Home Karier Contoh Inovasi dalam Bidang Pendidikan

Contoh Inovasi dalam Bidang Pendidikan

by Mas Abadi

Berkembang pesatnya teknologi akhir-akhir ini ikut mendorong dunia pendidikan untuk terus berinovasi. Penggunaan platform-platform baru sebagai sarana dan prasaran pendukung proses pembelajaran juga banyak dilakukan.

Terutama penggunaan platform digital yang sebelumnya jarang digunakan kini mulai diuji coba penerapannya. Bahkan dalam prateknya ada beberapa metode dan penggunaan platform baru yang mampu menggeser cara-cara lama.

Inovasi penerapan metode-metode baru sebagai sarana penunjang aktivitas belajar-mengajar menawarkan banyak keunggulan. Ada yang menawakan kecepatan, biaya yang murah, hingga fitur-fitur canggih yang sebelumnya jarang dimanfaatkan dalam dunia pendidikan. Inilah beberapa contoh dari inovasi-inovasi tersebut.

Bentuk-Bentuk Inovasi dalam Dunia Pendidikan

  • Kelas Maya

Semenjak dunia dilanda pandemi covid-19, eksistensi pembelajaran di dalam kelas secara tradisional semakin dipertanyakan. Hal ini memunculkan perhatian terhadap penggunaan Kelas Maya sebagai alternatif penyelenggaraan kegiatan belajar-mengajar.

Konsep utama dari Kelas Maya adalah membuat lingkungan belajar yang dapat diakses kapan pun dan dari manapun tanpa harus menuntut adanya pertemuan tatap muka secara langsung.

Para pengajar hanya tinggal menyediakan materi dan bahan ajar secara digital yang diunggah dan dibagikan lewat internet, sehingga peserta didik bisa fleksibel mengakses dan mengunduhnya.

Dalam perkembangannya saat ini sudah banyak penyedia jasa layanan untuk membangun sebuah Kelas Maya. Hanya saja dibutuhkan hardware dan software yang mumpuni untuk membangunnya.

  • Pembelajaran Berbasis Android

Penggunaan sistem Android kini semakin semakin umum di masyarakat kita. Saat ini juga telah banyak sekolah-sekolah di Indonesia yang sudah mengembangkan metode pembelajaran berbasis Android. Banyak penelitian mengungkapkan kalau inovasi ini berdampak baik pada interaksi dan minat belajar para peserta didik.

Saat ini model pembelajaran tradisional dianggap membosankan sedangkan model ini menawarkan kemudahan akses secara instan dan dianggap mampu memantik kreativitas para peserta didik.

  • Buku dan Perpustakaan Digital

Mahalnya harga buku fisik di Indonesia sudah lama dikeluhkan para pembaca. Selain tidak disubsidi, bahan baku buku mulai dari lem, kertas, dan tinta juga masing-masing ada pajaknya. Hal inilah yang membuat harga buku menjadi tinggi, sedangkan kebutuhan bacaan sebagai sarana pembelajaran adalah hal yang mutlak. Karenanya alternatif akses pada bacaan digital dirasa sangat membantu dalam penyebaran pengetahuan di dunia pendidikan.

Meski tak semua buku digital bisa dimiliki secara gratis, tetapi ada opsi untuk meminjam buku secara digital. Selain pemerintah, sudah banyak juga penyedia layanan peminjaman buku lewat perpustakaan digital yang dikelola swasta maupun komunitas. Harapan kedepannya pemerintah juga ikut mendorong produksi buku-buku digital secara gratis dan terus mendorong pengembangan sistem yang lebih baik, agar akses ke bacaan semaikn mudah dan beragam.

  • Penggunaan Grup Media Sosial

Penggunaan grup dalam sosial media sebagai wadah diskusi kini semakin marak. Banyak komunitas yang memanfaatkan ruang grup untuk berbagi informasi dan tanya jawab demi saling meningkatkan pengetahuan. Selain itu grup media sosial juga menawarkan inklusifitas di mana para peserta di dalamnya bisa membuat simulasi perbincangan bak ruang publik.

Grup ini juga mulai marak digunakan untuk mendukung proses belajar mengajar selama masa pandemi. Selain penggunaannya yang mudah, hampir setiap orang sudah akrab danĀ  terbiasa menggunakan grup dalam media sosial seperti Whatsapp, Facebook, dan Telegram.

  • Komputasi Awan

Para pekerja lepas tentunya sudah tidak asing dengan teknologi komputasi awan seperti Trello, Google Drive, iCloud, dan sebagainya. Teknologi ini sejak dulu marak digunakan untuk menunjang aktivitas para pekerja yang bekerja dalam sebuat tim Penggunaannya dianggap dapat meningkatkan produktivitas, kecepatan, efisiensi, dan keamanan dalam mengejar deadline.

Konsep utama teknologi ini adalah gabungan antara teknologi komputer dengan pengembangan berbasis internet. Hal ini memungkinkan banyak komputer terhubung satu sama lain dan menjadikan internet sebagai server utamanya dengan maksud untuk mengelola bersama data penggunanya.

Komputasi awan kini marak digunakan untuk menunjang aktivitas belajar. Para peserta didik dapat memanfaatkan server bersama untuk menyimpan file dan mengakses materi pembelajaran dari pengajar. Sehingga progres pembelajaran bisa selalu dipantau.

  • Konferensi Video

Meski nantinya pandemiĀ  berakhir, kemungkinan besar konferensi video masih akan selalu dipakai dalam aktivitas pembelajaran. Selain karena bersifat interaktif dan cepat dalam menyampaikan pesan, konferensi video bisa digunakan secara masif dan serentak. Ini memudahkan seminar-seminar dan kuliah umum dengan jumlah peserta yang besar.

Konferensi video juga memudahkan untuk mengundang para ahli dan tamu sebagai pematri karena tanpa harus mendatangkan mereka secara langsung sehingga tanpa harus mengeluarkan biaya akomodasi dan sebagainya.

  • Podcast

Para penikmat podcast saat ini telah menjamur. Konten-konten podcast pun kini semakin beragam. Penggunaan podcast sebagai media pembelajaran bisa jadi salah satu inovasi yang populis dan akan banyak diminati. Bukan hanya untuk membantu penyebaran materi pembelajaran saja, tetapi bisa juga para peserta didik juga dilatih menjadi podcaster. Mereka bisa belajar bagaimana membuat konten-konten yang menarik sekaligus melatih skill berbicara dalam siaran podcast.

You may also like