Home Tips Cara Mudah Mengelola Gaji 7 Juta

Cara Mudah Mengelola Gaji 7 Juta

by Mas Abadi

Banyak orang yang masih bingung terkait cara mengatur gaji 7 juta untuk keperluan rumah tangga. Kondisi ini wajar saja, apalagi biaya untuk kebutuhan hidup semakin tinggi. Berbicara mengenai gaji memang tak ada patokan pasti berapa nilai yang besar atau kecil sebab seluruhnya kembali lagi ke kebutuhan setiap masing-masing individu.

Jika Anda hidup di desa atau kota kecil dengan memiliki gaji 7 juta dapat dikatakan tinggi, tapi lain halnya bila di kota besar.

Maka dari itu, cukup atau tidaknya penghasilan bulanan Anda untuk memenuhi keperluan hidup sehari-hari kembali lagi ke diri masing-masing. Maksudnya yakni bagaimana Anda menyusun perencanaan pengeluaran tiap bulannya untuk mengatur agar gaji yang diperoleh dapat mencukupi. Jika tidak memiliki pengelolaan finansial yang baik walau bergaji besar tentu tidak akan dapat mencukupi keperluan hidup Anda.

Ketika Anda masih berstatus lajang, apabila gaji habis mungkin dapat sedikit termanfaatkan, namun semuanya akan berbeda jika telah memiliki rumah tangga baru. Anda harus bisa mengatur keuangan sebaik mungkin agar gaji Anda dalam satu bulan bisa mencukupi kebutuhan hidup di dalam rumah tangga. Nah, jika Anda masih bingung cara mengatur gaji 7 juta, cobalah simak panduan dibawah ini.

1.       Menghitung Total Pendapatan dan Pengeluaran

Upaya pertama yang perlu Anda lakukan pastinya harus mengetahui jumlah pendapatan serta berapa jumlah pengeluaran yang sekiranya akan Anda gunakan dalam sebulan. Cobalah untuk menghindari yang nilainya lebih dari pendapatan atau gaji yang Anda peroleh dalam satu bulan sebab itu dapat membahayakan kesehatan finansial Anda di masa depan.

Jumlahkan pendapatan Anda serta pasangan tiap bulannya kemudian buat perencanaan pengeluaran dalam satu bulan. COntohnya, bila gaji Anda 4 juta dan gaji pasangan 3 juta, bila di total sebanyak 7 juta. Lalu buatlah daftar belanjaan atau pengeluaran, seperti:

  •         Angsuran rumah 30%
  •         Biaya untuk kebutuhan sehari-hari 40%
  •         Hiburan 5%
  •         Beberapa keperluan lain 25%

Lewat susunan rencana pengeluaran ini maka Anda dapat mengetahui jumlahnya apakah lebih dari jumlah pendapatan atau tidak. Dengan adanya perhitungan pengeluaran ini juga berperan sebagai acuan ketika akan membelanjakan dana yang ada.

2.       Jangan Berhutang untuk Keperluan Konsumtif

Apabila Anda sebelumnya sering berhutang untuk berbagai keperluan konsumtif. Sebaiknya hindari kebiasaan tersebut, jika terasa susah, Anda dapat perlahan-lahan menguranginya. Untang bersifat konsumtif merupakan utang yang sama sekali tidak menghasilkan apapun atau hanya akan habis seperti saja contohnya membeli pakaian baru, nongkrong dan lain-lain.

Meski Anda ingin meminjam uang atau berhutang sebaiknya memang untuk digunakan ke hal yang sifatnya produktif sehingga suatu saat uang tersebut bisa kembali. Misalnya sebagai modal untuk bisnis warung makanan dan sejenisnya.

3.       Menghitung Besaran Asuransi

Anda serta anggota keluarga lain seperti anak-anak, suami atau istri tentunya juga akan masuk dalam program seperti BPJS. Nah, pastinya dana untuk iuran ini harus Anda hitung. Jangan sampai keperluan asuransi Anda lewatkan begitu saja hanya karena menganggap gaji Anda tidak cukup.

Memiliki asuransi sangat Anda butuhkan sebab semua orang tidak akan tahu apa peristiwa yang akan menimpanya di kemudian hari. Dengan mempunyai asuransi Anda dapat hidup lebih tenang jika sewaktu-waktu jatuh sakit serta tidak dapat mencari nafkah.

4.       Dana Darurat

Nyaris serupa dengan konsep asuransi kesehatan, Anda juga disarankan mempunyai dana darurat agar dapat mengantisipasi peristiwa yang tidak diharapkan. Dana darurat ini dapat Anda gunakan saat ada kejadian diluar rencana atau mendadak yang memerlukan biaya mendesak.

Misalnya biaya untuk perbaikan atap rumah yang bocor, memperbaiki kendaraan untuk bekerja, atau kejadian-kejadian lain diluar dugaan. Dana darurat tersebut sebaiknya Anda sisihkan secara terpisah oleh dana lain agar tidak terpakai secara tidak sadar.

5.       Merencanakan Investasi dan Tabungan

Pendapatan sebesar apapun tentu tidak akan pernah cukup bila tidak bijak dengan menggunakannya. Nah, satu dari beberapa cara yang bisa dilakukan yaitu dengan menyisihkan gaji Anda untuk ditabung dan diinvestasikan. Jika mampu, jumlahnya sebesar 15% dari total penghasilan dalam satu bulan. Investasi merupakan cara untuk bisa mengembangkan uang Anda agar di kemudian hari nilainya bertambah. Sementara tabungan dapat berfungsi sebagai dana untuk kebutuhan tertentu, seperti biaya pendidikan anak dan lain sebagainya.

6.       Membuat Skala Prioritas

Ketika mengelola finansial rumah tangga Anda harus mengetahui mana kebutuhan yang wajib dipenuhi dan mana keperluan yang dapat ditunda. Susunlah daftar daftar berdasarkan tingkat urgensi. Membuat skala prioritas serta mendahulukan kebutuhan utama serta menunda yang sekiranya belum terlalu dibutuhkan untuk saat itu.

Dengan Anda menyusun skala prioritas untuk kebutuhan dalam satu bulan, dan sudah membagi uang ke pos-pos yang ada. Bukan tidak mungkin, dengan hanya bergaji 7 juta Anda bisa hidup sejahtera dan bahkan bisa menciptakan keuangan yang sehat dirumah tangga.

You may also like