Home Perencanaan Cara Mengelola Keuangan untuk Orang yang Berpenghasilan tak Tetap

Cara Mengelola Keuangan untuk Orang yang Berpenghasilan tak Tetap

by Mas Abadi

Kebanyakan mereka yang mempunyai penghasilan tetap mungkin tidak akan kesulitan dalam mengatur keuangannya, yang mana dana untuk ditabung dan mana yang untuk menutupi kebutuhan. Sebab mereka dapat membagi sesuai porsi kebutuhan yang cenderung tak ada perubahan secara signifikan.

Akan tetapi, untuk Anda yang mempunyai pendapatan harian atau pendapatan yang tidak tetap kerap mengeluh sebab kesulitan dalam mengatur keuangan. Bahkan, tidak sedikit orang-orang yang malah menghiraukan menabung, yang mana lebih mementingkan untuk memenuhi kebutuhan serta keinginannya.

Padahal, aktivitas menabung bisa memberi begitu banyak manfaat serta keuntungan di masa depan. Seperti sebagai dana untuk masa depan, liburan, pensiun pernikahan hingga kebutuhan untuk membeli hal yang disukai, misalnya membeli sepatu, pakaian, tas sampai rumah atau kendaraan.

Bila bijak dalam mengelola keuangan, Anda tidak akan menemukan kesulitan berarti. Untuk yang memiliki pendapatan harian atau penghasilan tidak tetap misalnya buruh kasar, ojek online, pedagang dan lain sebagainya, terdapat beberapa cara pintar dalam mengatur keuangan yang dapat diterapkan pada kehidupan sehari-hari.

1.       Mengetahui Pendapatan Rata-rata dalam Sehari

Bila Anda ingin mengelola keuangan yang digunakan untuk tabungan dan kebutuhan, sebaiknya Anda mencari tahu dulu jumlah penghasilan rata-rata yang didapat dalam perharinya. Meski pendapatan yang diraih tidak pernah tetap, pilihlah angka terkecil yang dijadikan patokan ketika mengelola keuangan serta sisanya dapat Anda jadikan dana darurat.

Contohnya, pendapatan harian yang dihasilkan antara 200 sampai 250 ribu. Nah, Anda bisa memilih 200 ribu sebagai patokan dari nominal tersebut, dimana Anda harus pintar dalam membagi sesuai kebutuhan yang ada .

2.       Susun Daftar Anggaran Belanja

Wajib hukumnya untuk yang ingin mengelola keuangan, yaitu membuat atau menyusun daftar anggaran belanja. Dengan adanya daftar ini akan mempermudah Anda untuk tahu kemana dana yang selama ini Anda keluarkan.

Catatlah daftar anggaran tersebut menjadi beberapa pos pengeluaran, seperti kebutuhan pokok harian, biaya tagihan bulanan, tabungan hingga transportasi. Sesudah menerima pendapatan, Anda dapat langsung memisahkan berdasarkan kategori atau bagian ada pada daftar keuangan yang telah dicatat. Sehingga pengeluaran Anda bisa lebih teratur

3.       Menumbuhkan Kepedulian Dalam Menabung

Hal seperti inilah yang kerap diabaikan oleh kebanyak orang yaitu niat. Dimana niat adalah landasan utama saat ingin menjalankan sesuatu, salah satunya kesadaran akan pentingnya menabung. Jika tidak adanya sebuah niat, maka bagaimana sebuah keinginan dapat tercapai dan terlaksana? Banyak hal yang sangat diuntungkan apabila Anda memiliki tabungan, sebab akan ada masanya dimana seseorang membutuhkan uang lebih dalam satu waktu yang mau tidak mau dana harus ada pada saat itu juga.

4.       Menetapkan Nominal Tabungan Per Hari

Jangan menunggu ada sisa uang dulu baru Anda mau menabung. Anda harus yakin dengan ini, karena belum tentu dana yang Anda miliki akan tersisa di akhir bulan. Itu artinya tanpa Anda sadari Anda akan bisa membeli apapun yang diinginkan.

Nah, ubahlah kebiasaan buruk ini menjadi lebih baik dan bijak. Tentukanlah jumlah uang yang nantinya ingin ditabung di awal bulan saat menyusun daftar anggaran belanja. Jadi, saat Anda sudah menerima gaji, langsung saja untuk memisahkan dana tabungan berdasarkan nominal yang sudah ditentukan sebelumnya.

Dalam menentukan jumlah dana tabungan memang agak sulit sebab pendapatan harian tidak bisa ditebak. Solusinya yaitu menetapkan jumlah dana tabungan berdasarkan kebutuhan serta membuat dua pilihan. Seperti minimum 30 ribu dan maksimum 50 ribu dalam sehari.

5.       Melakukan Perbandingan setiap Berbelanja

Jangan tergesa-gesa saat ingin berbelanja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Tak ada salahnya untuk melakukan survey dahulu di beberapa pusat perbelanjaan. Lakukanlah perbandingan harga serta kualitas dari setiap produk atau barang yang akan Anda beli.

Selagi memperoleh produk atau barang dengan harga terendah namun tetap mempunyai kualitas yang bagus, kenapa tidak? Dengan begitu, tentu akan memberi keuntungan yakni dapat lebih hemat dari segi pengeluaran.

6.       Mencari Potongan Harga

Mengoptimalkan potongan harga merupakan strategi yang bagus saat berbelanja berbagai kebutuhan. Umumnya, sebuah lokasi perbelanjaan mengadakan diskon, promo hingga potongan harga. Anda dapat mencari informasi ini di berbagai lokasi perbelanjaan melalui brosur atau langsung bertanya ke pihak toko terkait, atau bisa juga melalui situs resmi dan media sosial milik toko tersebut.

7.       Tahan dari Godaan Belanja

Tak bisa dipungkiri dimana kebanyakan orang, baik pria atau wanita tak dapat lepas dari yang namanya aktivitas belanja. Contohnya, saat Anda sedang berkumpul di sebuah kafe bersama teman-teman yang berada di pusat perbelanjaan, entah itu mal dan sejenisnya. Kemudian melewati sebuah gerai yang menjual pakaian dan menemukan model pakaian yang disukai. Kadang tanpa pikir dua kali, seseorang bisa langsung masuk ke gerai lalu membeli pakaian yang menjadi incarannya. Padahal pendapatan yang dimiliki tak menentu, selain itu pasti beberapa kebutuhan lainnya yang juga harus dipenuhi.

You may also like