapat memerintahkan penghentian  sementara (suspensi) perdagangan untuk membatasi kerugian investor ekuitas atau dana ekuitas.

  • Tak terdapat badan otoritas 

Hal ini pastinya tidak terjadi pada saham dan trust investasi yang diatur oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). OJK dapat mengeluarkan peringatan jika persediaan bergerak tak wajar atau jika perusahaan melanggar aturan. Dana investasi non-regulasi dan manajer investasi pun  dapat dikenakan sanksi OJK. 

Sekarang, Bappebti Kementerian Perdagangan dan Perindustrian hanya mengawasi  aset  kripto yang bisa dijual belikan dengan pedagang kripto Indonesia. Bappebti mengakui hingga 229 cryptocurrency yang dapat diperdagangkan di Indonesia, dan saat ini terdapat 13 perusahaan perdagangan aset crypto yang terdaftar di Bappebti.

Nah, sekarang ini setelah Anda mengidentifikasi kelemahan atau risiko aset kripto ini, Anda harus mempertimbangkan kembali investasi Anda dalam aset digital ini sebagai investor yang bijak. Anda juga dapat memilih investasi yang berisiko rendah misalnya reksa dana.

Reksa dana merupakan kumpulan dana investor yang diatur oleh perusahaan manajemen investasi dan termasuk dalam aset keuangan seperti obligasi,saham, dan pasar uang. Reksa dana ini menjadi investasi resmi yang secara langsung diawasi oleh OJK. Jangan sampai Anda mengambil langkah yang salah dan mengalami kerugian. 

You may also like