Home Bisnis Cara Rawat Ikan Cupang Supaya Untung Jutaan

Cara Rawat Ikan Cupang Supaya Untung Jutaan

by Mas Abadi

Sekarang ini ikan cupang sedang kembali naik daun dan banyak sekali yang mulai memeliharanya di rumah, ada yang sekedar menjadi pencuci mata, ada pula yang diternak, hingga dipelihara untuk ikut lomba.

Apalagi semenjak masa pandemi ini, banyak sekali yang mulai menikmati hobinya, salah satunya dengan merawat ikan cupang. Karena inilah sekarang ikan dengan ekor indah ini menjadi populer, tidak hanya warnanya yang cantik tetapi juga perawatannya terbilang mudah.

Walau begitu, jika Anda tidak merawatnya dengan baik, maka sirip serta ekornya akan menjadi rusak. Karenanya Anda tetap harus memperhatikannya. Berikut di bawah ini adalah cara merawat ikan cupang agar memperoleh keuntungan :

Pastikan jika wadah yang digunakan memiliki ukuran yang tepat

Pemilihan akuarium atau wadah untuk tempat tinggal ikan apapun merupakan hal paling utama yang harus diperhatikan. Mengapa? Karena jika ikan tidak nyaman dengan tempatnya, bisa berdampak ikan menjadi stres hingga mati.

Karena itu Anda harus memilih wadah yang tepat. Untuk ikan cupang sendiri sebenarnya dia bisa tinggal pada ukuran atau wadah apapun, namun akan lebih baik jika Anda menempatkannya pada akuarium berukuran kecil, misalnya 20 x 15 x 15 cm.

Perhatikan air yang digunakan

Pernah mendengar istilah, air sehat ikan juga pasti akan sehat. Ini bukanlah perkataan tanpa bukti, karena memang benar adanya. Jika Anda ingin ikan cupang sehat dan cantik, pastikan jika air yang Anda gunakan mempunyai kualitas baik atau akan lebih baik lagi jika sesuai/ mendekati habitas aslinya.

Ikan cupang itu banyak ditemukan pada sawah, sungai dan rawa. Maka, air dari ketiga tempat itulah yang baik dan bagus untuk mereka. Namun, bila tidak ada Anda bisa memakai air PAM dan ingat jangan menambahkan klorin serta kloramin, karena zat tersebut dapat membuat ikan cupang mati.

Mengganti air

Rutinlah mengganti air dalam akuarium setiap 3 hari sekali, namun Anda sebaiknya berhati-hati ketika akan melakukannya. Anda bisa memindahkan ikan cupang pada wadah sementara, pindahkan menggunakan saringan agar tidak kontak langsung dengan ikan dan berikan air dari wadah lama sedikit.

Anda dapat membersihkan lendir serta kotoran ikan cukup dengan menyemprotkan air, selanjutnya keringkan menggunakan spons. Lalu isi kembali dengan air, tunggu hingga air berada pada suhu ruangan, setelahnya Anda bisa memasukkan kembali ikan cupang.

Menjemur

Selanjutnya adalah jemur ikan di bawah sinar matahari. Tujuannya untuk memaksimalkan warna ikan supaya menjadi lebih indah, selain itu juga bisa membunuh jamur serta baktero yang menempel pada kulit dan akuarium.

Dalam menjemur ikan cupang, sebaiknya dilakukan pada jam 8 sampai dengan jam 9 pagi saja, cukup 15 hingga 30 menit. Lakukan ini seminggu sekali saja, kemudian jika Anda memiliki cupang berwarna hitam. Sebaiknya tidak menjemurnya, sebab ikan dapat stres dan panik.

Berikan pakan yang baik

Apabila Anda mempunyai burayak ikan cupang, tentu Anda berharap jika ikan-ikan kecil tersebut bisa segera besar. Jika memang demikian, itu artinya Anda harus benar-benar memperhatikan pakan yang diberikan.

Pastikan bila pakan yang Anda berikan tersebut merupakan kualitas terbaik. Mengandung nutrisi serta vitamin yang baik untuk burayak agar dapat berkembang dengan baik dan cepat. Beberapa jenis pakan alami untuk anak ikan, seperti :

  • Cacing darah
  • Jentik
  • Kutu air
  • Ulat
  • Udang

Untuk pemberian pakannya sendiri Anda bisa memberikan dua kali dalam sehari di jam yang sama, maksudnya jika pagi hari diberikan pada jam 8 dan sore jam 5, maka seterusnya harus seperti itu. Ini bertujuan agar ikan mempunyai dan menghapal waktu tubuhnya.

Kemudian, Anda juga harus menambahkan vitamin alami, seperti daun jati atau ketapang. Dimana kedua jenis daun tersebut sangat baik untuk menjaga metabolisme ikan cupang, bahkan daun ketapang dipercaya bisa menyembuhkan luka.

Selain itu, daun ketapang juga dapat mengoptimalkan ph air dalam akuarium dimana ikan cupang di tempatkan, sehingga kondisi air pada akuarium menjadi lebih baik bagi pemulihan luka yang dialami oleh ikan cupang. 

Berikan garam

Menaburkan garam kedalam air dimana ikan cupang ditempatkan juga bisa dilakukan, ini bertujuan untuk merawat luka pada tubuh ikan agar cepat sembuh. Garam yang digunakan tentu bukan garam dapur, melainkan garam khusus untuk ikan hias.

Garam ini mempunyai fungsi untuk menyeimbangkan osmosis yang di dalam tubuh ikan dan banyak dari pecinta ikan cupang yang percaya juja garam ini juga bisa membuat metabolisme ikan cupang menjadi lebih stabil.

Untuk pemberian garam ikan hias ini, yaitu dengan menaburkan sebanyak 0,1% dari total air. Misalnya air yang ada dalam wadah sebanyak 1 liter, maka taburkan garam sebanyak 10 gram. Artinya Anda harus tahu berapa volume air pada wadah, agar pemberian garam tidak terlalu banyak atau kurang.

Gunakan metil biru

Metil biru biasanya akan diberikan kepada ikan cupang yang berada pada masa perawatan, dimana ikan-ikan tersebut mengalami cidera atau rusak dibagian sirip atau ekor. Dengan memberikan metil biru, maka pertumbuhan dari sirip atau ekor tersebut akan lebih cepat. Biasanya hanya butuh waktu kurang lebih satu minggu.

You may also like