Home Investasi Ciri-Ciri Investasi Bodong

Ciri-Ciri Investasi Bodong

by Mas Abadi

Pernah mendengar tentang investasi bodong? Dimana investasi ini biasanya akan meminta kepada para korbannya untuk menyerahkan sejumlah uang dengan dalih menanamkan modal usaha atau bisnis dari sebuah aktivitas tertentu yang belum terjamin keabsahannya atau bahkan tidak ada.

Dimana nantinya uang tersebut bisa saja dibawa kabur dan raib begitu saja tanpa ada kejelasan. Pada umumnya penipuan berkedok investasi ini akan menawarkan sejumlah keuntungan yang sebenarnya tidak masuk akal. Para pelakunya bahkan berani memaksa calon korban supaya mau memberikan sejumlah uang.

Minimnya pengetahuan seputar Investasi di masyarakat, membuat para pelaku menjadi lebih leluasa melaksanakan kegiatan seperti ini demi meraup keuntungan besar dari orang-orang yang berhasil mereka jerat dan ditinggalkan begitu saja setelah mendapatkan uang.

Jenis-jenis dari investasi bodong

Apabila melihat kerugian serta dampak yang didapatkan dari para pelaku investasi bodong, pastinya akan lebih baik jika Anda mengenali ciri-ciri dari investasi bodong adalah cara terbaik agar dapat menghindarinya. Tetapi sebelumnya Anda harus tahu dulu jenis-jenisnya, seperti berikut ini :

Investasi online ilegal

Pertama ada investasi online ilegal, dimana mereka tidak mempunyai izin edar dari OJK yang artinya tidak dapat dipastikan keabsahannya. Bila Anda ingin melakukan investasi melalui platform online tersebut ada baiknya untuk tidak melanjutkan  niat Anda tersebut, agar tidak berujung dengan hal buruk.

Contoh dari investasi online itu bisa berupa reksadana, emas, saham, P2P lending hingga valuta asing. Bila Anda tertarik ada baiknya untuk memeriksa terlebih dahulu, apakah aplikasi atau platform tersebut sudah mengantongi izin resmi dari OJK.

Arisan bodong

Jenis yang satu ini merupakan yang paling banyak atau sering terjadi. Dimana investasi ini biasanya berkedok arisan yang pastinya akan melibatkan banyak orang dan masing-masing dari mereka wajib menyetorkan sejumlah uang dalam nominal tertentu tiap bulannya.

Kemudian, pada umumnya arisan, siapa yang berhasil mendapatkannya maka harus melalui proses kocok terlebih dahulu. Namun, pada arisan bodong ini si bandar akan membawa kabur uang peserta sebelum pengocokan terjadi. Inilah yang dimaksud dengan arisan bodong, karena itu sebelum Anda ikut arisan ada baiknya mencari tahu dulu bagaimana kredibilitas dari bandar arisan.

Koperasi Bodong

Terakhir, adalah koperasi bodong. Metode yang digunakan oleh pelaku mirip dengan arisan bodong, yaitu pemilik koperasi akan mengumpulkan nasabah yang mau bergabung dan menyimpan uang mereka. Kemudian, nantinya si pelaku akan kabur dengan membawa dana tersebut. 

Ciri-ciri dari investasi bodong

Bila Anda sudah mengetahui mengenai jenis-jenis dari investasi bodong, selanjutnya Anda harus tahu ciri-ciri dari investasi tersebut agar dapat menghindari dan tidak tertipu. Berikut adalah ciri-cirinya :

Keuntungan yang ditawarkan tidak masuk akal

Pertama, yaitu keuntungan yang ditawarkan tinggi sehingga terasa diluar nalar. Dalam berinvestasi, mayoritas orang memang mencari keuntungan berlipat ganda, namun perlu diketahui bila perolehan tersebut haruslah logis dan wajar.

Sebab umumnya, perusahaan sekuritas yang legal akan menjelaskan bila investasi untuk jangka panjang keuntungannya antara 15-20%. Apabila perusahaan sekuritas itu menawarkan keuntungan melebihi persentase tersebut, Anda harus waspada dan curiga apalagi jika waktunya lebih singkat atau kurang dari 5 tahun.

Keuntungan didapatkan dalam jangka pendek

Kedua, yaitu keuntungan yang didapatkan bisa diperoleh dalam jangka yang singkat. Biasanya bila Anda berinvestasi dengan jangka yang pendek, maka resiko serta keuntungan yang didapatkan juga kecil atau rendah.

Namun, berkebalikan dengan investasi bodong. Anda akan ditawari keuntungan yang besar dalam jangka waktu pendek dan mereka akan mengatakan bila resikonya rendah. Jika, Anda memperoleh tawaran seperti ini, maka waspadalah dan sebaiknya cek ke OJK.

Perizinannya bermasalah

Salah satu syarat mutlak dari sebuah investasi adalah harus ada perizinan yang legal. Tentunya izin tersebut diperoleh dari OJK. Nah, tentunya untuk investasi bodong, mereka tidak mempunyai izin resmi yang dikeluarkan oleh OJK.

Karenanya, bila Anda ingin berinvestasi di perusahaan mana pun atau aplikasi apapun. Periksalah terlebih dahulu melalui website resmi milik OJK apakah nama dari perusahaan atau aplikasi tersebut tercatat dan mengantongi izin edar.

Penjualannya tidak resmi

Selanjutnya yang menjadi ciri-ciri dari investasi bodong adalah penjualannya tidak resmi atau melalui jalur yang seharusnya. Investasi yang legal pastinya akan melakukan jual beli sesuai jalur dan instrumen resmi, seperti reksadana, emas, saham dan lainnya.

Harus mencari nasabah

Ketika Anda mengikuti sebuah investasi dan mereka meminta Anda untuk mencari downline atau nasabah lain, maka kemungkinan besar itu adalah investasi bodong. Mereka akan memberikan iming-iming, bila berhasil merekrut akan memperoleh keuntungan yang lebih banyak.

Jadi, apabila ketika Anda bergabung dan mereka mengharuskan untuk mencari nasabah baru dan ini sifatnya adalah wajib, maka sebaiknya batalkan dan carilah yang lain sebelum terlanjur menyetorkan uang dalam jumlah besar.

Tidak transparan dalam pengelolaan dana

Investasi yang resmi dan sehat, pengelolaan dananya akan diserahkan kepada manajer investasi (MI), dimana mereka akan mengelolanya secara transparan dan jelas. Pastinya MI ini adalah satu perusahaan yang dipercaya oleh OJK.

Jadi, bila investasi yang Anda ikuti tidak mempunyai pengelola dana secara jelas dan juga transparan. Maka perlu dipertanyakan akan kemana dana investasi tersebut dialokasikan, bila ditanya pun mereka akan berbelit. Waspadalah dengan hal tersebut karena pengelolaan yang tidak transparan ini merupakan salah satu ciri dari investasi bodong.

You may also like