Home Perencanaan Cara Tepat dan Efektif Memanfaatkan THR Lebaran Agar Tak Cepat Habis

Cara Tepat dan Efektif Memanfaatkan THR Lebaran Agar Tak Cepat Habis

by Mas Abadi

Tak terasa lebaran tinggal beberapa hari saja, bahkan beberapa karyawan sudah mendapatkan Tunjangan Hari Raya atau THR dari tempatnya bekerja. Beberapa perusahaan mengeluarkan kebijakan memberi THR lebih awal agar para karyawannya bisa segera membelanjakan untuk kebutuhan lebaran.

Sekali dalam setahun bagi yang mendapatkan THR akan mengantongi hingga dua kali lipat dari gaji yang biasa diterima. Siapa pun pasti akan  tergiur untuk langsung menggunakannya. Apalagi mengingat euforia lebaran yang terkadang dijadikan ajang pamer. Rata-rata akan mengenakan baju terbaiknya hingga perhiasan bermacam-macam.

Masalahnya, saat ini keadaan ekonomi belum cukup stabil apalagi banyak komoditas yang mengalami kenaikan harga. Tidak hanya minyak goreng, tetapi juga harga daging, gas elpiji, bensin dan kabarnya masih ada beberapa kebutuhan yang akan dinaikkan.

Dan tidak banyak orang yang bisa mengelola keuangan dengan baik. Padahal siapa pun juga tidak akan tahu bagaimana keadaan keuangannya di masa yang akan datang. Oleh karena itu, dibutuhkan cara yang tepat untuk memanfaatkan THR agar tidak cepat habis. Di bawah ini kami telah merangkum cara-caranya. Yuk, simak agar bisa kalian terapkan nantinya.

  • Utamakan Membayar Kewajiban 

Ketika kalian sudah mendapatkan THR, segera alokasikan sebagiannya untuk membayar kewajiban. Apa saja itu ? Segala bentuk utang baik itu berupa dana pinjaman maupun  pembayaran berbagai cicilan seperti kredit motor atau mobil, Kredit Pemilikan Rumah (KPR), dan lain sebagainya.

Misalkan saja, kalian bisa menyisihkan 25% dari total THR yang diterima untuk membayar kewajiban. Kemudian gunakan alokasi tersebut untuk membayar utang dengan nominal yang paling kecil terlebih dahulu. Meskipun belum seluruh kewajiban bisa terbayarkan, setidaknya ada sebagian utang yang sudah terlunasi sehingga beban semakin berkurang.

  • Bayar Zakat Fitrah

Kewajiban selanjutnya selain membayar utang yaitu membayar zakat fitrah. Pembayaran zakat fitrah sendiri dilakukan satu hari menjelang hari raya Idul Fitri atau dipenghujung bulan suci Ramadhan. Zakat fitrah  hukumnya wajib sehingga dana THR harus dialokasikan untuk ini.

Dan besaran zakat fitrah yang harus dibayarkan yaitu senilai 2,5 kilogram beras per orang. Tentunya besaran tersebut tidak akan membuat THR yang kalian dapatkan berkurang banyak, bukan?

Selain untuk zakat fitrah, kalian juga bisa menyisihkan THR untuk berbagi dengan orang-orang yang membutuhkan. Karena di dalam harta yang kalian peroleh itu, ada hak orang lain terutama bagi yang tidak mampu. Sisihkan kira-kira 10% dari THR kalian untuk membayar zakat maupun bersedekah.

  • Hindari Membelanjakan THR untuk Hal yang Bersifat Konsumtif

Prioritaskan untuk mencukupi kebutuhan utama ketika THR sudah ada di tangan. Kebutuhan seperti  beras, minyak goreng, telur dan kebutuhan pokok lainnya. Karena harga kebutuhan-kebutuhan tersebut pasti akan melonjak menjelang hari raya bahkan seperti yang sudah disebutkan di atas beberapa di antaranya sudah mengalami kenaikan.

Tidak ada salahnya memang jika ingin membeli baju lebaran maupun barang-barang lainnya. Namun dengan catatan, kebutuhan pokok sudah terpenuhi.

Sebenarnya hakikat lebaran itu kembali fitrah sehingga salah kaprah jika dimaknai sebagai ajang untuk belanja berlebihan. Jadi, sebisa mungkin hindari membelanjakan barang yang sifatnya konsumtif.

  • Catatlah Pemasukan Beserta Pengeluaran

Cara ini adalah yang paling efektif untuk bisa menekan pengeluaran kalian menjelang hari raya Idul Fitri. Setiap detail pemasukan serta pengeluaran yang tercatat bisa dijadikan patokan apakah kalian sudah termasuk orang yang hemat atau justru sebaliknya.

Dengan pencatatan ini, akan mudah juga untuk menelusuri kebutuhan apa saja yang belum terpenuhi. Jadi, misalkan ada kebutuhan pokok atau kewajiban yang belum dipenuhi maka alokasi untuk hal lainnya bisa dikesampingkan terlebih dahulu.

Melalui cara ini, kecil kemungkinan dana THR kalian akan habis begitu saja. Dengan pencatatan juga bisa menjadi langkah awal untu mengelola keuangan dengan baik.

  • Ditabung dan Diinvestasikan

Cara terakhir untuk memanfaatkan THR dengan tepat dan efektif yaitu dialokasikan untuk tabungan maupun investasi. Uang THR yang kalian dapatkan, bukan hanya tidak cepat habis namun besar kemungkinan justru akan bertambah di kemudian hari.

Jadikan THR sebagai dana darurat dan investasi jangka panjang maka kalian pasti tidak akan menyesalinya. Sehingga jika ada keadaan yang mendesak di masa depan, kalian sudah memiliki simpanan. Apalagi sekarang sudah banyak instrumen investasi dan tabungan yang bisa dilakukan dari mana pun dan kapan pun.

Cukup alokasikan dana THR kalian sebesar 20% – 30% untuk ditabung atau diinvestasikan. Karena saat ini hanya dengan Rp 50.000 saja siapa pun bisa mulai berinvestasi.

Itulah tadi lima cara tepat dan efektif untuk memanfaatkan Tunjangan Hari Raya (THR) agar tidak cepat habis. Semoga semua cara di atas bisa kalian terapkan ya !

You may also like