Home Tips Cara Mengelola Keuangan Bagi Karyawan Dengan Gaji Pas-Pasan

Cara Mengelola Keuangan Bagi Karyawan Dengan Gaji Pas-Pasan

by Greg Pascal
cara mengelola keuangan

Apakah Anda mengingat seorang wanita Jepang yang bisa menghemat uang demi bisa membeli rumah? Dengan cara mengelola keuangan dengan bijak, wanita ini bisa meraih cita-citanya untuk membeli rumah di usia muda.

Sebenarnya tidak perlu jauh-jauh ke Jepang. Banyak orang di Indonesia yang berhasil mengelola finansialnya. Baik mengelola finansial untuk pribadi atau perusahaan.

Jadi, sampai kapan Anda diam diri dan tidak bijak mengelola keuangan Anda. Bahkan Anda sampai tidak bisa menabung, padahal gaji sudah di atas 10 juta. Atau gaji pas-pas an Anda tidak terasa cepat sekali habis, padahal cuma dipakai sedikit saja.

Apa yang salah? Mungkin Anda perlu tips keuangan berikut ini.

Tips Manajemen Finansial Pribadi

1. Hitung dan catat income (pendapatan) bersih dalam sebulan

Ketika Anda mendapatkan gaji bulanan, jangan langsung Anda pakai. Anda perlu mencatat dan menghitung income bulanan di dalam buku khusus finansial milik Anda sendiri.

Hitung kebutuhan tetap dan tidak tetap Anda

  • Kebutuhan tetap seperti: Tabungan, Asuransi, Cicilan
  • Kebutuhan tidak tetap seperti: Makan  makanan di restoran, hang out dan lain lain

2. Bayar kewajiban terlebih dahulu

Ini menjadi prioritas agar finansial Anda tertata rapi. Bayarlah kewajiban yang menjadi pengeluaran tetap Anda terlebih dahulu, seperti:

  • Sewa rumah atau apartemen
  • Cicilan rumah atau kendaraan
  • Operasional Rumah Tangga seperti bayar listrik dan PDAM
  • Cicilan hutang
  • Bayar zakat (khusus bagi orang dengan gajinya sudah lebih dari cukup)

3. Prioritaskan menabung

Setelah menyelesaikan pos-pos keuangan yang wajib dibayar, maka Anda harus bisa menabung. Anda bisa menggunakan teori 50/30/20 dari Elizabeth Warren. Penjabarannya seperti ini:

  1. 50% dari income digunakan untuk kebutuhan
    • Sewa apartemen, sewa rumah, sewa kos-kosan
    • Makanan
    • Kredit
    • Dana transportasi
    • Dana pendidikan
    • Dana asuransi, dan
    • Internet.
  1. 30% dari income digunakan untuk keinginan
    • Belanja baju, sepatu atau tas baru
    • Liburan
    • Menonton pertunjukan
    • Membeli perlengkapan futsal
    • Les balet
    • Modifikasi kendaraan
  1. 20% dari income digunakan untuk investasi dan tabungan

Hal ini bisa digunakan sebagai dana darurat.

cara mengelola keuangan

Baca Artikel Selanjutnya :

4. Berhemat

Pangkaslah pengeluaran yang tidak penting. Ganti pengeluaran seperti ini, Anda bisa mencoba minum kopi seharga 10 ribu saja dibanding minum kopi seharga 50 ribu per gelas.

Anda bisa memangkas biaya internet dengan memanfaatkan wifi gratis di tempat-tempat tertentu. Gunakanlah pendingin ruangan saat dibutuhkan saja, agar listrik bulanan tidak menyedot income Anda terlalu sadis.

5. Buat rekening khusus untuk tabungan

Pisahkanlah rekening tabungan dengan rekening pengeluaran. Tujuannya agar uang tabunganmu tidak tersentuh sama sekali. Menabunglah dengan menggunakan rekening tabungan yang memiliki biaya admin terkecil

6. Buatlah list dan jadwal belanja

Beberapa orang memang menggunakan uang untuk kesenangannya sendiri. Seperti contoh ada yang membeli baju setiap sebulan sekali. Padahal kan baju yang dimiliki sekarang sudah lebih dari cukup.

Itu dia kehidupan hedon. Kita akan merasa kurang jika kita terus menerus menghidupi gengsi.Bedakan dengan memenuhi kebutuhan. Dengan gaji 3 juta, akan cukup bahkan lebih untuk memenuhi kebutuhan primer Anda.

Jadi, Anda bisa menjadwalkan kapan harus beli baju. Tentukan juga budget-nya. Misal, setiap 3 bulan sekali Anda bisa membeli baju dengan budget 200 ribu. Selain itu, Anda bisa membuat anggaran belanja. Agar Anda tidak kalap ketika sudah di pasar atau supermarket.

7. Mulailah berinvestasi

Anda bisa mulai dulu untuk berinvestasi. Tapi cari investasi dengan resiko kecil. Misalnya:

  1. Investasi di aplikasi Bibit
  2. Investasi di reksadana
  3. Investasi di logam mulia

8. Cari kerja sampingan

Mencari pendapatan tambahan atau sering disebut passive income bisa menjadi pilihan terbaik. Passive income ini bisa digunakan untuk memenuhi keinginan Anda.

Jika Anda ingin memulai untuk menjadi freelancer, maka Anda harus tau skill andalan Anda. Jika skill Anda adalah baking, maka Anda bisa menjual kue buatan Anda di setiap minggunya. 

Atau jika Anda ahli di bidang Make Up Artist, maka Anda bisa membuka job rias untuk acara lamaran. 

9. Buat daftar pengeluaran

Agar pengeluaran tetap lancar sesuai keinginan Anda, maka Anda harus membuat catatan keuangan. Anda bisa memulai dengan mengumpulkan struk belanjaan Anda di bulan ini atau bulan sebelumnya. Hitunglah segala pengeluaran Anda. 

Setelah Anda mencatat pengeluaran, maka Anda bisa mengira-ngira kebutuhan mana yang seharusnya dihilangkan. Apakah membeli baju setiap sebulan sekali atau pergi ke salon setiap tiga bulan sekali.

10. Bawalah uang tunai Secukupnya

Dengan membawa uang tunai secukupnya akan membuat pengeluaran Anda terpangkas dengan rapi. Sudah tidak heran lagi, ketika ada banyak uang di dompet serasa ingin membeli barang sebanyak-banyaknya.

Itu dia 10 tips ampuh mengatur gaji Anda. Ternyata cara mengelola keuangan itu mudah ya. Sekarang Anda sudah mengerti bagaimana memenej finansial Anda. Dan yang paling penting adalah Anda harus konsisten dan tegas pada diri Anda sendiri.

Jangan menunda lagi! Ayo mulai mengatur keuangan Anda mulai dari sekarang!

You may also like