Home Perencanaan Cara Mengatur Keuangan yang Banyak Hutang

Cara Mengatur Keuangan yang Banyak Hutang

by Mas Abadi
atur keuangan banyak hutang

Mengetahui cara untuk mengatur keuangan ketika sedang terlilit banyak hutang tentunya akan sangat penting dan harus menjadi perhatian khusus. Apalagi Anda memiliki impian-impian di masa depan yang harus diwujudkan. Memiliki banyak hutang tidak berarti kehidupan seseorang sudah berakhir, sebab semua permasalahan akan selalu ada jalan keluarnya.

Tapi untuk bijak dalam mengatur keuangan disaat banyak hutang adalah pekerjaan yang tidak mudah. Perlu beberapa tips ampuh yang harus dilakukan. Nah, pada artikel ini akan dijelaskan secara rinci terkait cara mengatur keuangan yang baik meski sedang terlilit hutang.

1.       Memiliki Sikap Optimis

Anda harus dapat membangun keyakinan akan diri dengan sikap percaya bahwa seluruh utang yang ada dapat dilunasi sesuai jangka waktu yang telah ditentukan. Rasa optimis tentu sangat dibutuhkan, supaya Anda memiliki komitmen dan berusaha keras agar utang-utang yang ada dapat dilunasi. Jika Anda ragu akan kemampuan diri untuk melunasi utang tersebut, tidak sedikit orang yang mengalami yang namanya depresi, stress dan timbul kecemasan akan masa depan mereka.

2.       Mulai Berhemat

Tips berikutnya agar Anda dapat terlepas dari lilitan hutang yakni dengan menerapkan pola kehidupan yang lebih hemat. Seperti mengurangi  berbelanja online, jalan-jalan ke mall, makan ditempat-tempat yang mewah dan masih banyak lagi. Hal tersebut sebetulnya sangat amat bisa untuk dilewati, karena tanpa itu pun hidup kita akan terus berjalan. Apa salahnya untuk menekan pengeluaran yang tidak penting demi bisa melunasi semua hutang yang sudah semakin menggunung.

3.       Berhenti Utang Bersifat Konsumtif

Utang bersifat konsumtif yakni utang yang dimanfaatkan hanya untuk memuaskan nafsu saja yang mana nilai dari barang tersebut akan mengalami penurunan di masa akan datang. Contohnya membeli sepatu yang mahal, kendaraan bermotor, alat-alat elektronik, apalagi bila pembayarannya dengan cara diangsur.

Sedang berada pada kondisi banyak hutang seperti ini, Anda juga harus stop penggunaan kartu kredit walaupun hanya sekedar membayar satu cangkir kopi di mall atau cafe.

4.       Menyusun Skala Prioritas

Anda perlu mencatat seluruh hutang agar Anda dapat membuat kategori setiap utang, mulai dari bunga paling tinggi, jumlah utang yang paling besar, sampai utang yang sifatnya pinjaman lunak. Lalu susunlah sesuai skala prioritasnya. Contohnya kategori utang yang suku bunganya paling besar adalah wajib untuk langsung dilunasi, demikian juga dengan kategori utang yang nilainya paling tinggi.

5.       Melakukan Pembayaran Tepat Waktu

Seluruh niat serta usaha Anda dalam upaya melunasi hutang akan sia-sia apabila pelunasannya tidak tepat waktu atau mengalami keterlambatan selalu. Hal ini menunjukan bawah tidak adanya itikad baik dalam urusan pengelolaan utang dan justru dapat menambah beban semakin berat. Jika mengalami keterlambatan angsuran biasanya orang-orang akan dikenakan denda berupa bunga tambahan yang mau tidak mau harus dilunasi juga.

Kondisi ini pun berlaku untuk angsuran KPR, jangan sampai menunggak sampai berbulan-bulan. Jika Anda memiliki angsuran kendaraan bermotor, rumah, atau meminjam ke lembaga keuangan yang bukan bank, umumnya lembaga-lembaga tersebut sangat ketat dalam aturan, sanksi dan denda yang diterapkan. Maka dari itu, Anda harus berkomitmen dan memiliki tekad yang kuat agar bisa melunasi hutang.

6.       Hindari Gali Lubang Tutup Lubang

Banyak orang yang menerapkan metode gali lubang tutup lubang, hal ini tentu sangat tidak dianjurkan karena akan membawa Anda ke dalam situasi utang yang semakin banyak dan susah untuk menyelamatkan diri. Mungkin satu lebung saja masih dapat tertutupi lewat cara tersebut, akan tetapi pendapatan Anda akan selalu berkurang lagi dan lagi untuk menutupi semua untuk setelahnya.

Apalagi bila suku bunga utang tersebut lebih tinggi dari hutang sebelumnya. Supaya dapat menghindari lilitan hutang ketika akan membeli hunian, Anda juga harus memikirkan biaya-biaya yang akan dikeluarkan ketika membeli rumah.

7.       Mencari Penghasilan Tambahan

Mencari penghasilan tambahan diluar dari gaji pokok per bulan merupakan cara paling dianjurkan dan sangat efektif untuk dicoba. Terdapat banyak cara yang dapat Anda lakukan agar memperoleh pendapatan tambahan, seperti bekerja paruh waktu, membuka usaha kecil dan masih banyak lagi.

Uang yang didapat nantinya bisa digunakan untuk membantu pelunasan cicilan atau ditabung untuk dijadikan DP pembeli rumah nantinya.

8.       Menggunakan Bantuan Profesional

Jika menurut Anda semua utang yang ada benar-benar tidak dapat diselesaikan lagi, ada baiknya untuk mencari bantuan profesional lewat beberapa lembaga keuangan yang menawarkan hal berupa jasa manajemen utang.

Bentuk bantuan yang diperoleh dari profesional dapat membantu Anda mengatur atau mengelola angsuran hutang sampai lunas sesuai kondisi keuangan Anda saat itu juga. Carilah perusahaan atau lembaga yang kredibel dan juga terpercaya, namun Anda harus paham bahwa akan ada biaya yang perlu dikeluarkan untuk ini.

You may also like