Home Perencanaan Cara Mengatur Keuangan bila Suami dan Istri Bekerja

Cara Mengatur Keuangan bila Suami dan Istri Bekerja

by Mas Abadi

Membangun rumah tangga dengan pasangan akan jadi lebih mudah jika saling gotong royong satu sama lain. Mulai dari mengurus keperluan sehari-hari, membersihkan rumah atau melakukan berbagai macam pekerjaan rumah, atau dalam mengurus anak juga tentunya harus saling bekerja sama dengan baik. Pasangan suami istri yang baik juga tentunya akan saling membagi berbagai pekerjaan agar selesai dan tidak akan ada timbul masalah.

Salah satunya juga dalam bekerja untuk mencari sumber penghasilan. Pada umumnya suami yang akan bekerja mencari nafkah dan memenuhi kebutuhan rumah tangga atau dari segi finansialnya lalu, istri yang akan di rumah mengurus rumah dan mengasuh anak. Namun, ada juga beberapa keluarga yang sepakat bahwa sebaliknya atau bahkan antara suami dengan istri sama-sama pergi bekerja.

Mau bagaimanapun kesepakatan dalam rumah tangga Anda, tentu wajib memerlukan yang namanya manajemen keuangan yang baik. Dalam mengatur keuangan tentunya akan selalu ada sampai kondisi apapun, tidak harus ketika Anda belum menikah saja. Namun justru setelah menikah, cermat dalam mengatur keuangan juga wajib dikerjakan. 

Terutama jika suami dan istri yang bekerja, mengatur keuangan adalah hal utama. Selain itu, membangun komunikasi tentang bagaimana pengelolaan penghasilan juga sangat penting. Bisa juga disepakati dengan menggabung semua penghasilan suami dan penghasilan istri. Selain itu bisa juga dilakukan dengan cara memisahkan penghasilan dari suami dan penghasilan dari istri.

Anda juga bisa merencanakan perkara hal tersebut dengan baik bahkan sebelum menikah dengan pasangan. Kesepakatan yang dilakukan dan komunikasi yang dilakukan dengan baik dan terbuka antara suami dan istri akan memudahkan berjalannya arah dan tujuan rumah tangga Anda. Terutama mengenai keuangan sebab, semua orang harus pandai mengelola keuangan agar tidak rugi di masa depan.

Trik Atur Finansial Suami dan Istri yang Bekerja Agar Bisa Membertimbangkan dengan Baik

Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa dijadikan gambaran untuk Anda dalam mengatur penghasilan antara suami dan penghasilan istri yang bekerja. Supaya Anda dan pasangan Anda bisa memikirkannya dengan matang dan tidak asal-asalan. 

Menggabungkan dan Mengelolanya Bersama-sama

Anda dapat menerapkan cara berupa menggabungkan penghasilan suami dan istri dan juga melakukan pengelolaan penghasilan secara bersama-sama. Memang faktanya, hal tersebut sudah banyak dilakukan oleh kebanyakan pasangan suami dan istri.

Setelah menggabung penghasilan Anda dan pasangan, maka setelah itu dapat membaginya dalam beberapa pos. Sebagai contohnya pos untuk anggaran cicilan rumah atau kendaraan dan cicilan besar yang utama lainnya dan utang jika ada, kemudian bisa juga masuk ke dalam pos anggaran berupa keperluan pokok setiap hari, lalu bisa juga alokasikan untuk pos anggaran investasi dan menabung atau pos anggaran berupa rencana berlibur atau bisa juga untuk melakukan amal.

Selanjutnya, dalam hal mengelola, pada umumnya dipegang oleh istri. Atau bisa juga dilakukan oleh keduanya. Lakukan diskusi antara pasangan mengenai pengeluaran dan juga proses pengelolaannya dan sama-sama saling melakukan pengawasan agar tidak terjadi komunikasi yang gagal.

Memisahkan antara Tanggung Jawab Suami dan Istri

Pada poin ini, Anda memisahkan penghasilan dengan pasangan Anda. Bisa dengan cara penghasilan suami untuk memenuhi kebutuhan dan kepentingan pokok atau biaya sekolah anak dan melakukan pembayaran tagihan jika ada. Kemudian, penghasilan milik istri bisa digunakan untuk tabungan di kemudian hari. Atau berupa tabungan, investasi dan asuransi. 

Pada poin ini, suami dan istri harus saling percaya satu sama lain. Selain itu, harus saling terbuka, selalu melakukan komunikasi supaya perjalanan rumah tangga dalam mengatur keuangan bisa lebih mudah. Dengan membangun komunikasi yang baik terutama dalam hal keuangan, terutama bila ada masalah dalam keuangan bisa saling berdiskusi. Kemudian tinggal mencari solusinya masing-masing dari berbagai masalah yang ada.

Membuat Kesepakatan atau Perjanjian Sebelum atau Awal Menikah

Memang dalam urusan keuangan, merupakan hal terpenting dalam membangun rumah tangga. Apabila suami dan istri sama-sama memiliki penghasilan setiap bulan harus sudah tahu satu sama lain dan sepakat mengenai penghasilan tersebut mau digabung bersama atau dipisah saja.

Akan lebih baik apabila membuat kesepakatan bersama mengenai bagaimana pengaturan dan pengelolaan penghasilan antara pasangan khususnya sebelum menikah.

Hal tersebut akan sangat berdampak pada keadaan keuangan keluarga di masa depan. Jika ada perbedaan, harus saling mencari solusinya bersama-sama. Jangan sampai bertengkar karena keuangan dan karena komunikasi yang buruk. Anda harus saling jujur satu sama lain.

Anda dan pasangan juga harus memiliki tujuan keuangan yang jelas. Baik itu tujuan individu maupun tujuan bersama. Anda dan pasangan juga dapat membuatkan daftar keinginan atau daftar kepentingan pokok.

Anda juga perlu sepakat untuk selalu melakukan evaluasi mengenai keuangan bersama pasangan. Apabila menemukan suatu masalah segera cari solusinya dan diskusikan bersama secara baik dan bijaksana, serta harus sama-sama saling setuju. Dengan begitu kondisi keuangan rumah tangga akan jadi lebih baik. Setidaknya Anda akan terhindar dari konflik dan pertengkaran dalam rumah tangga akibat finansial.

You may also like