Home Tips Cara Menabung Yang Benar Menurut Pakar Keuangan

Cara Menabung Yang Benar Menurut Pakar Keuangan

by Greg Pascal
cara menabung yang benar

Menabung tidak hanya sekedar menyisihkan uang untuk disimpan namun juga bisa bertujuan untuk investasi. Namun seringkali kita hanya sekedar menyetorkan uang saja untuk menabung. Dengan cara menabung yang benar pakar keuangan, semoga 

Mengapa ini penting? Karena dengan cara menabung yang salah, manajemen keuangan Anda bisa terganggu. Sebelum memulai cara menabung yang benar menurut pakar keuangan, ada beberapa tanda yang menunjukkan bahwa Anda belum menabung dengan benar. 

Tanda Menabung Belum Benar

1. Masih Menggunakan Satu Rekening

Kesalahan pertama bahwa Anda belum menabung dengan benar adalah Anda masih menggunakan satu rekening saja. Dengan kata lain, pembiayaan untuk keseharian Anda masih menjadi satu dengan rekening untuk tabungan. Ini jelas sebuah kesalahan.

Ada alasan mengapa ini menjadi sebuah kesalahan yakni Anda tidak mengerti batasan antara uang tabungan Anda dan uang untuk kebutuhan sehari-harinya. Jika ini terjadi, maka lama kelamaan uang tabungan Anda juga akan terpakai dan Anda kehilangan tabungan Anda.

2. Rekening Tabungan Belum Stabil

Dikatakan belum stabil adalah jika Anda sesekali masih menggunakan dana dari rekening tabungan Anda. Memang sesekali tidak apa mengambil uang dari rekening tabungan Anda, hanya saja jangan mengambil lebih dari jumlah setoran Anda ke rekening tabungan.

Pastikan juga pengeluaran dari rekening tabungan tersebut bukanlah untuk kebutuhan tersier namun untuk kebutuhan yang benar-benar mendesak saja. Berhemat dari kebutuhan tersier akan memberikan dampak yang sangat besar untuk keuangan Anda.

3. Persentase Tabungan Yang Belum Ideal

Idealnya persentase tabungan berkisar antara 10 hingga 15 persen dari jumlah pendapatan Anda. Apabila masih kurang dari itu, maka tabungan Anda akan sulit untuk menjadi stabil. Selain itu, pastikan pula persentase ini naik saat Anda menerima bonus atau tambahan penghasilan lainnya.

Jangan lupa untuk mengatur persentase tabungan setiap Anda memiliki pendapatan. Alasannya mungkin ada kebutuhan utama lain saat Anda menerima gaji.

Setelah mengetahui kesalahan dari cara menabung Anda di atas, berikut ini ada cara menabung yang benar berdasarkan pendapat ahli ekonomi. Anda bisa menjadikan ini sebagai tips menabung selanjutnya.

cara menabung yang benar

Baca Artikel Selanjutnya :

Tips Menabung

1. Tabungan AutoDebet

Tips menabung pertama ada dari Farnoosh Torabi seorang ahli ekonomi yakni dengan mengatur auto debet ke tabungan dari rekening gaji. Seperti yang disarankan tadi, dana yang ditransfer minimal 10 persen dari gaji Anda. 

Hal ini dilakukan agar Anda tidak lupa menabung atau malah agar Anda tidak memakai semua pendapatan Anda dan tidak menyisihkan untuk menabung.

2. Memulai dari jumlah kecil

Carl Howard, seorang pakar konsumen, mengatakan bahwa mungkin angka 10 persen dari gaji bisa saja terlalu besar atau bahkan terlalu kecil. Apabila memang itu terlalu besar, Anda bisa memulainya dari angka yang lebih kecil namun tetap rutin untuk dilakukan seperti 5 persen saja.

Namun apabila itu terlalu kecil, Anda bahkan bisa mengakomodasikan 20 persen dari gaji Anda. Yang terpenting adalah Anda tetap rutin menabung sehingga hasilnya bisa cepat Anda rasakan atau bahkan tujuan Anda dapat cepat tercapai.

3. Mengumpulkan Uang Kembalian

Jangan sepelekan uang kembalian yang mungkin hanya sekedar receh seperti 5 ribu atau 10 ribuan. Menurut Ric Edelman, salah satu CEO perusahaan layanan finansial menyatakan bahwa mengumpulkan uang kembalian bisa menjadi kebiasaan menabung yang efektif.

Memang itu terlihat kecil, namun apabila secara rutin dilakukan dan mungkin menjadi kebiasaan, tabungan Anda akan semakin membengkak setiap bulannya. Namun bukan berarti ini menjadi alasan untuk Anda berbelanja lebih banyak ya.

4. Membuat Rekening Berbeda

Seperti yang menjadi kesalahan dalam menabung di atas ketika kita masih menggunakan satu rekening saja, Anda sebaiknya membuat rekening berbeda untuk menabung. Bahkan Anda bisa membuat lebih dari 1 rekening khusus untuk tabungan jangka panjang dan tabungan jangka pendek.

Dengan demikian, Anda tidak akan secara tidak sengaja atau bahkan sengaja menggunakan uang dalam rekening tabungan khusus tersebut. Apabila ada kebutuhan mendesak, Anda bisa mengambil tabungan dari tabungan jangka pendek atau khusus kejadian mendadak.

5. Tentukan Tujuan

Tidak hanya satu ahli ekonomi saja yang menyarankan ini, namun banyak ahli ekonom sependapat jika kita menabung dengan adanya tujuan dan juga target waktunya, kita akan lebih efektif untuk menyisihkan uang. Oleh karena itulah, pastikan Anda menentukan target berjangka.

Untuk jangka pendek mungkin Anda bisa menyisihkan uang dari pendapatan Anda yang lebih kecil, namun untuk jangka panjang pastikan Anda meletakkannya pada rekening berbeda dan juga minim aktivitas transaksi.

Itulah beberapa hal mengenai cara menabung yang benar mulai dari tips hingga kesalahan yang sering dilakukan saat akan menabung. Semoga artikel ini dapat memberi manfaat untuk Anda sehingga Anda bisa menabung untuk masa depan Anda. Selamat mencoba.

You may also like