Home Perencanaan Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan beserta Syaratnya

Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan beserta Syaratnya

by Greg Pascal
Cara mencairkan BPJS Ketenagakerjaan

Cara mencairkan BPJS Ketenagakerjaan kini bisa dilakukan secara online, sehingga memudahkan para peserta yang terdaftar dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan ini dalam mencairkan dana tersebut. Lantas, seperti apa tahapan mencairkan dana BPJS Ketenagakerjaan?

Pada dasarnya untuk mencairkan BPJS Ketenagakerjaan bisa dilakukan dengan dua cara, yakni dilakukan secara online melalui smartphone dan datang langsung ke kantor BPJS Ketenagakerjaan setempat setelah melakukan pendaftaran antrian online.

Bagi anda yang ingin mencairkan BPJS Ketenagakerjaan, terlebih dahulu menyiapkan dokumen yang dibutuhkan, setidaknya ada tujuh dokumen yang perlu disiapkan mulai dari KTP hingga formulir permohonan pengajuan BPJS Ketenagakerjaan.

Ada tiga tahapan dalam pencairan BPJS Ketenagakerjaan khususnya pencairan dana Jaminan Hari Tua (JHT), tahapan ini bisa membantu anda yang akan mengurus pencairan dana dengan proses yang cepat dan mudah. Adapun tahapannya sebagai berikut.

Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan

Untuk mencairkan dana JHT BPJS Ketenagakerjaan dapat dilakukan dengan tiga tahapan, dengan mengikuti tahapan tersebut proses pencairan bisa dilakukan dengan mudah dan cepat. 

1. Mengurus Nomor Antrian Online

Hal pertama yang hasus dilakukan untuk proses pencairan BPJS Ketenagakerjaan yaitu mengurus nomor antrian secara online, dapat dilakukan melalui website resmi dengan alamat antrian.bpjsketenagakerjaan.go.id atau melalui aplikasi BPJSTKU yang bisa di download melalui smartphone.

Setelah mendapatkan nomor antrian, maka selanjutnya proses pencairan bisa dilakukan dengan cara online maupun datang ke kantor BPJS Ketenagakerjaan yang dipilih. Jangan lupa siapkan persyaratan yang dibutuhkan untuk proses pencairan tersebut.

Dengan mengurus antrian online, agar nanti ketika datang ke kantor BPJS Ketenagakerjaan tidak perlu lagi mengambil nomor antrian, karena sudah dilakukan secara online. Lebih praktis dan efektif, bukan?

2. Pencairan BPJS Ketenagakerjaan Online

Tahapan pencairan BPJS Ketenagakerjaan secara online adalah sebagai berikut.

  • Download aplikasi BPJSTKU, atau bisa melalui website resmi di sso.bpjsketenagakerjaan.go id
  • Isi data diri lengkap, seperti nomor KTP, nama lengkap, tanggal lahir, nomor kartu BPJS Ketenagakerjaan, alasan klaim, nomor ponsel hingga alamat email.
  • Setelah itu, pilih kantor cabang BPJS terdekat 
  • Masukan kode verifikasi atau PIN, setelah mengisi beberapa kolom. Kode dikirim ke email atau SMS.
  • kemudian, login kembali dan isi nomor rekening dan nama pemilik rekening serta bank yang digunakan.
  • Unggah dokumen, scan dokumen yang diminta kemudian unggah dalam formulir online
  • Tunggu konfirmasi bahwa proses pengajuan telah berhasil dan menunggu proses persetujuan
  • Cetak email pemberitahuan, kemudian datang ke kantor BPJS yang dipilih untuk proses selanjutnya
  • Tujukan dokumen asli serta email yang dicetak ke petugas, tunggu proses pemeriksaan oleh petugas 
  • Setelah selesai, maka dana BPJS Ketenagakerjaan sudah masuk rekening anda

Cara mencairkan BPJS Ketenagakerjaan

Baca Artikel Selanjutnya : 

3. Pencairan BPJS Ketenagakerjaan Offline

Apabila anda punya waktu luang bisa melakukan proses pencairan BPJS Ketenagakerjaan dengan datang langsung ke kantor BPJS terdekat, pastikan bawa dokumen yang diperlukan. Adapun tahapannya sebagai berikut.

  • Datang ke kantor BPJS Ketenagakerjaan terdekat, karena sebelumnya sudah daftar antrian online, maka tidak perlu lagi mengambil nomor antrian
  • Mengisi formulir pengajuan klaim yang diberikan petugas, kemudian isi dengan benar.
  • Serahkan dokumen yang diminta dan formulir yang telah di isi ke petugas.
  • Petugas akan memeriksa kelengkapan berkas yang diminta, setelah sesuai dengan ketentuan tunggu proses selanjutnya
  • Petugas akan memberitahukan tanggal pencairan yang nantinya akan dikirim ke rekening anda

Adapun persyaratan yang harus dilengkapi oleh peserta yang akan mengajukan pencairan dana BPJS Ketenagakerjaan, sebagai kelengkapan data administrasi agar dana bisa cair dan dikirim ke rekening pribadi anda.

4. Syarat Pencairan BPJS Ketenagakerjaan

Terdapat beberapa data atau dokumen yang harus disiapkan untuk proses pencairan BPJS Ketenagakerjaan, data tersebut harus dibawa ketika mengajukan pencairan datang ke kantor BPJS, dokumen tersebut diantaranya.

  1. Bawa Kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan dan fotokopinya
  2. Bawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan fotokopinya
  3. Bawa Kartu Keluarga (KK) dan fotokopinya
  4. Bawa Fotokopi paklaring atau surat keterangan pemberhentian bekerja dari perusahaan
  5. Bawa Formulir permohonan pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan yang telah ditandatangani
  6. Bawa Fotokopi Buku tabungan yang masih aktif
  7. Bawa Foto peserta BPJS Ketenagakerjaan

Setelah dokumen tersebut disiapkan dengan lengkap, selanjutnya melakukan proses pengajuan pencairan BPJS Ketenagakerjaan bisa melalui online maupun datang ke kantor BPJS terdekat. Dengan demikian, dana Jaminan Hari Tua akan ditransfer ke rekening anda.

Untuk jaminan sosial lainnya seperti Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), bisa diajukan oleh perusahaan bersangkutan. Sementara untuk program Jaminan Kematian (JKM), bisa diurus oleh ahli warisnya. Begitu pula untuk Jaminan Pensiun (JP) bisa diajukan oleh ahli warisnya dengan datang ke kantor BPJS Ketenagakerjaan.

Cara mencairkan BPJS Ketenagakerjaan bisa dilakukan oleh peserta yang ingin mencairkan dana Jaminan Hari Tua atau JHT, dengan menyiapkan persyaratan yang diminta, setidaknya ada 7 dokumen yang perlu disiapkan, sementara untuk proses pengajuannya bisa melalui layanan online dan offline. 

You may also like