Home Bisnis Cara Ternak Ayam Bangkok

Cara Ternak Ayam Bangkok

by Mas Abadi

Tentu saja bagi pecinta sabung ayam, nama Ayam Bangkok sudah tidak asing lagi bahkan hampir di seluruh pelosok tanah air mengetahui jenis ayam ini. Seperti namanya yaitu, “Bangkok”, asal ayam ini memang dari Thailand dan, tentu saja, dicetak dan diakui sebagai ayam berkualitas sangat tinggi di antara berbagai ayam tempur lainnya. Ayam ini mempunyai sifat sabung ayam yang sangat kuat, mirip seperti ayam liar yang berjuang mati-matian untuk mempertahankan wilayahnya. Tentu saja di kalangan pecinta sabung ayam, nama Ayam Bangkok sangat populer hampir di setiap pelosok tanah air. 

Di sisi lain, persebaran ayam bangkok di daerah Indonesia sendiri baka dari daerah Tuban di Jawa Timur. Jenis ayam ini sering dipasangkan dengan ayam kampung. Meski memiliki darah campuran, ayam bangkok yang sekarang beredar di pasaran tetap mempertahankan bentuk dan sifat fisik dari ayam bangkok asli.

Beternak ayam jenis Bangkok tentu sedikit berbeda dengan merawat biji mangga, Vietnam, atau Burma. Peternakan unggas yang tepat di Bangkok diperlukan untuk memaksimalkan hasil. Ayam bangkok yang dirawat dengan baik, kualitas prima dan memiliki harga jual yang dapat mencapai harga tertinggi. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat beternak ayam bangkok, terutama yang asli atau impor. Perawatan yang tepat membuat ayam Anda tetap hidup. Karena itu, Berikut adalah cara ternak ayam Bangkok:

  • Memilih Indukan

Seperti halnya metode budidaya puyuh, keberhasilan pembiakan ayam bangkok ini membutuhkan pemilihan indukan yang memiliki kualitas bagus. Penjual ayam bangkok yang biasanya laris di pasaran, juga menawarkan ayam  dengan kualitas bagus. Pilih indukan dengan kriteria aktif, lincah, dan pasti sehat. Tidak memiliki cacat atau sakit. Kualitas bibit secara langsung dipengaruhi oleh kualitas induk dan faktor eksternal lainnya. Pilih inkubator atau pasangan ayam bangkok juara dengan kualitas terbaik.

  • Pemilihan Kandang

Secara umum, ada tiga jenis atau varietas yang biasa digunakan oleh kelompok peternak ayam bangkok untuk budidaya. Metode budidaya ayam bangkok berbeda dengan budidaya unggas lovebird, ada beberapa metode peternakan unggas Bangkok yang harus Anda ketahui sebelum memilih dan menerapkan peternakan unggas Bangkok ini. Hal tersebut seperti, lokasi kandang ayam ini harus memiliki jarak paling sedikit 5 meter dari jenis ayam lainnya. Pastikan struktur tanah untuk kandang ayam datar. Selain itu, siapkan juga  beberapa peneduh yang bisa mengatur sirkulasi udara dan  intensitas sinar matahari yang masuk ke peternakan unggas Bangkok. Bahkan jika hujan, saluran air akan mengalir lancar dan tidak tersumbat sehingga  air  tidak meluap di area kandang dan menjadi tempat nyamuk. Saya lebih suka daerah berumput. Pada dasarnya, ayam suka dengan rumput daripada serat makanan. Orientasi kandang Harus kearah matahari terbit dan sesuai dengan arah angin untuk menghindari penularan berbagai jenis penyakit yang berasal dari luar kandang. Jika memungkinkan, kandang tersebut harus diberi batas secara permanen dengan semen dan  batu bata. Jika Anda tidak memiliki anggaran dana atau tidak mampu, Anda juga dapat menggunakan kabel biasa  dan pagar bambu.

  • Pemilihan pakan dan perawatan bibit

Saat ayam bangkok betina sudah bertelur, Anda harus Menyiapkan kandang lainnya untuk telur atau anakannya. Metode ini mirip dengan cara beternak hamster. Saat telur ayam bangkok sudah menetas Anda wajib untuk memisahkan bibit tersebut dari indukannya. Perhatikan baik-baik benih ayam Bangkok ini. Dengan begitu, tentu saja Anda dapat menghasilkan ayam bangkok yang unggul dan jago saat bertarung. Hal selanjutnya yang perlu diperhatikan untuk melakukan perawatan pada anak ayam bangkok adalah terkait pemilihan pakan. Beberapa peternak percaya bahwa anak ayam harus diberi minum dengan baik 1-2 hari setelah lahir. Kebutuhan nutrisi stu ekor ayam  dapat dipenuhi dengan nutrisi dari kuning telur yang masih menempel pada bulu. Namun, mulai saat ini pemberian pakan dalam bentuk murni dapat diberikan dalam jumlah yang cukup.

  • Memberikan suplemen tambahan

Anakan ayam bangkok dapat diberikan suplemen berupa campuran pakan dengan susu bubuk untuk bayi. Dengan perbandingan pakan 1 : 5 untuk anak ayam bangkok umur 1 sampai 4 bulan karena pembentukan bulu. dapat diberi makan dengan komposisi. Tulang, otot, bagian tubuh anak ayam dan banyak lagi.

  • Perawatan intensif anak ayam

Cara beternak ayam bangkok Kandang anak ayam di bangkok sama seperti beternak kelinci sambil merawatnya sejak usia dini sampai usia 6 bulan, atau sampai bulunya mentah dan lehernya baru. di. Ini biasanya dilakukan untuk mencegah ayam bermain terlalu banyak dan kehilangan energi. Jika ia sering bermain, energi yang tersedia untuk pertumbuhan akan semakin berkurang. Jadi jika Anda akan membiarkan mereka bermain, beri mereka waktu  sekitar 30 menit setiap hari.

You may also like